[extvssc id="70101"]

KAWAN PEMANDU JALAN

Day: Maret 29, 2025

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 1.438.380 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode H-10 hingga H-3 Idulfitri 1446H/2025, yang berlangsung pada 21-28 Maret 2025. Data ini dihimpun dari empat Gerbang Tol Utama, yaitu Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi.
Jasa Marga Catat 1,4 Juta Kendaraan Keluar Jabotabek Jelang Lebaran
PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mencatat sebanyak 1.438.380 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek selama periode H-10 hingga H-3 Idulfitri 1446H/2025, yang berlangsung pada 21-28 Maret 2025. Data ini dihimpun...
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Salatiga menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik selama libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri 1446 Hijriyah. Larangan ini tertuang dalam Surat Edaran Nomor 000.2.3.2/192 dan didasarkan pada surat edaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nomor 7 Tahun 2025 tentang pencegahan korupsi dan pengendalian gratifikasi terkait hari raya.
Wali Kota Salatiga Larang ASN Mudik dengan Plat Merah
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan melarang aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Salatiga menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik selama libur nasional dan cuti bersama Idul Fitri...
Penerapan sistem one way di jalan tol hingga KM 460 Tingkir Salatiga menyebabkan kemacetan parah dan menuai keluhan dari warga setempat. Kebijakan ini diterapkan oleh Dirlantas Polda Jawa Tengah bekerja sama dengan Jasa Marga untuk mengantisipasi lonjakan arus kendaraan pemudik di ruas tol utama. Kemacetan terjadi di jalan penghubung Salatiga-Karanggede dan jalan utama Semarang-Solo, terutama di sekitar exit Tol Tingkir hingga perempatan Karangbalong.
Warga Salatiga Maklum, Kemacetan akibat Penerapan "One Way" di Jalan Penghubung
Penerapan sistem one way di jalan tol hingga KM 460 Tingkir Salatiga menyebabkan kemacetan parah dan menuai keluhan dari warga setempat. Kebijakan ini diterapkan oleh Dirlantas Polda Jawa Tengah bekerja...
Kuliah di Kota Salatiga menjadi pilihan menarik bagi calon mahasiswa karena tidak hanya menawarkan jurusan yang tepat, tetapi juga lingkungan kota yang nyaman dan bersahabat. Artikel ini ditulis oleh tim Rasika (rief/ADV) untuk memberikan informasi kepada calon mahasiswa. Lokasinya berada di Kota Salatiga, sebuah kota kecil yang terletak di kaki Gunung Merbabu, Jawa Tengah. Artikel ini berlaku untuk pertimbangan masa studi ke depan, terutama bagi mereka yang sedang mencari tempat kuliah. Kota ini dinilai ideal karena memiliki tingkat toleransi tertinggi se-Indonesia, udara yang sejuk, biaya hidup yang terjangkau, banyak tempat nongkrong, dan kampus multikultural seperti UKSW.
Beasiswa 100% Uang Kuliah Menanti, Beasiswa Diakonia UKSW Gelombang II Masih Dibuka
Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) kembali membuka Beasiswa Diakonia Gelombang 2, memberikan kesempatan bagi 170 calon mahasiswa baru untuk mendapatkan beasiswa 100% uang kuliah. Beasiswa ini ditujukan...

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting