KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Walikota Semarang: Bed Occupancy Rate (BOR) Turun Jadi 57%

Walikota Semarang: Bed Occupancy Rate (BOR) Turun Jadi 57%

Walikota Semarang: Bed Occupancy Rate (BOR) Turun Jadi 57%

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi

RASIKAFM – Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengungkapkan grafik kasus penyebaran Covid-19 di Ibu Kota Jawa Tengah sudah menunjukkan penurunan. Hal tersebut tentunaya berdampak pula pada penurunan kebutuhan oksigen.

Ia mengatakan berkurangnya permintaan oksigen terjadi lantaran keterisian bed occupancy rate (BOR) di rumah sakit maupun tempat-tempat karantina terpusat Covid-19 sudah semakin menurun. Dari 900 BOR yang ada di tempat-tempat karantina terpusat, kini hanya 28 persen yang terisi. Sementara untuk di rumah sakit keterisiannya sekira 57 persen.

“Oksigen di rumah karantina semua oke. BOR-nya di isolasi terpusat sudah sangat berkurang. Alhamdulillah kebutuhan sudah semakin menurun,” ujar Hendi, sapaan akrab Wali Kota Semarang, Rabu (28/7/2021).

Hendi mengatakan beberapa waktu lalu memang pihak rumah sakit pernah mengeluhkan ketersediaan oksigen ketika kasus Covid-19 melonjak. Namun hal tersebut tidak menjadi persoalan yang panjang. Pasalnya, Ia menerapkan strategi integrasi antar rumah sakit. Sehingga ketersediaan oksigen di tetap terjaga.

“Kami menerapkan program yang namanya saling meminjami. Jadi yang suplainya banyak bisa meminjami RS yang kebetulan hari itu habis. Sampai hari ini semuanya berjalan baik,” imbuhnya.

Terlebih pada Rabu (29/7/2021) kemarin, Kota Semarang mendapat bantuan oksigen dari kapal perang rumah sakit KRI dr. Suharso. Bantuan ini semakin membuat pasokan oksigen di Kota Semarang terpenuhi.

“Saya sudah kirim catatannya ke Dinkes sampai tadi siang ada 158 tabung dari beberapa rumah sakit. Yang diisi sudah 43 tabung. Ini terus berproses saya ucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar AL.” pungkasnya.

Kabar Terkini

POPULER

DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Masyarakat dapat mengecek status desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) secara online melalui laman dtsen-form.bps.go.id menggunakan NIK. Pemeriksaan dapat dilakukan untuk mengetahui kesesuaian data sosial ekonomi yang menjadi salah satu acuan penentuan sasaran bantuan. Jika data tidak sesuai, masyarakat dapat mengajukan sanggahan atau meminta bantuan desa maupun kelurahan.
Cara Cek Desil DTSEN dengan HP
Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Tim sepak bola Popda Kota Salatiga berhasil menjadi juara Popda Jawa Tengah 2026 setelah mengalahkan Kabupaten Wonogiri 1-0 pada partai final. Sebelumnya, Salatiga menyingkirkan Kota Semarang melalui adu penalti 5-3 di semifinal. Gelar ini diraih berkat konsistensi, kekompakan, dan mental bertanding para pemain muda sepanjang kompetisi.
Skuad Muda Juara, Perjuangan Tim Sepak Bola Salatiga di ajang Popda Jateng Berbuah Manis