KAWAN PEMANDU JALAN

Day: September 7, 2021

Jateng Bebas Dari PPKM Level 4, Ganjar: Terimakasih Masyarakat
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo SEMARANG – Penanganan pandemi di Jawa Tengah menunjukkan tren yang positif. Saat ini, tidak ada satu daerahpun di Jateng yang masuk dalam kategori level 4. Gubernur...
Pembongkaran Puluhan Rumah Di Simongan Berlangsung Ricuh
Satpol PP Kota Semarang merobohkan rumah tanpa IMB yang dibangun fiatas tanah milik Putut Sutopo di Kampung Karangjangkang, Jalan Taman Srindito, Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat,...
Antusias Siswa Kelas 7 SMP 2 Salatiga di Hari Pertama Masuk Sekolah
Sejumlah siswa siswi kelas 7 di SMP 2 Salatiga saat mengikuti pembelajaran tatap muka hari pertama (Foto:/Rief) RASIKAFM – Ratusan Siswa Kelas 7 SMP 2 Salatiga Antusias Saat Raut muka Bahagia nampak...
perahu-nelayan-rawa-pening
Dua Tahun Tak Bisa Tanami Lahan, Petani Rawapening Desak Ketinggian Air Diturunkan
UNGARAN – Puluhan petani yang tergabung dalam Forum Petani Rawapening Bersatu (FPRPB) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Semarang baru-baru ini. Mereka mengadukan nasibnya akibat tidak bisa menanami...
Meski Level 2, Bantuan Penanganan Covid-19 Tetap Mengalir Ke Kota Semarang
Pemerintah Kota Semarang menerima sejumlah bantuan kemanusiaan penanganan Covid-19 yang diberikan oleh Rotary Club Semarang, Senin (6/9/2021). RASIKAFM – Pemerintah Kota Semarang menerima sejumlah...

POPULER

Desa Nyatnyono, yang terletak di lereng puncak Suroloyo di Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, dikenal sebagai destinasi wisata religi yang menarik. Di sini, terdapat makam waliyullah Hasan Munadi dan putranya, Hasan Dipuro, yang menjadi pusat perhatian masyarakat sebagai leluhur dan penyebar agama Islam. Selain makam, desa ini juga memiliki peninggalan sejarah berupa Masjid Subulussalam dan Sendang Kalimah Toyyibah yang dihormati oleh warga setempat.
Melihat Sejarah Sendang Kalimah Toyyibah Nyatnyono, Mata Air Keramat Peninggalan Waliyullah Hasan Munadi
Sebanyak 107 ASN Pemkab Semarang tidak masuk kerja di Kabupaten Semarang, Rabu (25/3/2026), terdiri dari tugas dinas, cuti, belajar, dan sakit, disampaikan Bupati Ngesti Nugraha, namun seluruhnya berizin resmi sehingga pelayanan publik tetap berjalan normal pasca libur Lebaran.
107 ASN Pemkab Semarang Tak Hadir Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran, Ini Penyebabnya
Lonjakan volume sampah terjadi di Kabupaten Semarang selama Lebaran 2026, disampaikan DLH di Ungaran pada 18–24 Maret, mencapai 293 ton per hari dari normal 280 ton, dipicu aktivitas rumah tangga, ditangani melalui TPS 3R, bank sampah, serta penambahan petugas dan armada pengangkut.
Lonjakan Sampah Saat Momen Lebaran di Kabupaten Semarang Capai 293 Ton per Hari

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved