KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda

Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda

Hadapi Mayday, Polres Salatiga Siap! Sudah Gelar Latihan di Hadapan Forkopimda

Anggota polres Salatiga saat Gelar latihan

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Polres Salatiga menggelar Latihan Lapangan Kesiapan Antisipasi Gangguan Kamtibmas Berimplikasi Kontinjensi yang dilaksanakan di wilayah hukum Kota Salatiga, dengan disaksikan langsung oleh unsur Forkopimda, di depan Kantor Pemerintah Kota Salatiga Jalan Letjend Sukowati Salatiga, Kamis, 23/04/2026.

Kegiatan latihan ini mengangkat skenario aksi unjuk rasa oleh pedagang Pasar Raya Salatiga yang menolak kebijakan Pemerintah Kota. Massa bergerak berjalan kaki menuju Kantor Pemerintah Kota Salatiga untuk menyampaikan aspirasinya.

Dalam simulasi tersebut, situasi awal berlangsung kondusif. Namun, setelah penyampaian aspirasi, sebagian massa yang tidak puas mulai terprovokasi sehingga memicu terjadinya kerusuhan. Menyikapi eskalasi tersebut, Polres Salatiga secara sigap melakukan langkah-langkah penanganan sesuai prosedur, dengan penerapan tahapan eskalasi mulai dari kondisi hijau, kuning hingga merah.

Kapolres Salatiga AKBP Ade Papa Rihi, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pelaksanaan latihan ini merupakan langkah strategis dalam memastikan kesiapsiagaan seluruh personel dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas yang dapat berkembang menjadi situasi kontinjensi.

“Latihan ini kami laksanakan sebagai bentuk kesiapan dan keseriusan Polres Salatiga dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas. Dinamika situasi di lapangan dapat berkembang dengan cepat, sehingga diperlukan kemampuan personel yang terlatih, responsif, dan profesional,” jelas Ade.

Lebih lanjut dijelaskan, latihan ini tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan teknis, tetapi juga menguji kesiapan sistem, pola koordinasi, serta pengambilan keputusan secara cepat dan tepat.

“Melalui latihan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh personel memahami tugas dan perannya masing-masing, mulai dari tahap pencegahan, penanganan, hingga pemulihan situasi apabila terjadi eskalasi,” jelas Kapolres.

Dalam skenario latihan, berbagai potensi gangguan kamtibmas disimulasikan secara realistis, mulai dari aksi unjuk rasa yang berpotensi anarkis hingga situasi kontinjensi lainnya yang memerlukan penanganan terpadu. Kapolres juga menekankan pentingnya sinergitas lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sinergitas dengan TNI, pemerintah daerah, serta seluruh stakeholder menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif. Latihan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi tersebut,” tegasnya.

Terkait kesiapan, Kapolres Salatiga memastikan bahwa secara umum personel dan sarana prasarana Polres Salatiga dalam kondisi siap.

“Alhamdulillah, dari hasil latihan ini terlihat bahwa kesiapan personel cukup baik. Namun demikian, evaluasi tetap akan kami lakukan untuk penyempurnaan ke depan,” tambahnya.

Sebagai tindak lanjut, hasil dari latihan ini akan dijadikan bahan evaluasi guna meningkatkan efektivitas penanganan situasi di lapangan.

“Kami akan melakukan evaluasi menyeluruh, baik dari aspek teknis maupun taktis, sehingga ke depan kesiapan kami semakin optimal,” ujarnya

Walikota Salatiga Robby Hernawan, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Latihan Kontijensi yang dilaksanakan Polres Salatiga, pelaksanaan latihan sudah berjalan sangat baik, kita berharap apabila ada masaa aksi unjuk rasa tidak keras seperti massa saat ini.

“Badannya kekar-kekar dan sangat keras” kelakar Walikota Salatiga.

Di akhir pernyataannya, Kapolres Salatiga mengajak seluruh masyarakat untuk turut berperan aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Salatiga untuk bersama-sama menjaga kondusivitas wilayah.

Peran serta masyarakat sangat penting dalam menciptakan situasi yang aman dan damai,” pesannya.

Melalui latihan ini, Polres Salatiga diharapkan semakin siap dalam menghadapi berbagai potensi gangguan kamtibmas, serta mampu memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Wakil Wali Kota Salatiga Nina Agustin menyerahkan SK perpanjangan kontrak kepada 896 PPPK paruh waktu di Halaman Kantor Pemkot Salatiga, Senin (28/9/2026). Perpanjangan berlaku 1 Oktober 2026 hingga 30 September 2027 sebagai kelanjutan masa kerja dan tanggung jawab pelayanan pemerintahan. Pemkot juga meluncurkan tiga inovasi pengelolaan pendapatan daerah berbasis digital.
896 PPPK di Salatiga kembali Terima SK Perpanjangan Kontrak
Pemkab Semarang mendorong Wisata Edukasi Setepeng di Bergas Lor menjadi pusat pelatihan keterampilan bagi masyarakat, termasuk ASN dan non-ASN menjelang pensiun. Budidaya ayam petelur dan ikan menjadi salah satu pilihan usaha yang dapat dipelajari secara langsung. Kawasan seluas sekitar 2,2 hektare itu juga akan dikembangkan dengan tanaman buah dan komoditas lainnya.
Wisata Edukasi Setepeng Jadi Tempat Belajar Usaha, Bupati Semarang Sasar ASN Jelang Pensiun
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
11 Pendaftar Calon Pimpinan Baznas Salatiga Lolos Administrasi
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
[pekok2]