URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang melakukan mitigasi dan pemetaan TPS terkait distribusi logistik Pemilu 2024. Ketua KPU, Bambang Setyono, mengungkapkan tiga wilayah rawan, termasuk Dusun Sapen dan Borangan di Pringapus. Akses sulit dan risiko bencana longsor menjadi tantangan, memicu koordinasi dengan offroader dan opsi jalur alternatif. Desa Duren, kondisi jalan rusak parah, memicu kenangan Pemilu 2019 dengan distribusi logistik manual dan pengamanan ekstra.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tiga Wilayah Masuk Kategori Rawan Distribusi Logistik Pemilu, Ini Langkah KPU Kabupaten Semarang

Tiga Wilayah Masuk Kategori Rawan Distribusi Logistik Pemilu, Ini Langkah KPU Kabupaten Semarang

Tiga Wilayah Masuk Kategori Rawan Distribusi Logistik Pemilu, Ini Langkah KPU Kabupaten Semarang

Komisioner KPU Kabupaten Semarang saat pemaparan tahapan Pemilu 2024 di kantor sekretariat KPU Kabupaten Semarang, Jumat (24/11/2023). Foto: win
Komisioner KPU Kabupaten Semarang saat pemaparan tahapan Pemilu 2024 di kantor sekretariat KPU Kabupaten Semarang, Jumat (24/11/2023). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Semarang telah melakukan mitigasi dan pemetaan Tempat Pemungutan Suara (TPS). Hal itu erat kaitannya dengan pendistribusian logistik pada Pemilu 2024.

Ketua KPU Kabupaten Semarang Bambang Setyono mengungkapkan, sejauh ini terdapat tiga wilayah yang masuk kategori rawan yakni Dusun Sapen dan Borangan di Desa Candirejo Kecamatan Pringapus, dan Dusun Duren Desa Duren Kecamatan Sumowono.

“Rawan di sini artinya berkaitan dengan topografi wilayahnya. Misalnya akses ke lokasi tersebut rawan bencana longsor dan banjir,” jelas Bambang saat coffee morning tahapan Pemilu 2024 bersama rekan media di kantornya, Jumat (24/11/2023).

Dikatakan, akses menuju Dusun Sapen dan Borangan terbilang sulit sebab berupa jalur aliran Sungai Jragung. Sehingga hanya bisa dilalui saat musim kemarau karena aliran airnya surut. Padahal, distribusi logistik ke TPS di wilayah tersebut diprediksi saat musim penghujan. Oleh karenanya pihaknya telah berkoordinasi dengan komunitas offroader di Kabupaten Semarang untuk keperluan itu.

“Atau opsi kedua dengan jalur memutar melalui Kecamatan Mranggen, Demak. Konsekuensinya menjadi lebih jauh,” terangnya.

Kemudian untuk TPS di Desa Duren, lanjut Bambang, akses jalan satu-satunya untuk menuju ke wilayah desa ini kondisinya rusak parah dan rawan longsor pada saat musim penghujan. Belajar dari pengalaman pelaksanaan Pemilu 2019 yang juga berlangsung saat musim penghujan, akses jalan menuju Desa Duren terputus akibat pergerakan tanah dan longsor.

“Sehingga distribusi logistik pemilu saat itu harus dilakukan secara manual dengan cara dipikul dan membutuhkan pengamanan ekstra,” kata Bambang. (win)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan Sekolah Tani Milenial 2026 untuk mendorong regenerasi petani di tengah menurunnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian. Program yang diikuti 240 peserta itu digelar di Kecamatan Sumowono, Selasa (21/7/2026), dengan pembekalan budidaya, kewirausahaan, dan pemasaran digital guna mencetak petani modern yang mampu menjaga ketahanan pangan.
Tak Malu jadi Petani, Khoirul Mantap Ikut Pelatihan Sekolah Tani Milenial Usai Lulus Kuliah
Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menilai Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus bersaing dengan ritel modern. Pernyataan itu disampaikan usai meninjau Kopdes Merah Putih di Bergas Kidul dan Lodoyong, Selasa (21/7/2026), dengan syarat kelengkapan barang, dukungan fasilitas, dan kepastian regulasi pengelolaan koperasi terus diperkuat.
DPRD Kabupaten Semarang Nilai Kopdes Merah Putih Berpotensi Saingi Ritel Modern, Asal Pasokan Barang Lengkap
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
Legislatif Nilai Pengawasan Perizinan di Kabupaten Semarang Lemah, Pemkab Diminta Lebih Tegas
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Puluhan pecatur dari berbagai daerah mengikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I kategori non-master di Kota Salatiga, Minggu (19/7/2026), dalam rangka memperingati Hari Jadi Kota Salatiga. Ajang ini digelar untuk mewadahi penghobi catur, mengembangkan bibit atlet muda, mempererat komunitas pecatur, serta diharapkan menjadi agenda bergengsi yang mampu melahirkan prestasi hingga tingkat nasional.
Puluhan Peserta ikuti Turnamen Catur Taman Tingkir Cup I Non-Master
Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang bersama Satlantas Polres Semarang melakukan monitoring operasional angkutan galian C milik PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) di Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Senin (13/7/2026). Dalam inspeksi tersebut, petugas menemukan sejumlah truk yang belum memenuhi persyaratan laik jalan. Pengusaha tambang diberi peringatan untuk melengkapi persyaratan teknis dan administrasi kendaraan, serta diminta mengoptimalkan penyiraman jalan, penggunaan terpal, dan pengaturan lalu lintas guna mengurangi dampak terhadap masyarakat.
Dishub Kabupaten Semarang Lakukan Pengawasan Angkutan Galian C di Delik Tuntang, Soroti Kelayakan Kendaraan dan Pengendalian Debu
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026