URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sedikitnya 102 siswa siswi di SD Negeri Plumbon 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Rabu 12 Januari 2022 di vaksin dari pihak Puskesmas Kecamatan Suruh. Dalam kegiatan vaksinasi kali ini juga diikuti oleh siswa dari SDN Plumbon 04.

Mbak Google

KABAR RASIKA

102 Siswa di SDN Plumbon 01 Suruh, Ikuti Vaksin, 2 Lainya Gagal Karena Alasan Kesehatan

102 Siswa di SDN Plumbon 01 Suruh, Ikuti Vaksin, 2 Lainya Gagal Karena Alasan Kesehatan

102 Siswa di SDN Plumbon 01 Suruh, Ikuti Vaksin, 2 Lainya Gagal Karena Alasan Kesehatan

featured-img

Sedikitnya 102 siswa siswi di SD Negeri Plumbon 01 Kecamatan Suruh Kabupaten Semarang Rabu 12 Januari 2022 di vaksin dari pihak Puskesmas Kecamatan Suruh. Dalam kegiatan vaksinasi kali ini juga diikuti oleh siswa dari SDN Plumbon 04.

Kepada rasikafm.com Kepala SDN Plumbon 01, Dwi Mardiningsih S.Pd mengatakan kegiatan vaksinasi ini menyusul intruksi dari Dinas Pendidikan. Menurut Dwi dalam vaksin kali ini setidaknya 102 siswa berhasil disuntik, sementara karena alasan kesehatan ada 2 orang siswa yang tidak divaksin, dikarenakan memiliki penyakit bawaan dan juga sedang mengkonsumsi obat dimasa penyembuhan

“dari total 186 siswa di Sekolah kami, Alhamdulillah banyak yang setuju untuk divaksin tetapi ada dua anak yang tidak divaksin, Alasannya yang satu itu sering kejang yang satunya lagi sakit” ungkap Dwi.

Dwi menambahkan meski 2 anak tidak divaksin namun pihaknya menyarankan mereka tetap datang di hari pelaksanaan vaksin, agar orang tua mereka melakukan konsultasi dengan dokter.

Kepala Sekolah saat diwawancarai Rasika

“supaya dokter yang menentukan anak tersebut divaksin atau tidak, Masalahnya kalau sekolah tidak tahu persis untuk kesehatan jadi nanti solusinya dokter yang menentukan” tambah Dwi.

Sementara itu saat pelaksanaan Dokter Aji Suryoto Kepala Puskesmas Suruh mengatakan untuk vaksin dosis pertama kali ini pihak Puskesmas Kecamatan Suruh diharapkan bisa selesai sebelum tanggal 18

“Puskesmas ditarget bisa menyelesaikan vaksin dosis pertama di kecamatan Suruh maksimal tanggal 18 Januari ini bagi 4000 an siswa SD yang ada” ungkap Aji.

Aji menambahkan agar tidak terjadi penolakan, maka pihak Puskesmas terlebih dahulu telah melaksanakan sosialisasi terhadap sekolah yang akan dijadikan tempat vaksin

“Saat sosialisasi tersebut saya menyampaikan kepada pihak sekolah agar orang tua mendampingi anaknya saat dilakukan vaksinasi, karena sang anak belum bisa memutuskan” tambahnya.

BACA JUGA :

Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menerima penghargaan Impactful Regional Leadership pada ajang Solopos Best Brand & Innovation Award 2026 di The Alana Solo, Kabupaten Karanganyar, Jumat (17/7/2026). Penghargaan diberikan sebagai apresiasi atas kepemimpinannya dalam mendorong investasi, memperluas lapangan kerja, memperkuat UMKM, serta mewujudkan pembangunan kolaboratif yang berdampak bagi masyarakat Jawa Tengah.
Investasi Tumbuh, UMKM Menguat, Ahmad Luthfi Raih Penghargaan Impactful Regional Leadership
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta
Ratusan kepala keluarga di Dusun Kebontaman, Desa Kalikayen, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, mulai mengalami krisis air bersih seiring awal musim kemarau. Kondisi yang disampaikan pemerintah desa pada Kamis (16/7/2026) itu dipicu mengeringnya sumur warga di kawasan perbukitan, sehingga masyarakat terpaksa membeli air, memanfaatkan air sungai, atau mengandalkan bantuan dropping air bersih.
Kemarau Baru Dimulai, Ratusan KK di Desa Kalikayen Ungaran Timur Sudah Krisis Air Bersih
DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

DPC PPP Kabupaten Semarang mulai menyusun strategi menghadapi Pemilu 2029 dengan memperkuat konsolidasi organisasi dan menyasar generasi milenial serta pemilih pemula. Hal itu disampaikan Sekretaris DPC PPP Kabupaten Semarang Zaenudin di Ungaran, Kamis (16/7/2026), usai kepengurusan baru periode 2026–2031 menerima SK DPP. Langkah tersebut dilakukan melalui pembentukan kepengurusan hingga tingkat desa serta peningkatan pendidikan politik bagi kader muda.
PPP Kabupaten Semarang Bidik Pemuda dan Pemilih Pemula Hadapi Pemilu 2029
Puluhan korban dugaan penipuan pembelian rumah di Perumahan Bandarjo Village Permai, Kecamatan Ungaran Barat, mengadukan kasus tersebut ke Komisi C DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (15/7/2026). Para korban menuntut pengembang mengembalikan dana sekitar Rp1,4 miliar setelah proyek mangkrak, rumah tidak kunjung dibangun, dan sebagian sertifikat belum diterbitkan. DPRD meminta pengembang menuntaskan pengembalian dana hingga September 2026 serta menunda penerbitan izin proyek sampai seluruh persoalan konsumen selesai.
Puluhan Korban Perumahan Bandarjo Village Permai Mengadu ke DPRD, Tuntut Refund Rp1,4 Miliar
Forum Pelanggan Air Minum Nasional (FORPAMNAS) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) IV di Yogyakarta, Jumat (17/7/2026), yang diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai provinsi. Forum ini membahas pembentukan badan regulator air minum, menyusun program kerja serta memilih kepengurusan periode 2026–2030 guna memperkuat perlindungan hak pelanggan, meningkatkan kualitas pelayanan Perumda Air Minum, dan mempererat kolaborasi dengan pemerintah serta para pemangku kepentingan.Munas IV FORPAMNAS di Yogyakarta mendorong pembentukan regulator air minum, memperkuat hak pelanggan, dan meningkatkan pelayanan Perumda Air Minum.
FORPAMNAS Dorong Pembentukan Badan Regulator Air Minum, Munas IV Resmi Digelar di Yogyakarta