KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Usung Kearifan Lokal, Desa Wisata Sumberbulu Di Jateng Masuk 50 Besar Pilihan Kemenparekraf

Usung Kearifan Lokal, Desa Wisata Sumberbulu Di Jateng Masuk 50 Besar Pilihan Kemenparekraf

Usung Kearifan Lokal, Desa Wisata Sumberbulu Di Jateng Masuk 50 Besar Pilihan Kemenparekraf

Di Desa Wisata Sumberbulu ada 48 homestay dan area camping ground yang cukup luas yakni 1,5 hektare. Bahkan di wilayah tersebut juga ada beberapa sumber mata air seperti sendang pancuran dan sendang bulu.

“Kami juga bekerjasama dengan komunitas jeep,” tuturnya.

Selain itu, Desa Wisata Sumberbulu juga memiliki kegiatan budaya yang dikemas dalam bentuk festival. Kegiatan itu rutin digelar secara tahunan.

“Ya ada juga festival-festival salah satunya hari ulang tahun Desa Wisata,” paparnya.

Christin, seorang pembina Sanggar Tari Anak Negeri Desa Wisata Sumberbulu menuturkan bahwa keberadaan desa wisata perlu didukung dengan potensi-potensi yang ada, termasuk sumber daya manusia.

“Sumber daya manusia yang ada terutama anak juga perlu berperan dalam pengembangan desa wisata. Salah satunya lewat kesenian,” ungkapnya.

Sejauh ini, sanggar tari miliknya sudah menguasai empat tari kreasi. Bisanya, tarian tersebut dipentaskan untuk menyambut tamu dan wisatawan. Dan juga meramaikan festival-festival di desanya.

“Iya, ada sekitar empat tari kreasi. Salah satunya tari tampah. Ini untuk menghibur para wisatawan dan juga main di acara festival,” tandasnya.

Diketahui  ada 6 desa wisata di Jawa Tengah yang masuk 50 besar dalam ajang yang digelar Kemenparekraf kali ini. Yakni Desa Wisata Dieng Kulon Kabupaten Banjarnegara, Desa Wisata Sangiran Kabupaten Sragen, Desa Wisata Pandanrejo Kabupaten Purowerjo.

Desa Wisata Cikakak Kabupaten Banyumas, san Desa Wisata Sumberbulu Kabupaten Karanganyar.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang