URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pasca kebakaran yang menimpa Rumah salah satu warga Tajuk RT 02 RW 03 milik Siti Suwaibah (45) pada Kamis (15/9). Yayasan Izzatul Islam Getasan, melalui Koordinator Lazis Izzatul Islam, Dwi Pujiyanto didampingi beberapa guru menyalurkan bantuan kepada korban.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Yayasan Izzatul Islam Salurkan Bantuan Untuk Siti Suwaibah Warga Tajuk Korban Kebakaran

Yayasan Izzatul Islam Salurkan Bantuan Untuk Siti Suwaibah Warga Tajuk Korban Kebakaran

Yayasan Izzatul Islam Salurkan Bantuan Untuk Siti Suwaibah Warga Tajuk Korban Kebakaran

featured-img

Pasca kebakaran yang menimpa Rumah salah satu warga Tajuk RT 02 RW 03 milik Siti Suwaibah (45) pada Kamis (15/9). Yayasan Izzatul Islam Getasan, melalui Koordinator Lazis Izzatul Islam, Dwi Pujiyanto didampingi beberapa guru menyalurkan bantuan kepada korban. Bantuan berupa uang tunai dan sembako diterima langsung oleh korban yang sementara tinggal di rumah tetangganya (16-9-22)

Siti Suwaibah, korban kebakaran rumah menuturkan saat kejadian ia sedang menunaikan shalat maghrib berjamaah di masjid bersama anaknya. Pertama kali yang mengetahui kebakaran rumah adalah Yulian (7), putranya yang pulang terlebih dahulu dari masjid. Melihat rumahnya terbakar, lalu ia berteriak kencang meminta pertolongan.

“Saya tidak mengetahui kalau rumah saya kebakaran. Saya sedang shalat maghrib di masjid bersama anak saya. Yang mengetahui pertama kali anak saya yang pulang duluan dari masjid. Ia berteriak-teriak minta tolong. Lalu warga datang membantu,” kata Siti Suwaibah.

Menurutnya, hampir seluruh rumah rata tanah terbakar beserta perlengkapan yang ada di dalamnya. Hanya tersisa bangunan kecil untuk kandang ternak. Surat-surat penting seperti sertifikat kepemilikan tanah, buku nikah, dan surat kependudukan juga hangus terbakar.

Mashudi, selaku Kepala Dusun Tajuk mengucapkan terima kasih atas kepedulian dari Yayasan Izzatul Islam yang telah memberikan bantuan. Ia mengatakan sejak berita kebakaran tersebar, warga, relawan, dan pemerintah setempat segera memberikan dukungan serta bantuan. Termasuk yang sedang dilakukan warga dan para relawan hari ini membersihkan puing-puing rumah yang terbakar.

“Kami mewakili keluarga korban mengucapkan terima kasih atas bantuan ini. Semoga meringankan beban Ibu Siti. Alhamdulillah, respon warga dan para relawan sangat cepat. Kami berharap rumah Ibu Siti bisa segera terbangun kembali, tentu dengan bantuan masyarakat, pemerintah, dan para donator. Kami hanya berdoa semoga menjadi amal ibadah bagi para donator,” pungkas Mashudi.

Dwi Pujianto saat memberikan keterangan pers

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara