URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 digelar dengan khidmat dan meriah oleh Polres Salatiga yang dipimpin Kapolres AKBP Veronica sebagai Inspektur Upacara di Alon-Alon Pancasila, Kota Salatiga, pada Selasa, 1 Juli 2025. Acara yang diikuti oleh 1.779 peserta dari unsur Polri, TNI, ASN, pelajar, ormas, dan masyarakat umum ini bertujuan untuk mempererat sinergit

Mbak Google

KABAR RASIKA

1779 Peserta ikuti Upacara Hari Bhayangkara ke-79 Polres Salatiga

1779 Peserta ikuti Upacara Hari Bhayangkara ke-79 Polres Salatiga

1779 Peserta ikuti Upacara Hari Bhayangkara ke-79 Polres Salatiga

Peringatan Hari Bhayangkara ke-79 digelar dengan khidmat dan meriah oleh Polres Salatiga yang dipimpin Kapolres AKBP Veronica sebagai Inspektur Upacara di Alon-Alon Pancasila, Kota Salatiga, pada Selasa, 1 Juli 2025. Acara yang diikuti oleh 1.779 peserta dari unsur Polri, TNI, ASN, pelajar, ormas, dan masyarakat umum ini bertujuan untuk mempererat sinergit
Foto Arief Rasika
Warga saat merebut gunungan singkong usai upacara Bhayangkara polres Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Momen peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Kota Salatiga berlangsung khidmat dan penuh semangat. Kapolres Salatiga AKBP Veronica bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) pada kegiatan yang digelar di Alon-Alon Pancasila Salatiga, Selasa (1/7/2025) pagi.

1779 peserta yang terdiri dari jajaran anggota Polri, TNI, ASN, pelajar, ormas, dan masyarakat umum tampak memadati Lapangan Pancasila untuk mengikuti jalannya upacara dengan penuh antusias.

Upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-79 ini turut dihadiri jajaran Forkopimda Kota Salatiga, di antaranya Danrem 073 Makutarama, Walikota Salatiga, Ketua DPRD, Dandim 0714/Salatiga, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, dan sejumlah pejabat penting lainnya. Kehadiran para pemangku kebijakan tersebut menjadi wujud nyata sinergitas dan soliditas antar-instansi dalam mendukung tugas dan peran Polri, khususnya Polres Salatiga, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Dalam amanatnya, Kapolres Salatiga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh elemen masyarakat yang telah mendukung tugas-tugas kepolisian. Ia menegaskan bahwa Polri akan terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat demi terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif.

“Hari Bhayangkara ke-79 ini menjadi momentum bagi seluruh insan Bhayangkara untuk terus berbenah diri, meningkatkan profesionalisme, dan semakin mendekatkan diri kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan, demi terwujudnya Salatiga yang aman, damai, dan sejahtera,” tegas Kapolres.

Upacara berlangsung dengan lancar, pembacaan Tribrata, Catur Prasetya, serta penyampaian doa. Suasana khidmat menyelimuti jalannya kegiatan, sementara para peserta upacara mengikuti seluruh rangkaian dengan tertib dan penuh rasa nasionalisme.

Selain upacara, rangkaian Hari Bhayangkara ke-79 di Salatiga juga dimeriahkan dengan penampilan atraksi dari Polwan Polres Salatiga, pertunjukan pencak silat, Polcil, peragaan Satpam, Kegiatan tersebut berhasil menarik perhatian masyarakat yang memadati sekitar Alon-Alon Pancasila, bahkan banyak warga yang mengabadikan momen tersebut dengan kamera ponsel mereka.

Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti kegiatan hingga selesai. Tidak sedikit di antara mereka yang mengaku bangga bisa menyaksikan secara langsung upacara besar ini. “Kami datang bersama keluarga sejak pagi untuk mendapatkan tempat yang strategis. Sangat bangga bisa melihat langsung peringatan Hari Bhayangkara yang megah ini,” ujar Siti, salah satu warga Kelurahan Mangunsari.

Rangkaian acara ditutup dengan ramah tamah dan penyerahan penghargaan kepada personel Polres Salatiga yang berprestasi. Kegiatan berlangsung aman, tertib, dan mendapat pengamanan maksimal dari personel gabungan Polres Salatiga, TNI, dan Satpol PP Kota Salatiga.

Kapolres saat diwawancara wartawan

BACA JUGA :

Satlantas Polres Salatiga memastikan penerbitan SIM baru maupun perpanjangan dilakukan transparan sesuai prosedur di Satpas, Jumat (14/8/2026). Pemohon wajib mengikuti tahapan administrasi, kesehatan, psikologi, serta ujian bagi SIM baru. Polisi mengimbau masyarakat mengurus langsung tanpa calo, dengan biaya PNBP SIM A baru Rp120.000 dan SIM C baru Rp100.000.
SATPAS Salatiga Pastikan Penerbitan SIM Baru Transparan Sesuai Prosedur
Polres Salatiga menegaskan seluruh penerbitan SIM di Satpas wajib mengikuti persyaratan administrasi serta ujian teori dan praktik. Klarifikasi itu disampaikan Kamis (13/8/2026) menyusul informasi dugaan pungli dan percaloan. Polisi memastikan tidak ada jalur khusus tanpa ujian dan akan menindak tegas apabila ditemukan keterlibatan anggota maupun pihak lain dalam praktik tersebut.
Polres Salatiga Bantah ada Jalur Instan Penerbitan SIM. "Calo Bukan Bagian dari Satpas"
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satlantas Kepolisian Resor Semarang bersama PT Trans Marga Jateng, Sat PJR Polda Jawa Tengah, Dinas Perhubungan Kabupaten Semarang, dan Dinas Kesehatan Kota Semarang menggelar sosialisasi keselamatan berkendara serta pemeriksaan kesehatan gratis bagi sopir truk di Rest Area KM 429 A Ungaran, Tol Semarang-Solo. Kegiatan yang menyasar kendaraan diduga over dimension over loading itu dilakukan sebagai edukasi menuju program Zero ODOL 2027 tanpa penindakan atau tilang.
Menuju Zero ODOL 2027, Polisi Temukan 50 Truk Bermuatan Berlebih di Rest Area KM 429 Ungaran
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Jelang 1 Juli Polisi Salatiga Tabur Bunga di Makam Pahlawan
Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Semarang bersama Pemerintah Kabupaten Semarang dan Baznas Kabupaten Semarang memulai program bedah tiga rumah tidak layak huni yang ditandai peletakan batu pertama di Kelurahan Candirejo, Ungaran Barat, Senin (29/6/2026). Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan hunian layak sekaligus memperkuat sinergi lintas instansi dalam membantu warga yang membutuhkan.
Hari Bhayangkara ke-80, Polres Semarang Wujudkan Hunian Layak bagi Tiga Warga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved