URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Pondok Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat (PKRR) di Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang, menggelar wisuda 30 santri lanjut usia di Hotel Candi Indah, Semarang, pada Minggu (3/12/2023). Dalam wisuda ini, 4 orang wisudawan dan 26 orang wisudawati yang berasal dari berbagai wilayah, termasuk Lampung, Palembang, Jambi, Kalimantan, dan Sulawesi, menerima gelar.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Unik! 30 Santri Lansia di Ponpes Ini Diwisuda

Unik! 30 Santri Lansia di Ponpes Ini Diwisuda

Unik! 30 Santri Lansia di Ponpes Ini Diwisuda

Puluhan santri lansia PKRR menjalani prosesi wisuda di Hotel Candi Indah, Semarang, Minggu (3/12/2023).

Foto: Ponpes Kasepuhan Raden Rahmat

Puluhan santri lansia PKRR menjalani prosesi wisuda di Hotel Candi Indah, Semarang, Minggu (3/12/2023).
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pondok Pesantren (Ponpes) Kasepuhan Raden Rahmat (PKRR) yang beralamat di Desa Gedong, Kecamatan Banyubiru, Kabupaten Semarang menggelar wisuda 30 santri lanjut usia (lansia) di Hotel Candi Indah, Semarang, Minggu (3/12/2023). 30 santri yang diwisuda ini terdiri dari 4 orang wisudawan dan 26 orang wisudawati, santri mukim dan non mukim, santri senior berusia 72 tahun dan pra lansia 45 tahun.

Wisuda tersebut menjadi bagian event workshop Tata Kelola Manajemen Ponpes Lansia yang diselenggarakan oleh Majelis Pesantren dan Ma’had Da’wah Indonesia (Mapadi) Jawa Tengah bekerjasama dengan PPKR. Kegiatan yang turut dihadiri oleh Dinas Sosial Kabupaten Semarang, Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, dan Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah ini menarik perhatian, terutama karena peserta wisudanya adalah para santri lanjut usia.

Yatmi (60), salah seorang santri asal Lampung yang turut diwisuda mengaku senang menuntut ilmu dan belajar meski usianya tak lagi muda.

“Memang ujian terbesar kami dalam menuntut ilmu pada usia lanjut ini adalah kami harus meninggalkan anak cucu dan jauh dari keluarga, merantau, sesuailah dengan konsep pondok pesantren atau asrama. Senang dan semangat berilmu, meskipun belajar itu sepanjang hayat,” kata dia.

Direktur PKRR M. Solikhin menjelaskan bahwa wisuda ini merupakan event wisuda pertama yang digelar ponpes.
“Angkatan pertama ini kami berhasil meluluskan 30 santri lansia. Ini momen untuk kami membagikan semangat kepada santri santri lansia,” ungkapnya.

Dikatakan, santri lansia PPKR selain berasal dari wilayah Dusun Gedong dan sekitarnya juga banyak yang berasal dari luar kota seperti Palembang, Jambi, Lampung, Kalimantan dan Sulawesi.

“Mereka memang merantau, rela meninggalkan keluarga demi menuntut ilmu sebagai bekal akhirat,” ujarnya.

Solikhin menambahkan, kriteria kelulusan santri lansia adalah mereka yang telah menamatkan belajar dengan kurikulum 3 ranah Olah Rogo, Olah Jiwo, Olah Roso. Kurikulum Olahrogo, santri lansia terbiasa melakukan akifitas kognitif, kesehatan dan fungsi motorik. Kurikulum Olah Jiwo santri mampu menyelesaikan materi kepesantrenan seperti Aqidah, Fiqh, Tafsir Qur’an dan Hadits, belajar baca Qur’an metode Qiro’ati, dan khatam Alquran. Sedangkan Kurikulum Olah Roso, santri lansia telah mampu melakukan kegiatan seni estetika dan komunikasi.

“Ketiga kurikulum ini merupakan kurikulum paripurna dengan optimalisasi kognitif, kesehatan dan fungsi motorik, menumbuhkan moral spiritual dan sosial emosional serta penyaluran bakat seni estetika dan komunikasi,” tutup dia. (win)

BACA JUGA :

Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia Kabupaten Semarang, Eko Lesmono, menyampaikan aspirasi kepada Komisi X DPR RI dalam dialog pendidikan di Kabupaten Semarang, baru-baru ini. Ia mendesak perlindungan guru masuk RUU Sisdiknas Prolegnas 2026 serta percepatan penyelesaian tenaga non-ASN melalui pengangkatan ASN dan penataan berbasis kebutuhan daerah.
PGRI Kabupaten Semarang Usulkan Perlindungan Guru Masuk RUU Sisdiknas
Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja membahas persoalan guru, RUU Sisdiknas, dan validitas data. Rombongan dipimpin Maria Yohana Esti Wijayanti dan diterima Bupati Semarang Ngesti Nugraha di Kantor Bupati Semarang, Senin (23/2/2026). Kunjungan ini menyoroti ketidakpastian status guru dan akurasi data bantuan sosial. DPR mendorong sinkronisasi data dan pembahasan dalam RUU Sisdiknas.
Komisi X DPR RI Soroti Nasib Guru, Data BPS hingga RUU Sisdiknas Saat Kunker di Kabupaten Semarang
SMP Arunika menggelar Kelas Manajemen Galau bagi siswa kelas 7–9 bekerja sama dengan dosen Psikologi UKSW. Program ini ditujukan bagi siswa SMP guna memperkuat kesehatan mental remaja. Kegiatan dilaksanakan di lingkungan sekolah sebagai respons fase emosi dinamis, melalui pendekatan komunikatif, reflektif, dan dialog interaktif.
Kelas Manajemen Galau, Puluhan Siswa SMP Arunika Belajar Mengelola Emosi di UKSW
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Seluruh Pegawai Non ASN Digeser ke Dinas Pendidikan, Pemkab Semarang Usulkan CPNS Tahun Ini

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Mudik Lebaran 2026 Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal
Mudik Lebaran 2026: Mobilitas Besar, Antisipasi Maksimal

INFOGRAFIS

TERKINI

Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Mudik Lewati Jalur Kopeng, Nikmati Udara Segar Bonus Belanja Sayuran
Jalur alternatif Salatiga–Magelang via Kopeng dimanfaatkan pemudik dan wisatawan, melintasi kawasan lereng Merbabu, Kamis (26/3/2026). Rute ini dipilih sebagai alternatif tol yang padat, menawarkan udara...
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli masyarakat, meski harga telah diturunkan guna menarik minat pembeli menjelang Lebaran Kupat.
Penjual Selongsong Ketupat Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Lebaran Kupat
Penjualan selongsong ketupat di Pasar Bandarjo, Ungaran, Kabupaten Semarang, Kamis (26/3/2026), oleh pedagang seperti Kusnan mengalami penurunan dibanding Lebaran sebelumnya, dipicu melemahnya daya beli...
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani...
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai indikator pembangunan, sebagai bentuk evaluasi kinerja pemerintah dan dasar pembahasan lanjutan bersama DPRD.
Wakil Wali Kota dan Dirut PDAM Absen saat Robby Sampaikan LKPJ 2025
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban 2025 dipaparkan Wali Kota Robby Hernawan di DPRD Kota Salatiga, Rabu (25/3/2026), dihadiri Forkopimda dan OPD, menampilkan capaian pendapatan 101,63 persen serta berbagai...
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin...
Muat Lebih

POPULER

Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri
Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved