URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polisi telah mengungkap dalang pembuangan jasad bayi yang ditemukan tak bernyawa di tong sampah kamar mandi Pabrik garmen, Kecamatan Tugu pada Rabu (26/1/2022).

Mbak Google

KABAR RASIKA

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Yang Baru Lahir di Semarang

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Yang Baru Lahir di Semarang

Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembuangan Bayi Yang Baru Lahir di Semarang

featured-img

SEMARANG – Polisi telah mengungkap dalang pembuangan jasad bayi yang ditemukan tak bernyawa di tong sampah kamar mandi Pabrik garmen, Kecamatan Tugu pada Rabu (26/1/2022).

Petugas mengamankan seorang perempuan muda berusia 20 tahun yang diduga telah membuang bayi laki-lakinya usai melahirkan di rumah sakit Tugu Kota Semarang.[irp posts=”33245″ name=”Bayi Baru Lahir Ditemukan Meninggal di Tong Sampah Kamar Mandi Salah Satu Pabrik di Semarang”]

Ketika didatangi polisi, korban masih dalam kondisi terbaring lemah paska melahirkan bayi berbobot 3 kilogram dengan panjang 50 sentimeter.

“Iya pelaku sudah kami amankan,” jelas Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Sardo Lumbatoruan saat dihubungi wartawan.

Meski sudah berhasil diungkap, polisi belum dapat mengembangkan kasus lebih dalam. Sebab, seorang perempuan terduga pelaku masih dalam perawatan dengan kondisi lemas.

“Betul, kami sudah amankan tapi masih dirawat di rumah sakit,” kata Donny.

Berhubung kondisi korban masih lemah, polisi hanya melakukan penjagaan di rumah sakit tersebut. Donny tak dapat memberikan keterangan lebih lanjut mulai dari motif pelaku maupun keterkaitan pasangan pelaku.

“Korban belum bisa dimintai keterangan,” bebernya.

Ia hanya menegaskan, terduga pelaku perempuan berinisial GS usia 20 tahun warga Gemuh, Kendal yang sedang bekerja di pabrik garmen lokasi pembuangan bayi.

“Iya betul, warga Kendal,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Bayi berjenis kelamin pria itu ditemukan tak bernyawa pada Rabu (26/1/2022) sekira pukul 08.00 WIB ketika cleaning service (CS) sedang membersihkan tong sampah yang berada di kamar mandi wanita itu.

Tubuh bayi yang baru lahir tersebut ditemukan dalam keadaan tertutup pembalut di kamar mandi wanita bagian utara sebelah timur.

“Itu bayi sudah lahir yang berumur sekitar 9 bulan kandungan,” ujar seorang pria yang enggan disebutkan identitasnya.

Disisi lain, dalam kejadian ini, dirinya menduga bayi yang ditemukan tak bernyawa itu adalah milik salah satu pegawai wanita yang bekerja di pabrik tersebut.

Kecurigaanya bertambah ketika suatu hari di pabrik, ada kejadian seoarang wanita ketika sedang bekerja mengalami pendarahan di kamar mandi yang diduga sedang hamil tua.

“Ada pegawai disini perutnya sudah besar tapi kalau ditanya kenapa jawabnya sakit perut dan sakitnya itu gajelas. Wanita itu juga pernah pendarahan kemudian diketahui security. Setiap hari si wanita juga pakai kendit untuk menutupi perutnya,” bebernya.

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang mendatangi lokasi kejadian langsung melakukan pemeriksaan terkait penemuan jasad bayi itu.

Informasi yang diperoleh, polisi sudah mengamankan terduga pelaku terkait pembuangan bayi ini. Namun, ketika dikonfirmasi, Kapolsek Tugu, Kompol Zawawi menyebut kasus ini sudah diserahkan ke Polrestabes Semarang.

“Iya sudah diserahkan (kasus penemuan jasad bayi) ke Polrestabes Semarang,” imbuhnya.

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Pemerintah Kabupaten Semarang meluncurkan tiga proyek perubahan, yakni Pangan Berdikari, Sadewa, dan Gada Krisna di Balai Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Selasa (28/7/2026). Bupati Ngesti Nugraha menyatakan program tersebut dirancang untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, serta mencegah penyalahgunaan narkoba melalui kolaborasi lintas sektor dan pemberdayaan masyarakat berbasis desa.
Tiga Program Perubahan Diluncurkan, Pemkab Semarang Perkuat Ketahanan Pangan, Mitigasi Bencana hingga Perang Melawan Narkoba
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved