KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Viral! Mengaku Ketua PP Kabupaten Semarang, Pria Ini Ribut dengan Pemobil di Ungaran

Viral! Mengaku Ketua PP Kabupaten Semarang, Pria Ini Ribut dengan Pemobil di Ungaran

Viral! Mengaku Ketua PP Kabupaten Semarang, Pria Ini Ribut dengan Pemobil di Ungaran

Sebuah video viral di media sosial menunjukkan seorang pria mengaku sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Semarang terlibat perdebatan dengan pengendara mobil di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Ungaran Timur. Insiden ini terjadi di jalan sempit yang digunakan sebagai pengalihan arus akibat longsor.
Foto: tangkapan layar video warga
Pria bernama Wisnu yang mengaku sebagai Ketua PP Kabupaten Semarang terlibat keributan dengan pemobil saat melintas di ruas jalan Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kamis (11/7/2024).

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Sebuah video seorang pria yang mengaku sebagai Ketua Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Semarang viral di media sosial. Dalam video berdurasi 3 menit 32 detik itu, tampak seorang pengendara mobil terlibat perdebatan dengan pria tersebut karena kesulitan berpapasan saat keduanya melintas.

Diketahui, lokasi jalan yang dilewati terbilang sempit yakni di Dusun Bandungan, Desa Kalongan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang. Jalan tersebut merupakan jalan satu arah yang dijadikan pengalihan arus lalu lintas akibat longsornya Jalan Arjuna, Kalongan.

[custom-related-posts title=”Baca Juga :” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Mobil berwarna putih yang dikemudikan seorang wanita tampak melawan arus di ruas jalan tersebut. Diduga, ia enggan memberikan ruang bagi pemobil di depannya agar bisa melintas sehingga sempat terjadi sedikit perdebatan.

Dalam situasi tersebut, tiba-tiba datang seorang pria yang diketahui bernama Wisnu menghampiri pemobil di depan mobil putih dan terlibat adu mulut. “Kowe anake sopo? Arep dadi jagoan nang Kalongan? (Kamu anaknya siapa? Mau jadi jagoan di Kalongan?),” ucap pria tersebut. Tak berhenti sampai di situ, Wisnu yang tampak emosi kemudian melakukan tindakan tidak terpuji dengan menendang mobil.

Menyikapi hal tersebut, Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Semarang, Ali Imron mengonfirmasi bahwa Wisnu merupakan seorang pengurus atau anggotanya.

“Mas Wisnu secara tidak sadar mengatasnamakan Ketua Pemuda Pancasila, itu memang bukan. Saya sangat menyayangkan dan ini menjadi bahan evaluasi kita bersama,” kata Ali Imron, Kamis (11/7/2024) malam.

Wisnu diketahui merupakan pengurus di Divisi Hukum di MPC PP Kabupaten Semarang. Dia juga merupakan pengacara atau lawyer sesuai yang dia klaim juga.

Sementara Kepala Desa Kalongan, Yarmuji berinisiatif mengadakan pertemuan dengan Ali, Wisnu, polisi dan juga perwakilan Badan Kesbangpol Kabupaten Semarang di rumahnya di Desa Kalongan.

“Kami berinisiatif melakukan mediasi untuk menemukan solusi agar tidak menjadikan gaduh. Kedua belah pihak sepakat untuk damai secara kekeluargaan,” kata Yarmuji.

Sebagai informasi, Pengurus PP Kabupaten Semarang rencananya akan bertemu dengan pihak yang terlibat cekcok dengan Wisnu pada Jumat (12/7/2024). (win)

Kabar Terkini

POPULER

Relokasi Makam Wonokendeng di Lingkungan Lonjong, Ngampin, Ambarawa, Kabupaten Semarang, yang terdampak pembangunan Tol Jogja-Bawen masih menunggu tindak lanjut Pemkab Semarang. Warga telah memilih lahan pengganti sekitar 5.000 meter persegi, tetapi proses pembelian belum berjalan. Kepastian dibutuhkan karena makam lama masih digunakan dan menampung sekitar 550 makam.
Makam Wonokendeng Terdampak Tol Jogja-Bawen, Warga Sudah Pilih Lahan Baru tapi Relokasi Belum Jelas
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Peserta Aksi Jateng Guyub Kecewa Tak Diizinkan Transit di Kantor Bupati Semarang
Trans Banyumas Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Trans Banyumas: Mengubah Budaya Bertransportasi di Daerah
Haryono (58), warga Desa Diwak, Bergas, Kabupaten Semarang, selamat dari tenggelamnya KM Virgo 8 di perairan Masalembo, Minggu (13/9/2026). Ia bersama sembilan korban lain bertahan di rakit penolong sebelum ditemukan kapal nelayan. Haryono mengaku mengalami sejumlah kejadian yang dianggapnya sebagai firasat sebelum kapal berangkat menuju Kalimantan Tengah.
Cerita Korban Selamat Kapal Virgo Asal Kabupaten Semarang, Nasi Berkat yang Tumpah hingga Mimpi Kapal Tenggelam
[pekok2]