KAWAN PEMANDU JALAN

KABAR RASIKA

Ojol Di Semarang Ditipu Modus Undian Hadiah Mencapai 65 juta, Polisi: Belum Ada Pengaduan

Ojol Di Semarang Ditipu Modus Undian Hadiah Mencapai 65 juta, Polisi: Belum Ada Pengaduan

Ojol Di Semarang Ditipu Modus Undian Hadiah Mencapai 65 juta, Polisi: Belum Ada Pengaduan

SEMARANG – Warganet dihebohkan tentang adanya postingan yang menyebar di sosial media masalah seorang ojek online (ojol) di Kota Semarang yang tertipu mencapai kerugian Rp. 65 juta dari kajahatan dengan modus undian hadiah.

Kejadian penipuan berupa link undian itu dialami oleh Irwanuri Kiswanto pada Rabu (20/4/2022). Awalnya Kiswanto mendapat telepon dari orang tak dikenal yang mengaku dari sebuah bank pemerintahan.

Meskipun sempat menyadari itu penipuan namun Kiswanto akhirnya menyetujui pihak penipu dengan menekan link undian berhadiah palsu dengan menyertakan One Time Password (OTP). Alhasil dari penipuan itu, uang Kiswanto yang berjumlah Rp. 65 juta di dua ATM-nya raib seketika.

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Donny Lumbantoruan meluruskan terkait hebohnya sikap kepolisian atas pemberitaan yang beredar. Saat kehilangan uang, Kiswanto sempat melapor dan dari pemberitaan yang beredar, saat melapor dia mendapat perhatian yang kurang berkenan dari kepolisian.

“Belum membuat pengaduan. Hanya memohon surat keterangan pemblokiran nomor rekening,” ujar Donny kepada wartawan Jumat (22/4/2022).

Donny menjelaskan, terkait pemberitaan yang sudah beredar semua itu semua salah paham. Pasalnya petugas hanya bertanya kenapa uang sebanyak itu bisa berkurang dengan cepat.

“Karena kalau saya baca sekilas, duit itu hilang hanya 1X24 jam. Makanya ada pertanyaan itu uangnya dari mana. Kami tidak bermaksud meremehkan, tetapi hanya memastikan dari mana uang sebanyak itu dan kenapa bisa secepat itu hilang,” paparnya.

“Tapi dengan dasar itu kita masih melakukan penyelidikan. Karena kalau saya melihat atau memahami kasusnya ini kan penipuan dari aplikasi belanja online, dapat hadiah sampai dia seperti itu. Maka yang dilakukan dari pihak korban adalah melakukan pemblokiran dari nomor rekeningnya,” tambah Donny.

Selain itu Donny mengungkapkan kalau sejauh ini belum ada pengaduan resmi atau menyerahkan bukti-bukti apapun dari korban atau ojol yang mengalami kasus penipuan.

“Kepada korban silakan untuk melapor dan membawa bukti-buktinyanya agar proses penyelidikan lebih jelas,” imbuhnya.

Knowledge

Kabar Terkini

POPULER

Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Tuan Rumah 12 Cabor Porprov XVII, Salatiga Bidik Prestasi, Targetkan 51 Emas
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bersama Bank Indonesia menggelar program stabilisasi harga dan hilirisasi pangan di Tarubudaya, Ungaran, Kabupaten Semarang, Senin (12/10/2026). Program ini menyediakan beras seharga Rp11.000 per kilogram dan cabai rawit merah Rp10.000 per kemasan 200 gram, sekaligus memperkuat produksi pertanian dan membantu pedagang menghadapi kenaikan biaya bahan baku.
Tekan Inflasi, BI dan Pemprov Jateng Gelar Tebus Murah 6 Ton Beras dan 600 Kg Cabai
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Kandang Sapi di Salatiga Terbakar, Tiga Sepeda Motor Hangus Dilalap Sijago Merah
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Semarang masa bakti 2026–2029 resmi dilantik di Pendopo Bupati Semarang, Ungaran, Rabu (14/10/2026). Ketua PWI Jawa Tengah Setiawan Hendra Kelana dan Ketua PWI Kabupaten Semarang Rony Yuwono menekankan pentingnya profesionalisme, integritas, independensi, serta solidaritas wartawan di tengah transformasi digital. Kepengurusan baru juga diharapkan membangun kemitraan konstruktif untuk mendukung pembangunan daerah tanpa mengabaikan prinsip jurnalistik.
Rony Yuwono Ketua PWI Kabupaten Semarang 2026–2029
[pekok2]