URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Memperingati pertempuran lima hari, Pemerintah Kota Semarang akan menyelenggarakan upacara bertempat di seputaran Tugu Muda pada Jumat (14/10) petang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Upacara Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Akses Jalan ke Tugu Muda Tutup Sementara

Upacara Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Akses Jalan ke Tugu Muda Tutup Sementara

Upacara Peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Akses Jalan ke Tugu Muda Tutup Sementara

featured-img

Memperingati pertempuran lima hari, Pemerintah Kota Semarang akan menyelenggarakan upacara bertempat di seputaran Tugu Muda pada Jumat (14/10) petang. Dalam rangka pelaksanaan upacara tersebut, akan dilakukan penutupan jalan menuju Kawasan Tugu Muda mulai hari Kamis, 13 Oktober 2022 (kemarin) dan Jumat, 14 Oktober 2022 (sore ini) guna pelaksanaan gladi bersih dan upacara peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang. Adapun penutupan jalan akan dilakukan sejak pukul 17.00 WIB hingga selesainya upacara.

Beberapa ruas jalan yang akan ditutup antara lain Jalan Soegijopranoto mulai depan LP Wanita Bulu, Jalan Dr. Soetomo tepatnya mulai Simpang Kariadi, Jalan Pandanaran di Simpang Eka Karya serta Jalan Pemuda mulai Simpang Paragon hingga Lawang Sewu. Bagi warga masyarakat dihimbau untuk menghindari jalur utama tersebut dan untuk sementara waktu bisa mencari jalur alternatif lain selama pelaksanaan gladi bersih dan upacara peringatan peristiwa bersejarah di Kota Semarang.

Sementara itu terkait penutupan beberapa ruas jalan, Kepala Badan Layanan Umum Unit Pelaksana Teknis Daerah Trans Semarang, Hendrix Setiawan menerangkan adanya pengalihan rute BRT Trans Semarang mulai koridor I sampai koridor VIII selama pelaksanaan peringatan tersebut. Pemberlakuan pengalihan rute BRT akan dilaksanakan mulai pukul 17.00 WIB.

Upacara peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang seperti tahun-tahun sebelumnya akan dilaksanakan di Area Seputar Tugu Muda dan Halaman Museum Mandala Bhakti Semarang. Menurut rencana upacara akan dihadiri oleh para Veteran, Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, jajaran Forkopimda Provinsi Jawa Tengah, Forkopimda Kota Semarang, OPD di lingkungan Pemerintah Kota Semarang, organisasi pemuda dan organisasi kemasyarakatan lainnya.

Dalam pelaksanaannya terdapat berbagai rangkaian acara seperti Pembacaan Cukilan Sejarah Pertempuran Lima Hari di Semarang, mengenang detik-detik Pertempuran 5 hari di Semarang, pemotongan tumpeng oleh Gubernur Jawa Tengah diserahkan kepada perwakilan pelaku pertempuran 5 hari di Semarang. Serta adanya Opera/Fragmen Pertempuran Lima Hari di Semarang dan firework yang selalu ditunggu-tunggu oleh warga masyarakat.

Pemerintah Kota Semarang juga menghimbau instansi dan seluruh warga masyarakat Kota Semarang untuk mengibarkan bendera merah putih satu tiang penuh di kantor atau rumah masing-masing selama satu hari pada 14 Oktober 2022 mulai pukul 06.00 WIB sebagai wujud penghormatan dan mengenang jasa pahlawan yang telah gugur pada Pertempuran Lima Hari di Semarang.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon