KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Tol Fungsional Bawen–Ambarawa Hanya untuk Kendaraan Golongan I, Crossing di Exit Tol Bawen Ditiadakan

Tol Fungsional Bawen–Ambarawa Hanya untuk Kendaraan Golongan I, Crossing di Exit Tol Bawen Ditiadakan

Tol Fungsional Bawen–Ambarawa Hanya untuk Kendaraan Golongan I, Crossing di Exit Tol Bawen Ditiadakan

Situasi di simpang Exit Tol Bawen, Kabupaten Semarang. Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Polres Semarang akan memberlakukan skema operasional khusus pada tol fungsional ruas Tol Jogja–Bawen seksi Bawen – Ambarawa selama masa arus mudik Lebaran. Ruas tol tersebut hanya akan dilintasi kendaraan Golongan I atau kendaraan pribadi, sementara pengaturan lalu lintas di sekitar Gerbang Tol Bawen juga akan diubah untuk menghindari kepadatan.

Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy mengatakan ruas tol fungsional itu akan mulai dibuka pada 13 Maret dengan jam operasional terbatas.

“Tol ini akan difungsionalkan dari Bawen sampai Exit Ambarawa mulai tanggal 13. Operasionalnya dari pukul 06.00 sampai 17.00 karena penerangan masih terbatas,” jelasnya.

Menurutnya, pembatasan jenis kendaraan dilakukan demi menjaga keselamatan pengguna jalan selama ruas tol masih berstatus fungsional.

“Yang bisa melintas tentunya kendaraan pribadi atau Golongan I, baik untuk arus mudik maupun arus balik,” ujarnya.

Selain pembatasan kendaraan, kepolisian juga menyiapkan rekayasa lalu lintas di sekitar akses tol untuk mencegah penumpukan kendaraan, terutama di kawasan Kota Ambarawa dan Bawen.
Salah satu kebijakan penting adalah meniadakan crossing kendaraan di Exit Tol Bawen. Kendaraan yang keluar dari tol diwajibkan langsung mengambil arah kiri.

“Kita upayakan kendaraan yang keluar dari Exit Bawen langsung ke kiri, sehingga tidak ada crossing di sana. Nanti hanya dua fase saja untuk mengurangi potensi kemacetan,” jelasnya.

Polres Semarang juga menyiapkan skema rekayasa lalu lintas di dalam Kota Ambarawa apabila terjadi lonjakan kendaraan. Rekayasa tersebut akan diberlakukan secara situasional dengan sistem satu arah pada beberapa ruas jalan di sekitar pintu keluar tol.

“Kita lihat situasi di lapangan. Kalau memang terjadi kepadatan, kita akan berlakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai arus kendaraan,” tambahnya.

Selain jalur tol, kepolisian juga mengantisipasi kepadatan di jalur arteri utama Kabupaten Semarang, terutama di ruas Ungaran, Bergas, hingga Bawen yang selama ini menjadi titik rawan kemacetan saat musim mudik. (win)

Kabar Terkini

POPULER

Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Pemkab Semarang menyiapkan pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga di 21 desa pada sembilan kecamatan yang terdampak kemarau panjang. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyampaikan langkah tersebut pada Senin (14/9/2026) dengan memprioritaskan survei geolistrik untuk mencari potensi sumber air tanah sebelum pengeboran dilakukan secara bertahap.
21 Desa Terdampak Kekeringan, Pemkab Semarang Siapkan Geolistrik untuk Pengeboran Sumber Air
Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang mencatat 218 kejadian kebakaran lahan kosong sepanjang Januari hingga September 2026. Kepala Bidang Operasional dan Penyelamatan Damkar Semarang Tantri Pradono mengatakan kebakaran meningkat karena kondisi lahan kering dan aktivitas manusia, sehingga pemilik lahan diminta menjaga kebersihan serta menghindari pembakaran sampah.
Lahan Kosong Jadi Ladang Api, 218 Kebakaran Terjadi di Semarang
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
[pekok2]