URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Diduga pengendara sepeda motor tidak bisa menguasai kendaraannya sehingga kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke saluran air yang berarus deras akibat hujan lebat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terseret Arus Deras, Seorang Pengendara Motor Ditemukan Tewas Tersangkut Ranting Pohon

Terseret Arus Deras, Seorang Pengendara Motor Ditemukan Tewas Tersangkut Ranting Pohon

Terseret Arus Deras, Seorang Pengendara Motor Ditemukan Tewas Tersangkut Ranting Pohon

featured-img

UNGARAN – Nur Rochim seorang warga Bawen ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah hanyut di sebuah saluran air di depan PT Anugrah Indofood Barokah Makmur, kawasan Jalan Jendral Sudirman Gedanganak, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang Selasa (16/11/2021) sore. Korban diduga terseret derasnya arus air yang meluap akibat hujan lebat.

Budi Witono saksi kejadian yang saat itu berada di lokasi menuturkan, pada waktu hujan deras ia melihat ada sebuah jas hujan yang hanyut di saluran air tersebut. Tidak lama kemudian ia mendengar teriakan minta tolong karena ada orang yang hanyut.

“Langsung saya telusuri jas hujan yang saya lihat tadi, mungkin yang hanyut pemilik jas hujan itu,” kata dia.

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada BPBD Kabupaten Semarang dan kepolisian. Dengan dibantu warga, relawan gabungan melakukan penyisiran dan pencarian di sepanjang saluran air tersebut.

“Saat ditemukan korban tersangkut ranting pohon sekitar 1 kilometer dari lokasi motornya yang ditemukan,” ujarnya.

Sementara unit Lakalantas Satlantas Polres Semarang yang juga meluncur ke lokasi kejadian mengamankan sebuah sepeda motor dengan nomor polisi H 2813 SL yang diduga milik korban.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan apakah ini benar motor yang digunakan oleh korban atau tidak,” terang Ipda Andy Toufan Kanit Laka Satlantas Polres Semarang.

Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Kabupaten Semarang Heru Subroto menjelaskan korban sudah ditemukan sekitar pukul 16.30 WIB.
BPBD masih terus menyusuri sungai.

“Iya sudah ketemu satu. Ini sedang ditelusuri apakah berboncengan atau tidak,” katanya.

Menanggapi adanya dugaan korban lain yang ikut terseret arus air, segera ditindaklanjuti oleh relawan gabungan. Tim melanjutkan pencarian pada Rabu (17/11/2021) dengan menyisir sepanjang saluran air tempat korban diduga hanyut.

Hasil penyisiran sementara ditemukan sebuah helm layak pakai. Sedangkan hingga berita ini diturunkan, belum ditemukan korban lain yang diduga ikut terbawa arus. (win)

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved