URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

Peristiwa meninggalnya Milyanto (58), warga Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak, menggemparkan warga Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, setelah ditemukan tergantung di pohon nangka pada Selasa (19/12/2023). Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh Khoiri (63), seorang warga desa, saat sedang bercocok tanam di kebun dekat lokasi penemuan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Terlihat Linglung, Milyanto Akhiri Hidup di Pohon Nangka. Evakuasi Jenazah Terkendala Medan

Terlihat Linglung, Milyanto Akhiri Hidup di Pohon Nangka. Evakuasi Jenazah Terkendala Medan

Terlihat Linglung, Milyanto Akhiri Hidup di Pohon Nangka. Evakuasi Jenazah Terkendala Medan

Petugas mengevakuasi jenazah Milyanto menggunakan tandu karena sulitnya akses menuju lokasi penemuan, Selasa (19/12/2023).

Foto: Humas Polres Semarang

Petugas mengevakuasi jenazah Milyanto menggunakan tandu karena sulitnya akses menuju lokasi penemuan, Selasa (19/12/2023).
Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Warga Desa Kawengen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat tergantung di sebuah pohon nangka, Selasa (19/12/2023).

Peristiwa itu kali pertama diketahui oleh Khoiri (63), seorang warga desa setempat saat hendak bercocok tanam di kebun tak jauh dari lokasi penemuan. Kejadian itu segera dilaporkan kepada sejumlah pekerja kebun di sekitar lokasi.

Disampaikan oleh Kapolsek Ungaran AKP Giri Narwantono, sekitar pukul 10.30 WIB pihaknya mendapatkan laporan dari warga Desa Kawengen perihal penemuan orang gantung diri. Setelah dipastikan, ternyata lokasi penemuan berada di petak 12 Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Semarang, masuk Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus.

“Selanjutnya kami berkoordinasi dengan tim Inafis Polres Semarang, BPBD Kabupaten Semarang, petugas damkar, relawan dan masyarakat untuk menuju ke TKP yang berjarak sekitar hampir 3 kilometer dari Desa Kawengen,” jelasnya di Ungaran, Rabu (20/12/2023).

Petugas yang datang sempat mengalami kesulitan saat hendak melakukan evakuasi terhadap jenazah korban. Pasalnya, kebun yang menjadi lokasi penemuan korban cukup sulit dan hanya bisa diakses dengan berjalan kaki atau naik sepeda motor trail.

“Alhamdulillah berkat kerjasama seluruh pihak, jenazah bisa dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit dr. Gondo Soewarno Ungaran untuk dilakukan pemeriksaan,” kata dia.

Hasil pemeriksaan oleh tim Inafis Polres Semarang, lanjut Giri, korban diketahui bernama Milyanto (58) warga Kecamatan Karangawen, Kabupaten Demak. Di tubuh korban tidak ditemukan tanda bekas penganiayaan, sehingga disimpulkan korban meninggal akibat gantung diri.

“Keterangan dari anaknya, korban terlihat terakhir di rumahnya pada Senin (18/12/2023) sekitar jam 08.00 WIB. Lalu keluar rumah sekitar jam 09.00 dan seperti orang linglung, sempat ditanya mau ke mana tapi tidak dijawab,” terangnya.

Dari lokasi penemuan jenazah, polisi mengamankan uang tunai sebesar Rp124 ribu yang diduga milik korban, obat sakit maag, baju dan celana yang dikenakan korban. Adapun sepeda milik korban belum diketahui keberadaannya.

