KAWAN PEMANDU JALAN

Day: April 14, 2021

Setelah Bencana Banjir NTT, Jawa Tengah Siap Bantu Penanganan Bencana Jatim
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/04/14-18-1.mp3 RASIKAFM – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengatakan telah berkomunikasi dengan Pemprov Jawa...
Pemprov Jateng Sediakan Layanan Vaksin Malam Saat Ramadan, Lansia Jadi Prioritas
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah Yulianto Prabowo https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/04/14-16-2.mp3 RASIKAFM – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan memberikan pelayanan suntik...
Desa Wisata Lerep Masuk Lima Besar Desa Wisata Unik Versi Menparekraf
UNGARAN – Desa Wisata Lerep, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang masuk menjadi salah satu dari lima desa wisata unik versi Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno. Desa Wisata...
Selamatkan UMKM, Bupati Semarang Galakkan Gerakan Gunakan Produk Lokal
Bupati Semarang, Ngesti Nugraha https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/04/15-17-1.mp3 UNGARAN – Pandemi Covid-19 juga berdampak bagi sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten...
Tiga Perusahaan di Kabupaten Semarang Gulung Tikar Selama Pandemi
Kepala Disnaker Kabupaten Semarang Djarot Supriyoto. (Foto/win) https://rasikafm.com/wp-content/uploads/2021/04/15-14-1.mp3 UNGARAN – Sebanyak tiga perusahaan di Kabupaten Semarang terpaksa harus...

POPULER

Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri
Waspada Gelombang Kedua Arus Balik, Polres Semarang Perkuat Pengamanan Jalur Arteri

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved