Edit

RADIO STREAMING RASIKA105.6 FM

📌 Kabar Rasika

Ikuti Kami :

📆 24 October, 2021 🇮🇩 🕓 16:44

Terima Aduan Sang Anak, Pemilik Sasana Tarung Bebas Ini Persekusi Delapan Bocah Hingga Babak Belur

UNGARAN – Petugas Polres Semarang berhasil mengamankan IWP, EJS, RUP, P dan H semuanya warga Harjosari, Bawen karena diduga melakukan tindak penganiayaan terhadap delapan orang yang tujuh diantaranya masih di bawah umur.

Kapolres Semarang AKBP Yovan Fatika HA menjelaskan korban adalah AL (20), B (16), R (15), N (17), I (17), B (17), W (17), dan LA (17).

“Penganiayaan terjadi pada hari Sabtu (11/9/2021) di Sasana tarung bebas JD Aster milik tersangka IWP di daerah Gandekan Harjosari Bawen,” terangnya saat memberikan keterangan, Selasa (5/10/2021).

Yovan menyebutkan pengeroyokan tersebut dipicu kejadian pada Jumat (10/9/2021) di Kolam Renang Glodokan. Saat itu, anak perempuan IWP sedang ganti baju di salah satu ruangan. Tiba-tiba, AL mendorong pintu ruangan karena tidak mengetahui sedang digunakan.

“Karena reflek, anak perempuan tersebut mendorong pintu hingga tangan AL terjepit. AL lalu berusaha mendorong lagi untuk menarik tangannya. Setelah itu anak perempuan tersebut langsung pergi,” paparnya.

Keesokan harinya, delapan orang tersebut dihampiri para pelaku dan dibawa ke Sasana JD Aster. Di lokasi tersebut, para korban dipersekusi.

“Korban dipukul menggunakan tongkat rotan, diludahi, dipaksa meniru gaya hewan, dan disuruh merayap di lantai yang telah dilumuri cairan pembersih lantai. Setelah kejadain tersebut, para korban memeriksakan kesehatan, melakukan visum dan melapor ke Polres Semarang,” jelas Yovan.

Ditambahkan Yovan, Satreskrim Polres Semarang saat ini masih memburu dua pelaku yang melarikan diri, yakni P dan D.

“Identitas pelaku yang buron sudah kita kantongi. Saya minta segera menyerahkan diri. Untuk korban kita akan koordinasi dengan unit PPA untuk mendampingi pemulihan trauma psikis korban mengingat masih di bawah umur,” tegasnya.

Sedangkan IWP mengaku tidak terima anak perempuannya dilecehkan.

“Tidak ada orangtua yang terima kalau anaknya diperlakukan seperti itu. Apalagi saat itu mereka malah terbahak-bahak, tidak meminta maaf dan tidak ada perasaan menyesal,” kata dia. (win)

Tags🏷️

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on telegram
Share on whatsapp

Bagikan

📌 Baca Juga:

📌 Baca Juga:

Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on google

📌KABAR TERBARU

📌KABAR TERBARU

Wisata CLBK, Gratis Ngopi dan Bibit Cabai

Pengelola Curug Lawe Benowo Kalisidi (CLBK) Ungaran Barat Kabupaten Semarang berupaya agar petani lokal setempat tetap berdaya di masa pandemi. Salah satunya adalah dengan menggandeng petani perempuan melalui program wisata CLBK gratis ngopi dan bibit cabai.

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR PERISTIWA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌 KABAR OLAH RAGA

📌RASIKA FEATURE

📌RASIKA FEATURE

📌KABAR POPULER

📌KABAR POPULER

Puting-Beliung-Terjang-Kauman-Lor,-Ratusan-Rumah-dan-Balai-Desa-Rusak
Puting Beliung Terjang Kauman Lor, Ratusan Rumah dan Balai Desa Rusak
gempabumi
Gempabumi Tektonik M 3.0 Mengguncang Salatiga
laka-md-bugangan
Kecelakaan Maut Di Jalan Citarum, Pemotor MD Alami Luka Parah
santri-lapas
Warga Binaan Rutan Salatiga Berlomba Khatamkan Al Quran Dalam Rangka Hari Santri
CLBK
Wisata CLBK, Gratis Ngopi dan Bibit Cabai
pohon-tumbang-salatiga
Hujan Disertai Angin Di Salatiga Akibatkan Pohon Roboh Hingga Menimpa Rumah
arisan-bodong
Tipu 208 Orang, Bandar Arisan Online Bodong Ditangkap
ganjar-bmkg
Curah Hujan Jateng Meningkat 40 persen, Ganjar: Baca Info BMKG dan Kuasai Ilmu Titen
pasang-grider
Pemasangan Girder, Tol Semarang-Batang KM 368+100 "Buka-Tutup" Mulai 25 Oktober
Kecelakaan-Maut-Di-Tlogosari-Raya,-Pemotor-Alami-Luka-Parah-Usai-Tabrak-Tiang-Telkom
Kecelakaan Maut Di Tlogosari Raya, Pemotor Alami Luka Parah Usai Tabrak Tiang Telkom

Rasika FM Radio Streaming