URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran, Kabupaten Semarang, menggelar edukasi keselamatan kebakaran bersama Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang pada Jumat, 15 Agustus 2025, untuk membekali siswa pengetahuan dasar kebencanaan dan sikap tanggap darurat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Langsung dari Ahlinya, Belajar Kesiapsiagaan Kebakaran Bersama Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang

Langsung dari Ahlinya, Belajar Kesiapsiagaan Kebakaran Bersama Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang

Langsung dari Ahlinya, Belajar Kesiapsiagaan Kebakaran Bersama Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Semarang

Foto: Dok.
featured-img

UNGARAN – Pagi yang biasanya tenang di SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran, Kabupaten Semarang, mendadak berubah penuh kejutan. Jumat pagi (15/8/2025), suara sirene mobil pemadam kebakaran tiba-tiba terdengar nyaring menggema di sekitar sekolah. Para siswa yang terkejut pun spontan keluar kelas dengan penuh rasa penasaran untuk mencari tahu apa yang terjadi.

Namun, tidak ada kepanikan. Mobil pemadam itu datang bukan untuk memadamkan api — melainkan membawa ilmu yang sangat bermanfaat. Ternyata, sekolah tengah kedatangan tamu istimewa: Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Semarang. Kunjungan mereka merupakan bagian dari program edukasi keselamatan kebakaran yang diinisiasi oleh pihak sekolah. Tujuan utamanya adalah memberikan pengetahuan dasar tentang kebencanaan kepada siswa sejak dini, terutama bagaimana bersikap dalam menghadapi situasi darurat seperti kebakaran.

Kegiatan diawali dengan sesi edukasi yang disampikan langsung oleh petugas Damkar. Mereka memperkenalkan berbagai materi penting, mulai dari penyebab umum kebakaran, cara pencegahan, tindakan pertama saat terjadi kebakaran, hingga pengenalan alat pemadam dan perlengkapan keselamatan yang digunakan petugas di lapangan. Para siswa tampak antusias dan serius menyimak.

Tiba pada sesi yang paling dinanti, demonstrasi penyemprotan air dari selang pemadam. Saat air menyembur tinggi di udara, sorak-sorai dan tawa riang langsung memenuhi halaman sekolah. Anak-anak ikut bermain air, berlarian dengan wajah penuh kegembiraan. Belajar pun terasa seperti bermain, menyenangkan dan penuh kesan.

Kepala SDN Gedanganak 03, Siti Khikmah, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kolaborasi ini. “Kami sangat berterima kasih atas kehadiran tim Damkar. Anak-anak tidak hanya mendapatkan ilmu baru, tapi juga pengalaman langsung yang luar biasa menyenangkan,” ujarnya.

Melalui kegiatan ini, sekolah berharap para siswa dapat tumbuh menjadi pribadi yang lebih peduli terhadap keselamatan lingkungan dan berani bertindak saat menghadapi keadaan darurat. Karena kesiapsiagaan bukan hanya soal tahu, tetapi juga soal berani dan sigap mengambil tindakan.(ben)

BACA JUGA :

Pemerintah Kabupaten Semarang kembali mempertegas larangan penjualan dan pengadaan seragam oleh satuan pendidikan setelah polemik dugaan pungutan seragam di SMP Negeri 2 Ungaran. Sekda Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro, Jumat (26/6/2026), meminta seluruh kepala sekolah mematuhi Pasal 181 PP Nomor 17 Tahun 2010, mengembalikan mekanisme pengadaan kepada komite sekolah bersama wali murid, serta memastikan sekolah tidak melakukan pungutan maupun pengadaan seragam.
Sekda Kabupaten Semarang Tegaskan Sekolah Dilarang Jual Seragam, Pengadaan Dikembalikan ke Komite
SMP Negeri 2 Ungaran memastikan tidak pernah menjual maupun mengadakan seragam bagi peserta didik baru setelah muncul isu dugaan pungutan seragam. Pada Kamis (25/6/2026), pihak sekolah menyatakan seluruh dana titipan dari sekitar 50 wali murid telah diperintahkan untuk dikembalikan, sementara Pemerintah Kabupaten Semarang menegaskan sekolah wajib mematuhi aturan yang melarang pengadaan dan penjualan seragam di lingkungan pendidikan.
Kepala SMPN 2 Ungaran Tegaskan Tak Ada Pengadaan Seragam di Sekolah
Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan Kabupaten Semarang bersama Disdikbudpora meluncurkan program Penyuluh Masuk Sekolah dan Sekolah Pangan Lestari untuk meningkatkan literasi pertanian pelajar serta menarik minat generasi muda menjadi petani. Program yang disiapkan mulai tahun ajaran baru ini hadir sebagai respons atas menurunnya jumlah petani dan dominasi petani berusia di atas 45 tahun yang berpotensi mengancam regenerasi sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah.
Atasi Krisis Regenerasi Petani, Dispertanikap dan Disdikbudpora Kabupaten Semarang Luncurkan Program Penyuluh Masuk Sekolah
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Hadir saat Wisuda PPG di UIN Salatiga, Menteri Wihaji Tekankan Peran Guru sebagai Penanam Nilai
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Orang Tua Siswa Pertanyakan Mekanisme Penerimaan Siswa Baru di SMAN 3 Salatiga
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota
Peraih Nilai TKA Sempurna di Salatiga dapat Cuan dari Wali Kota

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengalokasikan puluhan miliar rupiah untuk pemeliharaan, rehabilitasi, dan peningkatan ruas jalan provinsi di kawasan Pantura Barat pada 2026. Kebijakan yang disampaikan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi saat Rembug Pembangunan di Kota Tegal, Senin (22/6/2026), bertujuan memulihkan kemantapan jalan yang menurun akibat curah hujan tinggi sekaligus mendukung konektivitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Jalan Pantura Barat Jadi Prioritas, Pemprov Jateng Gelontorkan Puluhan Miliar Rupiah untuk Perbaikan dan Pemeliharaan
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Turunnya Populasi Sapi Potong Berimbas Pasokan di RPH Salatiga Dampaknya Picu Kenaikan Harga Daging
Dieng Caldera Race 2026 yang berlangsung pada 19–21 Juni di kawasan Dieng, Jawa Tengah, menarik ribuan pelari dari berbagai daerah dan mancanegara. Kategori 25K menjadi favorit karena menghadirkan rute baru menuju puncak Gunung Sindoro yang lebih menantang. Peserta harus menghadapi elevasi ekstrem dan suhu dingin pegunungan, namun tetap disuguhi panorama alam khas Dieng yang memukau sepanjang lintasan.
Menembus Dingin 14 Derajat, Ribuan Pelari Serbu Dieng Caldera Race 2026