BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut di perairan Semarang pada Kamis, 2 Juli 2026, mencapai tinggi maksimum 1 meter pada pukul 10.00 WIB hingga 11.00 WIB. Kondisi pasang tersebut berada di atas Mean Sea Level (MSL) sekitar 0,6 meter dan perlu menjadi perhatian bagi masyarakat di kawasan pesisir Semarang, termasuk sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, permukiman pesisir, tambak, serta akses jalan yang berpotensi mengalami genangan rob.
Berdasarkan prakiraan pasang surut harian, muka air laut pada dini hari berada di kisaran 0,3 meter pada pukul 01.00–02.00 WIB. Ketinggian air kemudian meningkat menjadi 0,4 meter pada pukul 03.00 WIB, 0,5 meter pada pukul 04.00 WIB, dan 0,7 meter pada pukul 05.00 WIB. Pada pukul 06.00–07.00 WIB, muka air laut diprakirakan mencapai 0,8 meter sebelum naik menjadi 0,9 meter pada pukul 08.00–09.00 WIB.
Puncak pasang diprakirakan terjadi pada pukul 10.00–11.00 WIB dengan tinggi muka air laut mencapai 1 meter. Setelah itu, ketinggian air laut mulai menurun menjadi 0,9 meter pada pukul 12.00–13.00 WIB, 0,8 meter pada pukul 14.00–15.00 WIB, dan 0,7 meter pada pukul 16.00 WIB. Menjelang malam, muka air laut terus turun hingga mencapai surut terendah sekitar 0,2 meter pada pukul 22.00–24.00 WIB.
Untuk kondisi cuaca maritim Perairan Semarang–Demak, BMKG memprakirakan cuaca berawan tebal sejak pagi hingga sore hari. Kondisi cuaca diprakirakan berubah menjadi cerah berawan pada malam hari. Suhu udara berkisar 25–31 derajat Celsius dengan kelembapan 54–82 persen.
Angin di wilayah perairan diprakirakan bertiup dengan kecepatan sekitar 7–12 knot. Kecepatan angin maksimum atau gust dapat mencapai 21 knot pada pagi hari. Arus laut diprakirakan bergerak dengan kecepatan sekitar 0,68–0,89 knot. Tinggi gelombang laut di Perairan Semarang–Demak berada pada kisaran 0,1–0,5 meter, sehingga kondisi perairan secara umum relatif tenang.
Meski gelombang diprakirakan rendah, aktivitas masyarakat pesisir tetap perlu memperhatikan waktu pasang maksimum pada pukul 10.00–11.00 WIB. Nelayan, pelaku usaha tambak, operator pelabuhan, dan warga di wilayah pesisir Semarang diharapkan memantau perkembangan informasi cuaca maritim dan pasang surut sebagai langkah antisipasi terhadap potensi genangan rob.
Sumber:
Informasi Prakiraan Pasang Surut wilayah Semarang berlaku Kamis, 02 Juli 2026 pic.twitter.com/DWR7b109Us
— MARITIMSEMARANG (@maritimsemarang) July 1, 2026