“Keluarga korban membuat surat pernyataan untuk tidak membuat laporan atas kematian korban dan membawa jenazah ke rumah duka untuk dimakamkan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon di Jalan Ungaran–Mranggen depan Pinusia Park, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (18/2/2026). BPBD Kabupaten Semarang bersama PLN, kepolisian, dan Perhutani menangani kejadian untuk mengamankan jaringan listrik dan membersihkan jalan demi mencegah risiko lanjutan.
Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang di Depan Pinusia Park Robohkan Tiga Tiang Listrik
Jalan Perum Delta Asri V RT 3, Desa Leyangan, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang ambrol awal Februari 2026 akibat gorong-gorong pecah dan hujan deras. Warga bersama RT melapor ke pemerintah, sementara Gubernur Jateng Ahmad Luthfi meninjau lokasi dan menegaskan percepatan penanganan kolaboratif dengan pembangunan saluran permanen.
Drainase Pecah Sejak 2023, Jalan Perum Delta Asri V Ambrol. Gubernur Jateng Janjikan Perbaikan Permanen
Tanah longsor menerjang Dusun Indrokilo, Desa Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (16/2/2026), akibat hujan deras. Warga terdampak dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau lokasi untuk percepatan penanganan. Pemkab melalui DPU dan BPBD memperbaiki talud, jalan, irigasi, serta menyalurkan bantuan guna mencegah risiko lanjutan.
Hujan Deras Picu Longsor di Lerep, Irigasi Jebol dan Rumah Warga Tertimbun Lumpur
1000159140
Banjir Bandang Susukan, Sungai Kaligung Meluap; Rumah Warga Terendam hingga 60 Sentimeter

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

JANGAN LEWATKAN:

Lima tempat dimsum di Ungaran, Kabupaten Semarang, menjadi rekomendasi favorit pecinta kuliner. Rasika memperkenalkan ragam inovasi dimsum kekinian yang populer di kalangan masyarakat. Dimsum lezat ini disajikan dengan beragam varian rasa dan topping unik melalui layanan offline maupun ojek online.
Bikin Ngiler! Berikut 5 Rekomendasi Dimsum di Ungaran
Desa wisata Pesona Garda di Dusun Dawung, Desa Candirejo, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, ditunjuk sebagai venue resmi arung jeram pada Porprov Jateng 2026. Penunjukan dilakukan untuk mendukung sport tourism dan ekonomi warga. Pengelola lokal menyiapkan infrastruktur, pelatihan teknis, serta fasilitas penunjang demi suksesnya ajang tersebut.
Pesona Garda Jadi Venue Arung Jeram Porprov Jateng 2026
Rasika memberikan panduan bagi masyarakat untuk tetap menjalani masa tua dengan sehat dan bahagia. Artikel ini membahas pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental, tetap bersosialisasi, menekuni hobi positif, serta memperkuat ibadah sebagai kunci menghadapi pertambahan usia dengan penuh rasa syukur dan semangat hidup.
Umur Semakin Bertambah? Ini Tips Agar Tetap Positif di Masa Tua
Soto Kare Reksa di Salatiga menjadi kuliner legendaris sejak 1942, warisan keluarga Sofyan yang masih mempertahankan resep tradisional dengan kuah santan dan sandung lamur khas. Berlokasi di gang belakang bekas Bioskop Reksa, warung ini tetap ramai dikunjungi pecinta kuliner dari berbagai daerah karena cita rasanya yang autentik.
Soto Kare Reksa Salatiga Sensasi Kuliner sejak 1942
Etika pengemudi di jalan raya sangat penting untuk menciptakan keselamatan dan kenyamanan bersama. Pengemudi perlu menghormati pejalan kaki dengan berhenti di zebra cross, mengurangi kecepatan di area ramai, tidak berkendara di trotoar, serta memperhatikan anak-anak dan lansia sebagai pengguna jalan paling rentan.
Etika Pengemudi terhadap Pejalan Kaki
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia
Wajib Baca! Bijak di Jalan, Aman di Tujuan: Pentingnya Kesadaran Lalu Lintas di Indonesia

