URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

Ulang Tahun ke-76, PSIS Legend Berikan Kejutan Kepada Sartono Anwar

Ulang Tahun ke-76, PSIS Legend Berikan Kejutan Kepada Sartono Anwar

Ulang Tahun ke-76, PSIS Legend Berikan Kejutan Kepada Sartono Anwar

featured-img

RASIKAFM – Pelatih legendaris asal Kota Semarang, Sartono Anwar pada Kamis 30 September 2021 merayakan hari ulang tahunnya yang ke-76. Pada hari ulang tahunnya ini terasa spesial lantaran adanya kejutan dari rekan-rekan PSIS Legend.

Sartono saat diberi kejutan ulang tahun sedang melakukan aktivitas di warung Bakso Malangnya yang berlokasi di Stadion Diponegoro. Lantas tiba-tiba rekan-rekan PSIS Legends datang seraya membawa kue ulang tahun.

Linggarjati, bapak asuh Timnas U-16 dan selaku inisiator memberikan kejutan ulang tahun kepada Sartono Anwar dan tak lupa mengucapkan jika memang semua ini spesial untuk sang pelatih legendaris Kota Semarang tersebut.

“Ini juga bagian dari temu kangen dengan Sartono Anwar,” ujarnya.

Dia menjelaskan, alasan kenapa rekan-rekan PSIS Legends memberi kejutan ulang tahun ini karena sosok Sartono Anwar sangat disegani oleh para pesepakbola di Kota Semarang dari masa ke masa.

“Sartono adalah teladan bagi kami semua dan oleh karena itu kejutan ini juga bentuk terima kasih kami karena beliau selalu membimbing,” jelasnya.

Dalam kejutan ulang tahun tersebut sederet nama-nama pemain PSIS dari masa ke masa turut hadir, yaitu Agus Santoso, Restu Kartiko, Basuki Setyabudi, Krisnu Badi, Chandra dan Sugiyono. Setelah memberikan kejutan ini, dirinya berharap semoga Sartono Anwar senantiasa selalu sehat seiring usianya yang semakin senja.

“Sebab kami berharap dia bisa selalu membimbing kami yang muda-muda ini. Sartono inspirasi kami semua,” ucapnya.

Sementara itu, Sartono Anwar sendiri mengaku sangat terkejut dalam perayaannya kali ini.  Dia mengaku seumur-umur hidup, baru kali ini dia mendapat kejutan di hari ulang tahunnya.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada rekan-rekan. Saya tidak menduga ini semua,” pungkasnya.

Sartono juga mengungkapkan jika sebetulnya di hari ulang tahunnya ini, dia sedang memberikan diskon makan di warung Bakso Malangnya. Namun ternyata berkah yang datang kepadanya lebih dari yang dia duga.

Di hari ulang tahunya ini, dia berharap bahwa ingin melatih sepakbola lagi di usia berapapun, entah itu di angka kepala 7, bahkan 8.

“Saya ingin terus melatih sampai akhir hayat,” ungkapnya.

Sementara salah seorang anggota PSIS Legends, Agus Santoso memetik pesan baik dalam kejutan ulang tahun Sartono kali ini.
Kepada Sartono dia mengungkapkan jika teman itu banyak, seperti daun dan seiring berjalannya waktu akan berguguran satu-satu. Namun beda halnya dengan sahabat.

“Ya kami yang datang dan ingat ulang tahun Pak Sartono ini adalah para sahabat,” ucap Agus yang juga menjadi bagian tim juara PSIS di tahun 1987.

BACA JUGA :

Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”
Sekitar 900 siswa SD hingga SMU di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, mengikuti lomba tari keprajuritan pada Selasa (11/8/2026) untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan TMMD Reguler ke-129 di Desa Cukil. Kegiatan yang diawali flashmob itu sekaligus menjadi upaya melestarikan tari keprajuritan yang menggambarkan perjuangan merebut kemerdekaan.
Meriah! Ratusan Siswa di Tengaran ikuti Lomba Tari Keprajuritan
Pemkab Semarang segera mencatat tanah hibah dari Kementerian Pertanian seluas sekitar 2,3 hektare sebagai aset daerah setelah dokumen administrasinya lengkap, Selasa (11/8/2026). Tanah eks Balai Penyuluhan Pertanian yang dihibahkan sejak 1991 tersebut diperkirakan bernilai Rp58 miliar. Pemkab Semarang juga menunggu proses sertifikasi tanah 14,8 hektare dari Badan Bank Tanah di Desa Branjang yang bernilai sekitar Rp60 miliar.
35 Tahun Mangkrak, Tanah Hibah Kementan untuk Pemkab Semarang Akhirnya Tuntas
Ratusan warga Perumahan Taman Manunggal Asri dan Wisma Karebet, Dusun Tugu, Desa Bener, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, memeriahkan HUT ke-81 RI melalui senam bersama dan jalan sehat sejauh 1 kilometer pada Minggu (9/8/2026). Kegiatan yang digelar Karang Taruna Manebet tersebut berlangsung sejak pagi dan melibatkan anak-anak hingga orang dewasa, dengan pelepasan burung perkutut sebagai simbol dimulainya jalan sehat sekaligus pesan pelestarian lingkungan.
Meriah! Karang Taruna Manebet Sukses gelar Acara Senam dan Jalan Santai
Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) mengikuti East Asia Student Encounter (EASE) 2026 di Kwansei Gakuin University, Jepang, selama 18 hari hingga 18 Agustus 2026. Program bertema Manifest the Dream: Our Journey Toward Peace in a Divided World ini memperkuat pertukaran budaya, jejaring internasional, dan pendidikan perdamaian melalui berbagai kegiatan akademik, budaya, serta diskusi lintas negara.
15 Mahasiswa UKSW Ikuti EASE 2026 di Jepang, Rayakan Misi Perdamaian Dunia
Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, menegaskan pengelolaan sampah di Kota Salatiga akan dilakukan secara bertahap dari hulu hingga hilir dengan mengedepankan edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah. Kebijakan yang disampaikan tersebut menargetkan penuntasan penumpukan sampah dalam waktu sekitar dua tahun melalui pengolahan sampah organik di TPS 3R serta pemanfaatan sampah anorganik menjadi bahan baku bernilai ekonomi, didukung pendampingan kepada masyarakat dan penyusunan strategi bersama konsultan.
Atasi Masalah, Pemkot Gandeng Konsultan akan Musnahkan Gunungan Sampah, 2 Tahun bisa Selesai

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
BRI Kantor Cabang Salatiga menanggapi dugaan penyalahgunaan dana sekitar Rp40 miliar yang diduga melibatkan oknum pekerja dengan menghormati proses hukum di Polres Salatiga. Pada Rabu (12/8/2026), BRI menyatakan telah memproses PHK terhadap pekerja yang diduga terlibat fraud serta memperkuat pengawasan internal untuk menjaga kepercayaan nasabah.
Tanggapi Pemberitaan Dugaan Fraud Rp 40 Miliar, BRI Cabang Salatiga Tegaskan Hormati Proses Hukum
Polres Semarang memastikan mayat yang ditemukan di dalam mobil Honda Jazz di wilayah Gubug, Kabupaten Grobogan, pada Jumat (7/8/2026), merupakan Chandra Waskito, pemilik konter Royal Phone di Kelurahan Pojoksari, Kecamatan Ambarawa. Korban diduga tewas akibat tindak pidana pencurian dengan kekerasan. Polisi masih memburu pelaku serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk mengungkap kronologi serta motif kejahatan.
Polisi Pastikan Mayat dalam Mobil di Grobogan Bos Royal Phone Ambarawa

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved