URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Kepala SDN Gedanganak 03 memperketat pengawasan demi keamanan siswa setelah maraknya informasi penculikan anak. Guru dan orang tua juga diimbau untuk memberikan bimbingan dan menjemput anak dengan perhatian dan tepat waktu.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Waspada Isu Penculikan, SDN Gedanganak 03 Ungaran Perketat Pengawasan Sekolah

Waspada Isu Penculikan, SDN Gedanganak 03 Ungaran Perketat Pengawasan Sekolah

Waspada Isu Penculikan, SDN Gedanganak 03 Ungaran Perketat Pengawasan Sekolah

featured-img

RASIKAFM.FM | UNGARAN – Menyusul maraknya informasi kasus dugaan penculikan anak yang beredar di media sosial belakangan ini, membuat pihak SD Negeri Gedanganak 03 Ungaran Timur, Kabupaten Semarang memperketat pengawasan.

Kepala SDN Gedanganak 03, Siti Khikmah S.Pd.SD mengatakan, pihak sekolah tidak memperbolehkan orang asing untuk memasuki area sekolah. Selama jam pelajaran berlangsung dan waktu istirahat gerbang sekolah harus dikunci. Siswa juga disarankan tidak bermain ke luar lingkungan sekolah agar mudah dipantau.[custom-related-posts title=”Kabar Terkait:” none_text=”None found” order_by=”title” order=”ASC”]

Selain itu para guru dihimbau agar terus memberikan pengarahan dan bimbingan kepada murid agar menjauhi orang tidak dikenal.

“Kewaspadaan ini diperlukan karena kejahatan bisa terjadi kapan saja dan di mana saja, guru dan penjaga sekolah juga harus memperketat pengawasan selama jam pelajaran dan memperhatikan kembali proses penjemputan siswanya,” tuturnya Selasa, 31 Januari 2023.

Selain itu orang tua juga harus lebih perhatian dan tepat waktu menjemput anak pulang sekolah.
“Terkadang sepulang masih banyak anak – anak yang menunggu di pinggir jalan menunggu dijemput orang tuanya”.

Sementara Agus salah satu wali murid mengaku resah dengan maraknya informasi penculikan anak di media sosial maupun pesan berantai WhatsApp. Untuk itu pihaknya terus mengontrol dan mengingatkan sang anak untuk menolak ajakan orang yang tidak dikenal dan tidak bermain jauh dari rumah. (nb)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga mewisuda dua mahasiswa difabel pada Wisuda ke-12 yang digelar pada 24–25 Juli 2026 sebagai wujud komitmen menghadirkan pendidikan tinggi Islam yang inklusif. Kampus menegaskan kesetaraan akses pendidikan melalui penyediaan layanan ramah disabilitas, sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama, sekaligus mewisuda total 1.299 lulusan pada periode tersebut.
Wisuda ke-12 UIN Salatiga, Dua Mahasiswa Difabel Sukses Raih Gelar Sarjana
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga
Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi