URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Untuk meningkatkan penjualan dan memberdayakan pelaku UMKM di Kecamatan Tengaran, Camat Tengaran Sri Sulistyorini meluncurkan aplikasi sistem informasi “LAPAK KITA” (Layanan Pemberdayaan Ekonomi UMKM Kreatif, Inovatif, Terampil, dan Amanah) pada Sabtu, 2 Agustus 2025 di wilayah Kecamatan Tengaran. Aplikasi ini dibuat untuk menyediakan data akurat dan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan masyarakat dalam mendukung pengembangan UMKM.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, Camat Tengaran Sri Sulistyorini, Launching LAPAK KITA

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, Camat Tengaran Sri Sulistyorini, Launching LAPAK KITA

Tingkatkan Pemberdayaan UMKM, Camat Tengaran Sri Sulistyorini, Launching LAPAK KITA

Camat Tengaran Sri Sulistyorini, bersama Sekda Djarot Supriyoto dan tamu undangan saat launching Lapak Kita di Aula Kecamatan Tengaran Foto Arief Rasika
featured-img

RASIKAFM.COM | TENGARAN – Sebagai upaya untuk meningkatkan penjualan warga dikecamatan Tengaran, khususnya mereka yang mempunyai usaha UMKM, Camat Tengaran, Sri Sulistyorini melaunching aplikasi sistem informasi bernama “LAPAK KITA” (Layanan Pemberdayaan Ekonomi UMKM Kreatif, Inovatif, Terampil, dan Amanah) pada Sabtu 2.8.2025.

Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan UMKM di Kecamatan Tengaran dengan menyediakan data yang akurat dan mendukung berbagai pihak, termasuk pemerintah, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat serta memperluas pasar.

“Aplikasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemberdayaan umkm di Kecamatan Tengaran dengan Menyediakan data yang akurat dan menjadi wadah dari berbagai pihak untuk ikut berpartisipasi dalam pemberdayaan umkm”. ujar camat Sri Sulistyorini.

Menurut Lies, panggilan akrab bu camat, Pihak yang Terlibat dalam aplikasi ini adalah Pemerintah desa, kecamatan dan kabupaten, dunia usaha, akademisi, media, dan masyarakat. Meski pada awalnya hanya 3 desa, tetapi belakangan berhasil diimplementasikan di 15 desa di Kecamatan Tengaran. Dengan dukungan Pelatihan kepemimpinan administrator di BPSDMD Provinsi Jawa Tengah dan bimbingan dari Sekda Kabupaten Semarang.

Untuk sementara keberadaan aplikasi dimasukkan di dalam website Kecamatan Tengaran. Warga yang bekepentingan bisa dengan mudah menemukanya.

Menurutnya saat ini sudah ada 500 umkm yang masuk dan semuanya adalah bidang produksi di kecamatan Tengaran. Baik sektor makanan, produksi kopyah dan bidang lain yang dihasilkan.

“Kami sangat berterimakasih kepada pemerintah Kabupaten Semarang sehingga kita bisa melaksanakan kegiatan Expo sekaligus pagelaran kesenian rakyat untuk masyarakat kami di kecamatan Tengaran,” tambahnya.

Sri Sulistyorini menambahkan jika saat ini pihaknya sedang mengikuti pelatihan kepimpinan administrator di BPSDMD provinsi Jawa Tengah dan salah satu tugas utamanya yaitu melaksanakan aksi perubahan kinerja organisasi, salah satunya dengan membangun sistem informasi LAPAK KITA.
Saat pengenalan aplikasi Lapak Kita hadir Sekertaris Daerah Djarot Supriyoto, wakil ketua DPRD Kabupaten Semarang, Zaenudin, anggota DPRD kabupaten Semarang, Jauhari Mahmud, Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Semarang adalah M. Taufiqur Rahman dan Kepala Korwilcambiddik kecamatan Tengaran Eko Lesmono.

Dalam sambutannya, Djarot,menyampaikan apresiasi yang telah terbangun antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan dalam mendukung kemajuan UMKM. Ia juga menegaskan pentingnya keberlanjutan program serupa guna memperkuat daya saing produk lokal di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif.

“Kami menyambut baik inisiatif ini sebagai salah satu langkah nyata untuk memajukan UMKM di Kecamatan Tengaran, Semoga ke depan lebih banyak gerai atau platform yang memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang,” ujar Djarot.

Pantauan rasikafm.com, disamping pameran produk UMKM asli dari Kecamatan Tengaran,tetapi ada juga pagelaran jaran kepang, yang ditampilkan oleh seniman lokal.
“Semoga dengan kegiatan ini kita bisa memupuk rasa persaudaraan, kesatuan, nasionalisme dan cinta terhadap bangsa dan negara Indonesia, dan untuk kegiatan terakhir adalah launching aplikasi LAPAK KITA”. Tambah Djarot.

Camat Tengaran Sri Sulistyorini saat diwawancara Rasika

BACA JUGA :

Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai
Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah menggelar Festival Jateng Syariah (FAJAR) 2026 di Queen City Mall Semarang pada 6–9 Agustus 2026 untuk memperkuat literasi serta ekosistem ekonomi dan keuangan syariah. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Tengah, M. Noor Nugroho, menyebut kegiatan ini mengedepankan kolaborasi lintas sektor melalui penguatan literasi, pengembangan Halal Value Chain, pemberdayaan UMKM, dan perluasan akses ekonomi syariah yang inklusif serta berkelanjutan.
BI Jateng Tancap Gas Bangun Ekonomi Syariah, 450 Guru Disiapkan Jadi Motor Literasi Halal

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Pemerintah Kota Salatiga dan LPK Serbaindo menjalin kolaborasi strategis untuk memperluas kesempatan kerja ke Jepang melalui pelatihan dan penempatan tenaga kerja resmi. Audiensi yang dipimpin Direktur LPK Serbaindo, Iman Abdul Rahman, bersama Wali Kota Salatiga, Robby Hernawan, membahas penyusunan nota kesepahaman (MoU), sosialisasi ke sekolah dan masyarakat, serta pengembangan kerja sama internasional guna meningkatkan kualitas SDM dan menekan angka pengangguran di Salatiga.
Perluas Kesempatan, LPK Serbaindo dan Pemkot Salatiga siap Kirim Tenaga Kerja ke Jepang

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved