[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: April 23, 2022

Antisipasi-Kemacetan-GT-Kalikangkung,-Ganjar-Siap-Promosikan-Jalur-Selatan
Antisipasi Kemacetan GT Kalikangkung, Ganjar Siap Promosikan Jalur Selatan
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo menegaskan Jawa Tengah siap menerima limpahan pemudik lebaran. PIhaknya akan melakukan sejumlah persiapan untuk mengantisipasi kemacetan di Gerbang Tol Kalikangkung...
Kasatreskrim-Polrestabes-Semarang,-AKBP-Donny-Lumbantoruan
Ojol Di Semarang Ditipu Modus Undian Hadiah Mencapai 65 juta, Polisi: Belum Ada Pengaduan
Warganet dihebohkan tentang adanya postingan yang menyebar di sosial media masalah seorang ojek online (ojol) di Kota Semarang yang tertipu mencapai kerugian Rp. 65 juta dari kajahatan dengan modus undian...
Melawan-Saat-Ditangkap,-Polrestabes-Semarang-Tembak-Dua-Begal-Yang-Todong-Korban-Dengan-Pisau
Melawan Saat Ditangkap, Polrestabes Semarang Tembak Dua Begal Yang Todong Korban Dengan Pisau
Satreskrim Polrestabes Semarang menembak dua begal yang merampas motor korban dengan cara mengancam dan menodongkan senjata tajam jenis pisau.
AJ-Terduga-Panitya-Jimpitan-Lebaran-Senilai-Ratusan-Juta-di-Tengaran,-Akhirnya-Pasrah
AJ Terduga Panitya Jimpitan Lebaran Senilai Ratusan Juta di Tengaran, Akhirnya Pasrah
Penggagas jimpitan lebaran di wilayah Tengaran Kabupaten Semarang, dan Salatiga Jawa Tengah, AJ (50), akhirnya pasrah, bahkan ternyata sejak Rabu (20/4/2022) yang bersangkutan sengaja datang di Markas...

POPULER

Seorang pengendara sepeda motor Honda Scoopy berinisial AF (21) meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di kawasan Kumpulrejo, Argomulyo, Sabtu pagi (20/6/2026). Kecelakaan diduga terjadi karena korban kurang konsentrasi saat berkendara hingga motornya oleng ke kiri dan masuk ke parit. Korban sempat dirawat di RSUD dr. Soebarkat Tjitrodarmodjo sebelum dinyatakan meninggal dunia.
Alami Laka Tunggal di JLS, Pengendara Scoopy Meninggal Dunia
Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 di Kabupaten Semarang memicu kekhawatiran sejumlah orang tua karena status pendaftaran anak belum terverifikasi hingga hari kedua pelaksanaan, Rabu (3/6/2026). Banyak calon murid mendatangi SMP Negeri 2 Ungaran untuk memastikan proses seleksi, sementara pihak sekolah menyebut verifikasi dilakukan bertahap akibat tingginya jumlah pendaftar dan banyaknya kesalahan administrasi.
Cemas Status Pendaftaran Murid Belum Bergerak, Orang Tua Cari Kepastian ke Sekolah