[audio_player]

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga telah mengambil langkah serius dalam menerapkan kebijakan khusus bagi mahasiswa tingkat akhir dengan mengubah laporan akhir berupa skripsi menjadi produk inovasi dalam kurikulum Talent Merdeka UKSW. Rektor UKSW Salatiga, Prof Intiyas Utami, menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil karena pertimbangan bahwa mahasiswa saat ini rentan mengalami stres.

Mbak Google

KABAR RASIKA

UKSW Terapkan Kebijakan Khusus, Skripsi Diganti Produk Inovasi Kurikulum Talenta Merdeka

UKSW Terapkan Kebijakan Khusus, Skripsi Diganti Produk Inovasi Kurikulum Talenta Merdeka

UKSW Terapkan Kebijakan Khusus, Skripsi Diganti Produk Inovasi Kurikulum Talenta Merdeka

Rektor UKSW Salatiga Prof Intiyas Utami (kebaya putih) saat memberikan keterangan Pers
Rektor UKSW Salatiga Prof Intiyas Utami (kebaya putih) saat memberikan keterangan Pers

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga semakin serius menerapkan kebijakan khusus bagi mahasiswa tingkat akhir dengan mengubah laporan akhir berupa skripsi bisa diganti produk inovasi dalam kurikulum talenta merdeka UKSW.

Rektor UKSW Salatiga Prof Intiyas Utami mengatakan kebijakan mengganti laporan akhir kuliah skripsi dengan produk inovasi karena berbagai pertimbangan satu diantaranya mahasiswa sekarang mudah stres. Sehingga dengan adanya tugas akhir sesuai bakat dan minatnya bisa menjadi pilihan mahasiswa. Sekaligus menjadi bahan persiapan untuk menghadapi setelah lulus kuliah.

“Inovasi ini kami menilai lebih penting dan aplikatif diterapkan untuk masyarakat. UKSW sempat memaparkan produk inovasi ke Dikti perihal pendidikan seks usia dini. Kami membuat terobosan, dan inovasi serta dinilai bisa memberi daya dampak,” terangnya kepada wartawan, di Resto Joglo Ki Penjawi, Jumat (19/4/2024)

Prof Intiyas menjelaskan, berdasarkan pengalaman produk inovasi yang pernah dipaparkan ke Dikti UKSW Salatiga berkomitmen menjadikan produk inovasi sebagai pengganti tugas akhir kuliah berupa skripsi.

Dia melanjutkan, tahapan pengerjaan skripsi pada satu sisi musti melalui sidang terbuka ditambah manakala ada kesalahan ditandai dosen penguji dinilai rentan membuat mahasiswa stres.

“Misalnya, dicoret-coret. Ditanya-tanya saat sidang, ditandai letak revisinya. Itu berisiko membuat mahasiswa era sekarang stres. Maka, kami ganti sistem itu dengan diseminasi produk inovasi berbentuk poster,” katanya.

Intiyas mengaku, pada era kebijakan penerapan merdeka belajar civitas akademika kampus juga menangkap cara pengujian tugas akhir maupun bentuk evaluasi.

Pihaknya mengaku, dari pengalaman yang ada tahapan pengerjaan skripsi ini juga berpotensi membuat orangtua mahasiswa stres lantaran anaknya tak kunjung lulus.

“Maka, kami ubah pola lama itu kami buka peluang. Bukan hanya produk temuan inovasi yang memiliki dampak ke masyarakat. Tapi, jika ada bentuk kewirausahaan juga boleh jadi ganti skripsi,” tandasnya.

Rektor UKSW saat Memberikan keterangan kepada media (Vidio Arief Rasika)

BACA JUGA :

Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Jaksa Masuk Pesantren, Kejari Salatiga Wanti-wanti Santri agar Tidak Terjerat Kasus Hukum
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga kembali menggelar Gelar Inovasi Harmoni Nusantara (GIHN) 2026 di Balairung UKSW, Kamis (10/9/2026). Mengusung tema “Lentera Harmoni”, kegiatan tahun keempat ini menampilkan inovasi ramah lingkungan dari 15 fakultas. GIHN juga mendorong kolaborasi perguruan tinggi, pemerintah, industri, dan UMKM agar riset menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.
GIHN 2026 UKSW, Ubah Inovasi Ramah Lingkungan Menjadi Dampak Nyata bagi Masyarakat
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga
Kehadiran Padi Pot, akankah jadi Solusi Ketahanan Pangan di Salatiga?
Sebanyak 31 sapi di Kota Salatiga terkonfirmasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) sepanjang Januari hingga 4 September 2026. Dispangtan Salatiga menyebut lalu lintas sapi dari luar daerah menjadi faktor utama penyebaran penyakit. Dari jumlah tersebut, 30 sapi telah sembuh dan satu dipotong paksa, sementara saat ini tidak ada kasus aktif.
31 Sapi di Salatiga Terjangkit PMK, Dinas Pantau Lalu Lintas Ternak
Muat Lebih

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

BALAP-LIAR
Balap Liar dan Knalpot Brong Makin Meresahkan, Satlantas Polres Salatiga amankan 75 Motor
Polres Semarang mengamankan dua tersangka dugaan pencurian kabel dan baterai tower telekomunikasi di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Salah satu tersangka, BD, merupakan karyawan Telkomsel dan diduga mengajak IY melakukan pencurian di Desa Jambu pada 9 September 2026. Polisi juga mendalami keterlibatan keduanya dalam sedikitnya 12 lokasi pencurian baterai sejak Januari hingga Mei 2026.
Kabel dan Baterai di 12 Tower Milik Telkomsel Digasak Maling, Kerugian Capai Ratusan Juta
Keluarga Mozza Axillia Gunarsa (18), remaja asal Bergas, Kabupaten Semarang, meyakini jasad yang ditemukan merupakan putrinya setelah mengenali pakaian, jepit rambut, rambut ikal, dan ciri gigi korban. Senin (7/9/2026), ayah Mozza meminta proses hukum terhadap tersangka berjalan transparan dan pelaku dihukum berat. Hasil pemeriksaan DNA masih ditunggu keluarga.
Ayah Mozza Minta Pelaku Dihukum Berat, Keluarga Menduga Ada Motif Pembunuhan Berencana