INFOGRAFIS

TERKINI

Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Salatiga tetap ramai meski muncul protes kenaikan opsen pajak, Rabu (18/2/2026). Kepala UPPD Amar Ustadi Abdullah menyebut penerimaan Januari 2026 turun 7 persen. Edukasi, penagihan door to door, dan razia dilakukan untuk menjaga kepatuhan wajib pajak.
Penerimaan Pajak di UPPD Salatiga Awal Tahun Turun. Apa yang Terjadi?
Pelayanan pembayaran pajak kendaraan di Samsat Salatiga tetap ramai meski muncul protes kenaikan opsen pajak, Rabu (18/2/2026). Kepala UPPD Amar Ustadi Abdullah menyebut penerimaan Januari 2026 turun 7...
Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon di Jalan Ungaran–Mranggen depan Pinusia Park, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (18/2/2026). BPBD Kabupaten Semarang bersama PLN, kepolisian, dan Perhutani menangani kejadian untuk mengamankan jaringan listrik dan membersihkan jalan demi mencegah risiko lanjutan.
Diterjang Angin Kencang, Pohon Tumbang di Depan Pinusia Park Robohkan Tiga Tiang Listrik
Hujan deras disertai angin kencang menumbangkan pohon di Jalan Ungaran–Mranggen depan Pinusia Park, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (18/2/2026). BPBD Kabupaten Semarang bersama PLN, kepolisian, dan Perhutani...
Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemkab Semarang Dipangkas
Ramadan 2026, Jam Kerja ASN Pemkab Semarang Dipangkas
Pemkab Semarang menerbitkan Surat Edaran pengaturan jam kerja ASN selama Ramadan 1447 H/2026 di Ungaran, Rabu (18/2/2026). Bupati Ngesti Nugraha menetapkan penyesuaian waktu masuk dan pulang bagi sistem...
Kasat Reskrim Polres Semarang AKP Bodia Teja Lelana menunjukkan barang bukti berupa celurit sepanjang 1,5 meter yang digunakan untuk tawuran dua kelompok pelajar, saat konferensi pers di ruang Condrowulan, Mapolres Semarang, Rabu (18/2/2026). Foto: win
Janjian Tawuran Lewat Instagram, Polres Semarang Amankan 2 Pelajar, Celurit Sepanjang 1,5 Meter Turut Disita
Satreskrim Polres Semarang mengamankan dua pelaku, termasuk seorang pelajar, terkait rencana tawuran bersenjata tajam di Jalan W.R. Supratman, Karangjati, Bergas, Selasa (10/2/2026) malam. Aksi direncanakan...
Kerja bakti membersihkan makam Cungkup dan Mushala Al Mana digelar Rutan Salatiga, Rabu (18/2/2026), jelang Ramadan. Kepala Rutan Anton Adi Ristanto melibatkan warga binaan asimilasi untuk pembinaan sosial dan adaptasi. Kegiatan disertai pengawalan petugas serta persiapan program keagamaan selama bulan suci.
Petugas dan Warga Binaan Rutan Salatiga Bersihkan Makam Cungkup
Kerja bakti membersihkan makam Cungkup dan Mushala Al Mana digelar Rutan Salatiga, Rabu (18/2/2026), jelang Ramadan. Kepala Rutan Anton Adi Ristanto melibatkan warga binaan asimilasi untuk pembinaan sosial...
Muat Lebih

POPULER

Tanah longsor menerjang Dusun Indrokilo, Desa Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Senin (16/2/2026), akibat hujan deras. Warga terdampak dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha meninjau lokasi untuk percepatan penanganan. Pemkab melalui DPU dan BPBD memperbaiki talud, jalan, irigasi, serta menyalurkan bantuan guna mencegah risiko lanjutan.
Hujan Deras Picu Longsor di Lerep, Irigasi Jebol dan Rumah Warga Tertimbun Lumpur
Pecahan Uang Layak Edar
Praktis dan Terjadwal, Begini Cara Penukaran Uang Rupiah Lewat Layanan BI
Hujan deras memicu banjir dan longsor di Kalirejo Ungaran Timur serta Gogik dan Lerep Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, Kamis (12/2/2026). Ketua DPRD Bondan Marutohening meninjau lokasi dan meminta Pemkab segera evaluasi mitigasi. Bencana dipicu curah hujan tinggi dan drainase tak mampu tampung limpasan air.
Hujan Deras Picu Bencana di Kalirejo dan Ungaran, Ketua DPRD Minta Pemkab Perkuat Mitigasi

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved