URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Truk rem blong terjadi di traffic light yang berada di depan Terminal Banyumanik, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang pada Jumat (11/11/2022) sekira pukul 07.15 WIB

Mbak Google

KABAR RASIKA

Truk Rem Blong di Traffic Light Terminal Banyumanik Semarang, Sejumlah Pemotor Tertabrak

Truk Rem Blong di Traffic Light Terminal Banyumanik Semarang, Sejumlah Pemotor Tertabrak

Truk Rem Blong di Traffic Light Terminal Banyumanik Semarang, Sejumlah Pemotor Tertabrak

featured-img

SEMARANG – Truk rem blong terjadi di traffic light yang berada di depan Terminal Banyumanik, Kecamatan Banyumanik Kota Semarang pada Jumat (11/11/2022) sekira pukul 07.15 WIB. Sejumlah pemotor yang sedang berhenti di lampu merah, tertabrak truk yang tak bisa dikendalikan.

Salah satu korban, Gunung mengatakan, kejadian kecelakaan lalu lintas ini terjadi ketika dirinya melaju dari arah Kodam IV/Diponegoro menuju ke arah Patung Kuda sedang berhenti di traffic light sedang warna merah. Lalu ketika menunggu lampu warna hijau, pria berusia 45 tahun itu mendengar suara benturan dan melihat truk bernomor polisi AD-1527-OJ melaju dengan kecepatan yang tidak terlalu kencang.

“Saya dengar suara tapi tidak seperti suara motor jatuh, saya nengok karena mengira pasti ada kecelakaan besar. Ternyata truk sudah dalam posisi menabrak motor-motor di belakang saya,” ujar Gunung saat ditemui di lokasi kejadian.

Karena membahayakan keselamatannya, Gunung dan beberapa pemotor lainnya langsung melompat dari motor untuk menyelamatkan diri. Ia melihat total ada sekitar delapan motor yang tertabrak truk tersebut.

“Karena dari truk hanya berjarak tiga motor, saya memutuskan melompat dan menjatuhkan diri ke trotoar,” paparnya.

Dirinya menjelaskn, lima dari delapan motor yang tertabrak tidak rusak parah dan bisa melanjutkan perjalanan. Motor Gunung termasuk rusak cukup parah dan dibawa petugas Satlantas Polrestabes Semarang untuk pemeriksaan lanjutan.

“Ada yang langsung melanjutkan perjalanan. Tadi ada dua yang dibawa ke rumah sakit, lukanya di kaki. Yang luka tadi yang di tengah posisinya, dia tidak bisa menghindar. Motor yang dibawa tadi tiga,” terangnya.

Sementara itu, truk yang menyeruduk beberapa motor tersebut bisa lngsung berhenti sekitar 30 meter dari traffic light. Sopir truk, Koko, mengaku rem mulai blong tidak jauh dari lokasi tabrakan. Menurutnya, kontur jalan yang menurun membuat rem tidak berfungsi.

“Tidak jauh tadi remnya blong. Kecepatannya tadi juga rendah. Ini mengangkut kantong plastik dari Klaten mau ke Semarang,” terangnya

Petugas Satlantas Polrestabes Semarang langsung menuju lokasi untuk menangani peristiwa tersebut. Hingga pukul 09.28 WIB petugas masih meminta keterangan sopir truk.

“Korban dua dibawa ke RS Hermina dan Banyumanik, mau saya cek lagi,” imbuh petugas Satlantas Polrestabes Semarang yang engga disebut namanya.

Dalam pantauan, petugas kepolisian hingga pukul 10.00 WIB masih di lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Sedangkan truk yang blong mulai dievakuasi pukul 10.20 WIB menggunakan mobil derek.

BACA JUGA :

DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
DPRD Kabupaten Semarang Desak Galian C Dipersempit, Nilai Kerusakan Lingkungan Tak Sebanding dengan Manfaat
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Keluhan Jalan Rusak Masih Mendominasi Aduan Warga Kabupaten Semarang, DPU Akui Keterbatasan Anggaran
Kecelakaan lalu lintas melibatkan truk wing box dan sebuah truk terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) dekat Brama Gallery Gamol, Kecandran, Sidomukti, Kota Salatiga, Jumat (17/7/2026). Insiden diduga terjadi karena pengemudi tidak mampu menjaga jarak aman saat kendaraan di depannya berhenti untuk memberi jalan kendaraan lain berbelok. Akibatnya, sopir truk wing box mengalami luka ringan dan menjalani perawatan di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo.
Truk Seruduk Truk Di JLS Salatiga, Pengemudi Luka Ringan
Pemerintah Kota Salatiga memutuskan menarik surat edaran permohonan bantuan dana untuk peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026. Keputusan yang disampaikan Sekda Muthoin pada Kamis (16/7/2026) itu diambil atas arahan Wali Kota setelah muncul pro dan kontra di masyarakat, dengan tetap menjamin pertanggungjawaban bantuan yang telah diterima serta membuka ruang bagi kontribusi sukarela.
Sempat Gaduh!, Pemkot Salatiga Putuskan Tarik Surat Edaran Permohonan Bantuan Hari Jadi
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
Proposal permohonan bantuan dana untuk rangkaian peringatan Hari Koperasi, Hari Jadi ke-1.276 Kota Salatiga, HUT ke-81 Kemerdekaan RI, dan Apeksi Kota Salatiga Tahun 2026 menjadi sorotan setelah beredar di kalangan pelaku usaha dan media sosial. Menanggapi polemik tersebut, Sekretaris Daerah Kota Salatiga pada konferensi pers, Kamis (16/7/2026), memutuskan menarik proposal yang sebelumnya telah tersebar, setelah muncul kritik terkait kebutuhan tambahan anggaran sebesar Rp400 juta di luar alokasi APBD.
Viral di Medsos! Proposal Permohonan Dana HUT RI di Salatiga Jadi Omongan Netizen

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Reformasi Transportasi Publik Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Reformasi Transportasi Publik: Saatnya Trans Jateng Hadir di Jekuti (Jepara – Kudus – Pati)
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta