[adinserter name="Block 5"]
[adinserter name="Block 4"]

KABAR RASIKA

Terima Remisi 3 Warga Binaan Rutan Salatiga Langsung Bebas

Terima Remisi 3 Warga Binaan Rutan Salatiga Langsung Bebas

Terima Remisi 3 Warga Binaan Rutan Salatiga Langsung Bebas

3 penerima remisi kemerdekaan

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Hari Kemerdekaan tidak hanya dirayakan oleh masyarakat umum, tetapi suka cita perayaan Hari Ulang Tahun Republik (HUT) Republik Indonesia juga dirasakan oleh Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Salatiga.

Sebanyak 69 WBP menerima hadiah kemerdekaan berupa Remisi Umum dan 86 WBP menerima Remisi Dasawarsa bertepatan HUT ke-80 Republik Indonesia.

Hadiah tersebut merupakan pengurangan masa hukuman yang diberikan kepada WBP yang telah memenuhi persyaratan.

Secara langsung Wali Kota Salatiga dr. Robby Hernawan menyerahkan remisi kepada 3 WBP yang langsung bebas di Lapangan Pancasila Kota Salatiga. Minggu (17/08).

Kepala Rutan Salatiga Anton Adi Ristanto mengatakan remisi ini diberikan kepada warga binaan yang telah memenuhi persyaratan, seperti berkelakuan baik, telah menjalani minimal enam bulan masa pidana, tidak melanggar tata tertib dan mengikuti program pembinaan sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Remisi ini menjadi hadiah peringatan kemerdekaan yang diberikan pada para warga binaan dan tentunya telah berkelakuan baik, mengikuti program pembinaan yang ada, menunjukkan penurunan tingkat risiko dan tidak melanggar tata tertib,” kata Anton.

Anton berharap dengan adanya remisi ini, para warga binaan akan semakin termotivasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak mengulangi tindak pidana kembali di masa mendatang.

“Kami harapkan dengan hadiah remisi ini mereka menjadi pribadi lebih baik, taat pada aturan serta tidak mengulangi tindak pidana,” jelasnya.

Anton tidak lupa menyampaikan pesan penting pada warga binaan untuk lebih mencintai tanah air dan taat pada aturan.

“Adanya remisi ini, kami berharap anak – anak kami di Rutan ini menjadi pribadi yang taat aturan serta menjadi momentum perubahan peningkatan kecintaan terhadap tanah air,” tandasnya.

Sementara itu Amin penerima remisi mengaku senang dan bahagia.

“Alhamdulillah hari ini saya bebas setelah menerima remisi. Terimakasih kepada Presiden Prabowo, Menteri Imipas, Dirjenpas dan Karutan Salatiga, saya berjanji menjadi orang yang lebih dan bermanfaat,” ucapnya.

BACA JUGA :

Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan

KNOWLEDGE

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px