URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Calon jemaah haji tertua dari Salatiga tahun 2024 adalah Zainal Mulazim, 88 tahun, dari Kelurahan Bugel Sidorejo Kloter 57, yang termasuk di antara 185 jemaah yang akan berangkat. Pada Senin (13/5/2024), para calon jemaah haji berpamitan dengan Penjabat Walikota Salatiga, Sekda Salatiga, dan jajaran Forkopimda di Ruang Kaloka.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Zainal Mulazim, Calon Jemaah Haji Tertua di Salatiga Berusia 88 Tahun, Pamitan ke Pj Walikota

Zainal Mulazim, Calon Jemaah Haji Tertua di Salatiga Berusia 88 Tahun, Pamitan ke Pj Walikota

Zainal Mulazim, Calon Jemaah Haji Tertua di Salatiga Berusia 88 Tahun, Pamitan ke Pj Walikota

Calon jemaah haji tertua dari Salatiga tahun 2024 adalah Zainal Mulazim, 88 tahun, dari Kelurahan Bugel Sidorejo Kloter 57, yang termasuk di antara 185 jemaah yang akan berangkat. Pada Senin (13/5/2024), para calon jemaah haji berpamitan dengan Penjabat Walikota Salatiga, Sekda Salatiga, dan jajaran Forkopimda di Ruang Kaloka.
Foto Dok Prokompim Salatiga
Calon Jemaah haji Salatiga 2024 pamitan kepada Pj Walikota, Yasip Khasani.
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Calon jemaah haji (calhaj) Salatiga tahun 2024 ini tertua berusia 88 tahun. Ia adalah Zainal Mulazim dari Kelurahan Bugel Sidorejo Kloter 57.

Calon haji tersebut adalah satu di antara 185 jemaah calon haji Kota Salatiga yang akan berangkat menunaikan ibadah haji.

Para calon jemaah haji berpamitan dengan Penjabat (Pj) Walikota Salatiga, Sekda Salatiga dan jajaran Forkopimda Salatiga di Ruang Kaloka, Senin (13/5/2024).

Pj. Wali Kota Salatiga, Yasip Khasani mengucapkan selamat dan mendoakan semua jamaah calon haji Kota Salatiga dapat menjalankan ibadahnya dengan baik dan mendapat berkah.

“Saya mengucapkan selamat, nderek bingah kepada seluruh jamaah calon haji Kota Salatiga yang insyaallah akan berangkat ke tanah suci pada 26 Mei 2024,” kata Yasip.

“Semoga selalu diberi kesehatan dan keselamatan dan dapat menjalankan rangkaian ibadah haji dengan lancar,” lanjut Yasip Tahun 2024 M/1445 H.

Dirinya juga mengingatkan bahwa haji adalah sebuah perjalanan spiritual akan membawa manfaat besar bagi dirinya, keluarga dan lingkungannya.

“Semoga menjadi pribadi yang lebih baik, lebih bermakna, bermanfaat bagi sesama, terus menjaga tolerasi dengan baik,” katanya.

“Tidak usah takut, beribadah dengan baik dan selalu berkonsentrasi ibadah. Nanti ada yang mendampingi. Di sana harus semangat, harus ikhlas, dan yang paling penting lagi adalah bisa berempati dengan rombongan saudara,” imbuhnya.

Sementara itu, Pejabat Kemenag Salatiga Wiharso mengatakan rombongan Kota Salatiga sudah dinyatakan lengkap secara syarat dan kondisi jemaah dalam keadaan sehat.

“Karena tahun ini, calon haji banyak yang berusia lanjut (lansia) maka kita tempatkan petugas pendamping di dalam kelompok tersebut,” katanya.

Jamaah Kota Salatiga terdiri dari 185 orang sudah dinyatakan istitha’ah, sehat dan lengkap secara syarat dan administrasinya dan 1 orang TPHD.

“Terima kasih juga kepada Pemkot yang sudah memberikan bekal manasik kepada calon jamaah haji di tingkat kota maupun kecamatan, dan akan diberikan capacity building,” katanya.

Selain Zainal Mulazim sebagai jamaah tertua, jamaah calon haji Kota Salatiga juga diikuti oleh jamaah haji termuda, Putri Solekah Untung berusia 27 tahun dari Ringinawe Ledok Argomulyo.

Kloter ini nantinya juga akan didampingi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Provinsi Jawa Tengah, Ema Rachmawati.

BACA JUGA :

Sebanyak 111 siswa SMP Arunika dan SD School of Life Lebah Putih mengikuti Kemah Alih Golongan 2026 di Bumi Perkemahan Kuncen, Polobogo, Kabupaten Semarang. Kegiatan dikemas sebagai pembelajaran berbasis pengalaman untuk melatih kemandirian, kerja sama, pemecahan masalah, dan kemampuan berpikir kritis melalui berbagai tantangan di alam.
Ratusan Siswa ikuti Kemah Alih Golongan, Tanamkan Sikap Belajar Mandiri, dan Bekerja Sama di Alam
Setelah sekitar 21 tahun terpisah dari keluarga, Nuryanto, warga Bugel, Sidorejo, Salatiga, akhirnya kembali ke rumah setelah ditemukan di Rumah Rehabilitasi Jalma Sehat, Kudus. Informasi tentang asalnya dari Salatiga ditelusuri relawan dan Dinas Sosial hingga identitasnya dipastikan oleh keluarga.
Setelah 21 Tahun Menghilang, Nuryanto akhirnya bisa Pulang ke Salatiga
Sebanyak 165 warga binaan Rutan Kelas IIB Salatiga mengikuti Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) yang digelar BPS Kota Salatiga di Aula Rutan, Kamis (20/8/2026). Pendataan tersebut dilakukan untuk memperoleh data ekonomi yang akurat dan komprehensif sebagai dasar perencanaan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi antara BPS dan jajaran pemasyarakatan.
Sensus Ekonomi 2026 Sasar Rutan Salatiga
Sebuah kios perlengkapan pakaian muslim di Pasar Raya II, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Salatiga, terbakar pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik pada lampu bagian atas ruko yang digunakan sebagai gudang. Tiga unit mobil damkar dikerahkan dan api berhasil dipadamkan tanpa korban jiwa.
Tiga Unit Mobil Pemadam Lumpuhkan Api yang Membakar Kios Perlengkapan Muslim di Salatiga
Kejaksaan Negeri Salatiga memberikan penyuluhan hukum kepada siswa SMP Negeri 10 Salatiga melalui program Jaksa Masuk Sekolah (JMS), Kamis (20/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di mushola sekolah tersebut membahas perundungan, tawuran, kekerasan, narkotika, pelecehan seksual, pencurian, hingga penggunaan media sosial secara bijak untuk membangun kesadaran hukum sejak dini.
Program JMS di SMP 10 Salatiga, Siswa Diberikan Materi Tentang Hukum dan Konsekuensinya
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan