[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Januari 27, 2022

organda-2
Pertama di Jawa Tengah, DPC Organda Kabupaten Semarang Bentuk Satgas
DPC Organda Kabupaten Semarang membentuk satuan tugas (Satgas) untuk menjaga kondusivitas usaha transportasi yang sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.
minyak-goreng
Kebijakan Minyak Goreng Satu Harga Sudah Diterapkan di Kabupaten Semarang
Program minyak goreng satu harga ini sudah dapat diakses oleh masyarakat di semua pasar tradisional yang ada di wilayah Kabupaten Semarang mulai Rabu (26/1/2022).
bayi-di-tong-sampah-2
Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Yang Baru Lahir di Semarang
Polisi telah mengungkap dalang pembuangan jasad bayi yang ditemukan tak bernyawa di tong sampah kamar mandi Pabrik garmen, Kecamatan Tugu pada Rabu (26/1/2022).
Plt-Kepala-Dinkes-Kabupaten
Kasus Positif Covid-19 Bertambah, Dinkes Kabupaten Semarang Belum Pastikan Varian Omicron
Untuk memastikan jenis virus perlu uji khusus dalam skala nasional yang saat ini masih menunggu hasilnya.
hendi-stunting
Soroti Persoalan Stunting, Hendi Minta Dukungan Tim Penggerak PKK
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi menyoroti soal angka stunting, menurutnya persoalan menekan angka stunting tak dapat hanya diupayakan oleh pemerintah sepihak. Hendi meminta adanya dukungan dari berbagai...

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah