URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Coca-Cola Europacific Partners Indonesia meresmikan PLTS Atap berkapasitas 1,2 MWp di Pabrik Semarang, Bawen, Kamis (6/11/2025). Proyek ini menyuplai 17% kebutuhan energi pabrik dan menekan emisi karbon hingga 1.400 ton per tahun. Inisiatif ini menunjukkan komitmen perusahaan mendukung transisi energi bersih di industri.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tekan Emisi Karbon, Coca-Cola Bawen Memulai Penggunaan Energi Bersih Lewat PLTS Atap

Tekan Emisi Karbon, Coca-Cola Bawen Memulai Penggunaan Energi Bersih Lewat PLTS Atap

Tekan Emisi Karbon, Coca-Cola Bawen Memulai Penggunaan Energi Bersih Lewat PLTS Atap

Panel-panel PLTS Atap berkapasitas 1,2 megawatt peak (MWp) terpasang di CCEP Pabrik Semarang, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (6/11/2025). Foto: win
Panel-panel PLTS Atap berkapasitas 1,2 megawatt peak (MWp) terpasang di CCEP Pabrik Semarang, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (6/11/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) meresmikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap berkapasitas 1,2 megawatt peak (MWp) di Pabrik Semarang, Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang, Kamis (6/11/2025).

PLTS yang dibangun di atas lahan 13.722 meter persegi dengan 2.197 modul surya itu mampu menyuplai sekitar 17 persen kebutuhan energi harian pabrik dan menurunkan emisi karbon hingga 1.400 ton per tahun.

Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability CCEP Indonesia, Lucia Karina, mengatakan pembangunan PLTS ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung transisi energi terbarukan di sektor industri.

“Melalui PLTS Atap di Pabrik Semarang, kami ingin menunjukkan bahwa transisi energi dapat diimplementasikan secara nyata di tingkat operasional. Dengan kolaborasi multipihak dan kebijakan yang tepat, Indonesia dapat mewujudkan industri rendah karbon,” ujarnya.

Sistem PLTS ini dilengkapi teknologi pemantauan digital real-time untuk menjaga efisiensi produksi energi. Sebelumnya, CCEP Indonesia telah mengoperasikan PLTS 7,2 MWp di Bekasi dan 2,4 MWp di Pasuruan.

“Dengan kombinasi instalasi PLTS dan pembelian Renewable Energy Certificate (REC) dari PLN sebesar 90 GWh untuk periode 2023–2025, sekitar 29,5 persen konsumsi listrik CCEP kini berasal dari energi terbarukan,” ungkapnya.

Selain penggunaan energi surya, CCEP juga menerapkan teknologi lemari pendingin hemat energi dengan refrigeran ramah lingkungan yang mampu menekan konsumsi listrik hingga 57 persen, sekaligus mengurangi emisi Scope 3. Meski begitu, Lucia mengakui masih terdapat tantangan, terutama dari sisi perizinan, biaya investasi, dan ketersediaan insentif bagi industri pengguna energi bersih.

“Investasi masih tinggi karena teknologi dan teknisinya banyak dari luar negeri,” terangnya.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Tengah, Sujarwanto Dwiatmoko, menyebut langkah CCEP sebagai wujud nyata komitmen industri menuju keberlanjutan.

“PLTS bukan sekadar soal teknologi, tapi soal komitmen. Energi yang digunakan CCEP sudah hijau—baik melalui REC PLN maupun PLTS Atap 1,2 MWp—dan mampu mereduksi emisi secara signifikan,” katanya.

Sujarwanto menambahkan, capaian bauran energi terbarukan di Jawa Tengah pada 2024 telah mencapai 18,55 persen, dan ditargetkan 21,23 persen pada 2025. Menurutnya, semakin banyak industri yang menggunakan PLTS seperti PT Sido Muncul, PT Tirta Investama, dan beberapa di Kawasan Industri Wijaya Kusuma, menunjukkan tren positif menuju green industry.

Sementara itu, Bupati Semarang Ngesti Nugraha turut mengapresiasi langkah CCEP Indonesia. “Kami memberikan dukungan penuh karena ini sejalan dengan program pemerintah dalam pengembangan energi baru terbarukan, khususnya PLTS,” urainya. (win)

BACA JUGA :

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha melantik 118 pejabat struktural dan 17 pejabat fungsional di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Ungaran, Kamis (30/7/2026). Pelantikan dilakukan untuk mengisi jabatan yang masih kosong, menyegarkan organisasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik. Bupati menegaskan seluruh proses mutasi dan promosi dilaksanakan secara profesional tanpa praktik jual beli jabatan.
Lantik 118 Pejabat, Bupati Semarang Tegaskan Tak Ada Jual Beli Jabatan
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan
Pilkades Serentak 142 Desa di Kabupaten Semarang Masih Menunggu Lampu Hijau Kemendagri, Rp12,6 Miliar Sudah Disiapkan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kota Salatiga resmi melakukan soft launching parkir elektronik di Jalan Monginsidi, Senin (27/7/2026), sebagai langkah mempercepat transformasi digital layanan publik. Program hasil kolaborasi dengan Bank Jateng ini menghadirkan sistem pembayaran retribusi parkir non-tunai untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas, efisiensi, dan optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Uji coba dimulai di dua ruas jalan sebelum diperluas ke 20 titik pada Oktober 2026 dan ditargetkan menjangkau sekitar 120 titik parkir pada awal 2027.
Berharap PAD Naik, Pemkot Salatiga Luncurkan Uji Coba Parkir Elektronik
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga