RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tempat Usaha Laundry Badriah Ludes Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta

Tempat Usaha Laundry Badriah Ludes Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta

Tempat Usaha Laundry Badriah Ludes Terbakar, Kerugian Rp 100 Juta

Tempat usaha yang memiliki nama cukup terkenal, Laundry Badriah di Jalan Kalimang Sinoman Salatiga ludes terbakar, Sabtu (19/3/2022) sore.

Dalam peristiwa ini Badriah (40) warga asal Payung, Kecamatan Bodeh, Pemalang Jawa Tengah mengalami kerugian Rp 100 juta.

data dari Polres Salatiga menyebutkan pada Sabtu (19/3/2022), setidaknya 4 karyawan sedang bekerja didampingi pemilik Laundry, Ny Badriah.

Keempat saksi adalah Diah Ayu Sinansari (35) warga Desa Kauman Kecamatan Banyubiru Kabupaten Semarang, Margareta, (25) warga Jalan Turen Salatiga, Watik (30) warga Kota Salatiga dan Rani (28) warga Desa Kopeng, Kabupaten Semarang.

Saat kejadian Badriah pemilik laundry bersama 4 karyawannya tersebut sedang mengoperasikan setrika uap yang menggunakan gas LPG 3 kilogram.

Kemudian saksi mendengar suara ledakan yang cukup keras, dari depan tempat laundry itu.

Diduga kebakaran ini karena mesin setrika uap yang menggunakan tabung LPG 3kg mengalami kebocoran/kerusakan, sehingga meledak.

Polisi menyebut ada tiga korban dalam kejadian ini, satu pemilik dan dua karyawan. Salah satu korban mengalami luka bakar. Lainnya luka ringan. Korban langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Kebakaran loundry Badriah Vidio by Sahonoe Jeggboy Salatiga

kebakaran cepat membesar karena sirkulasi udara di tempat laundry kurang baik. Kondisi ini juga memicu api cepat menjalar.

“Kurang sirkulasi udara, lalu situasinya panas. Gas tadi dibuka lalu menyembur kemudian keluar api,” ujar salah seorang petugas PMK

Atas kejadian tersebut, pemilik laundry mengalami kerugian mencapai sekitar Rp 100 juta. Tiga mesin laundry, dua mesin setrika uap, satu mesin pengering pakaian, 21 tabung gas 3 kilogram dan tiga tabung gas 5 kilogram hangus terbakar

BACA JUGA :

Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran