KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

TMMD Tahap 1 Tahun 2024 Secara Resmi di Tutup

TMMD Tahap 1 Tahun 2024 Secara Resmi di Tutup

TMMD Tahap 1 Tahun 2024 Secara Resmi di Tutup

Upacara penutupan TMMD

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Pemkot Salatiga bersama Kodim 0714/Salatiga secara resmi menutup Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Tahap I Tahun 2024 pada Rabu (20/03) di Lapangan Jayengrono, Kelurahan Kauman Kidul, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga. Kegiatan ini dihadiri oleh Pj. Wali Kota, Forkopimda serta Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, TNI/POLRI, Satpol PP, Linmas, perwakilan pelajar, dan tamu undangan.

Kegiatan dilaksanakan selama 30 hari sejak 20 Februari 2024 hingga 20 Maret ini telah menyelesaikan program fisik berupa pembangunan infrastruktur betonisasi.

Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani berharap dengan dibangunnya akses jalan dapat dimanfaatkan dengan baik dan meningkatkan produktifitas warga.

“Di sana ada kuliner ya, sehingga nanti yang mau ke sana juga bisa lewat sini ya. Nah ini juga view-nya asik, kalau malam itu di sana bagus, sehingga kalau untuk nongkrong juga bagus, tapi hati-hati nongkrongnya jangan terlalu malam. Di sini juga ada Plumpungan ya, sehingga nanti ini juga bisa sebagai pendukung dari Prasasti Plumpungan tersebut. Sekali lagi semoga ini membawa keberkahan untuk semua.” kata Yasip.

Usai penutupan Yasip Khasani beserta Sekda Kota Salatiga, Wuri Pujiastuti dan unsur terkait melakukan peninjauan jalan yang baru selesai dibangun di Dukuh Batur RT 2 RW 01 Kelurahan Kauman Kidul Kota Salatiga.

“Para pengunjung bisa memanfaatkan dan melalui jalan ini untuk menikmati wisata dan kulinernya. Dan yang menarik adalah viewnya dari tempat ini, sehingga bisa dijadikan untuk tempat bersantai” tambahnya.

Kasdim 0714/Salatiga, Mayor Inf. Hermanus mengatakan bahwa TMMD berhasil membangun Jalan 127 m Lebar 2,5 m Tebal 15 cm, dan pembangunan Talud Penahan Tanah panjang 75 m tinggi 100-150 cm dan gorong-gorong irigasi dengan bentang 1,5m dapat dilaksanakan dengan hasil 100%. Sedangkan untuk sasaran non fisik berupa penyuluhan yang selesai dilaksanakan meliputi penyuluhan Wasbang dan Bela Negara, penyuluhan Narkoba dan Kambtibmas, penyuluhan Pencegahan Stunting, penyuluhan Sanitasi Berbasis Lingkungan dan penyuluhan Perundang-undangan Siswa.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang
[pekok2]