KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Dua Tahun Tak Bisa Tanami Lahan, Petani Rawapening Desak Ketinggian Air Diturunkan

Dua Tahun Tak Bisa Tanami Lahan, Petani Rawapening Desak Ketinggian Air Diturunkan

Dua Tahun Tak Bisa Tanami Lahan, Petani Rawapening Desak Ketinggian Air Diturunkan

UNGARAN – Puluhan petani yang tergabung dalam Forum Petani Rawapening Bersatu (FPRPB) mendatangi kantor DPRD Kabupaten Semarang baru-baru ini. Mereka mengadukan nasibnya akibat tidak bisa menanami lahannya karena tergenang air.

“Ada sekitar 1000-an hektar lahan persawahan milik 2000 petani yang memiliki lahan persawahan dari 15 desa di kawasan Rawapening, Banyubiru dan Tuntang. Sudah dua tahun terakhir kami tidak bisa tanam dan panen,” ungkap koordinator FPRPB Suwastiono.

Atas hal itu, ia meminta agar DPRD Kabupaten Semarang dapat membantu memperjuangkan hak-hak petani.

“Kami pernah berkirim surat ke Presiden Jokowi tapi sampai sekarang belum ada titik terang akan dibalas. Selain itu, kami juga menuntut pemerintah bersedia memberikan uang ganti rugi tebas panen selama hampir dua tahun,” ujarnya.

Pujono, salah seorang perwakilan FPRPB menambahkan pihaknya telah beberapa kali berdialog dengan pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali-Juwana.

“Terakhir kesepakatannya pada bulan September ketinggian air Rawa Pening akan diturunkan, kemudian dilanjutkan Juni tahun 2022,” ungkapnya.

Sementara Ketua DPRD Kabupaten Semarang Bondan Marutohening yang menemui perwakilan FPRPB menjelaskan pihaknya akan segera membuat berita acara berisi rekomendasi untuk BBWS Pemali-Juwana, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Semarang.
“Intinya revitalisasi Danau Rawapening jangan sampai mengabaikan hak warga di tepi danau,” tegasnya. (win)

 

Knowledge

Tidak ada postingan.

Kabar Terkini

POPULER

Tim bola voli indoor putra Kabupaten Semarang mengalahkan Kabupaten Purbalingga dengan skor 3-1 pada Porprov XVII Jawa Tengah 2026 di GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Selasa (27/10/2026). Sempat kalah pada set pertama, tuan rumah bangkit melalui perubahan strategi bertahan dan variasi serangan. Kemenangan ini mengantarkan Kabupaten Semarang ke babak berikutnya untuk menghadapi Kabupaten Kudus.
Sempat Tertinggal, Voli Indoor Putra Kabupaten Semarang Bangkit dan Singkirkan Kabupaten Purbalingga
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Suasana Hening Iringi Pembukaan Tenis Meja Porprov Jateng, Doa Mengalir untuk Syabilla
Bakal calon Kepala Desa Cukilan, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Hermawan Sigit atau Nanang, menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang mencakup perbaikan tata kelola pemerintahan, pengembangan UMKM, optimalisasi wisata lokal, dan pengelolaan sampah rumah tangga. Ia mengusung visi masyarakat religius, maju, sejahtera, dan mandiri dengan mengedepankan partisipasi warga serta penerapan program secara bertahap.
Bertarung dalam Pilkades Cukilan, Hermawan Sigit siapkan sejumlah Jurus Jitu, “urip kudu urup”
BMKG memprakirakan cuaca Semarang pada Kamis, 29 Oktober 2026, pukul 07.00–19.00 WIB, cerah berawan hingga berawan pada pagi sampai siang hari, kemudian umumnya berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang pada sore hingga awal malam. Angin bertiup dari barat laut hingga timur dengan kecepatan 10–30 km/jam, suhu udara 27–34 derajat Celsius, dan kelembapan 45–90 persen.
29 Oktober 2026: Semarang Berpotensi Hujan, Jateng Waspadai Cuaca Ekstrem
[pekok2]