URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Polri bersama TNI dan stakeholder terkait menggelar Operasi Lilin Candi 2024 untuk menjamin keamanan selama perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024. Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari menyampaikan hal ini dalam Apel Gelar Pasukan di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga pada Jumat (20/12/2024).

Mbak Google

KABAR RASIKA

220 Personel Siap Amankan Nataru di Salatiga

220 Personel Siap Amankan Nataru di Salatiga

220 Personel Siap Amankan Nataru di Salatiga

Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari saat cek kesiapan pasukan
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Untuk menjamin keamanan selama Nataru, Polri bersama TNI dan Stakeholder terkait menggelar Operasi dengan sandi “Operasi Lilin Candi 2024”.

Kapolres Salatiga dalam amanatnya pada saat Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Candi 2024 di Lapangan Bhayangkara Polres Salatiga, Jumat, 20/12/2024 mengatakan jika Puncak Arus mudik diperkirakan akan terjadi pada tanggal 21 dan 28 Desember 2024, sedangkan arus balik diperkirakan tanggal 29 Desember 2024 dan 1 Januari 2025, untuk itu perlu mewaspadai berbagai kerawanan padatnya aktifitas masyarakat khususnya di Jalur Tol maupun Arteri dan lokasi wisata. Ujar Kapolres Salatiga AKBP Aryuni Novitasari.

Dengan digelarnya Operasi Lilin Candi 2024 pihaknya berharap dapat terwujudnya kamseltibcarlantas (kemananan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas) dan terjaminnya keamanan pelaksanaan ibadah khususnya umat kristiani yang merayakan Natal.

Lebih lanjut Kapolres Salatiga mejelaskan bahwa 220 personil Polres Salatiga akan dilibatkan dalam pengamanan Nataru yang terdiri dari 4 Pos Pam (Pos Pengamanan) yaitu Pospam Gereja Paulus Miki, Pospam Gereja Bethani, Pos PAM Pasar Rejosari dan Pospam Exit Toll Salatiga, serta satu Posyan (Pos Pelayanan) yaitu Posyan Bundaran Tamansari Ramayana, jelasnya

“Untuk Personil Personil Polres Salatiga akan insert di lokasi pos pam dan posyan sejak Jumat ini , (20/12/2023) jam 20.00 WIB . Hal ini sebagai bentuk jaminan keamanan dan kenyamanan masyarakat yang melaksanakan mudik Nataru.

Kapolres Salatiga juga menghimbau masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru secara berlebihan, terkait penggunaan kembang api, pihaknya menegaskan harus mendapat ijin dari Polri.

“Terkait petasan dan bahan peledak juga sudah kita larang penggunaannya, untuk kembang api kita awasi dan penggunaannya harus mendapat ijin dari kepolisian, sehingga dapat terjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat khususnya di Kota Salatiga.

Selain itu Kapolres Salatiga juga berpesan kepada masyarakat yang mudik agar mempersiapkan kendaraan dan jaga kondisi fisik agar tidak terjadi kendala saat perjalanan, jangan segan untuk minta bantuan di Pos Polisi terdekat, dan beristirahatlah saat badan sudah capek, jangan paksakan diri cepat sampai rumah dan mengabaikan keselamatan

Apel Gelar Pasukan ini diikuti oleh Seluruh Personil Polres Salatiga yang terlibat dalam Operasi Lilin Candi 2024, serta dari Anggota Polisi Militer, TNI, Satpol PP, Dinkes, BPBD, Tagana dan Supeltas serta Saka Bhayangkara, yang akan berkerjasama dalam menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat yang merayakan Nataru, selain itu juga Kendaraan Dinas guna mendukung kelancaran pelaksaan Operasi Lilin Candi 2024.

BACA JUGA :

pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih
Dilema Geothermal Ungaran-Telomoyo: Menimbang Maslahat dan Mudarat Energi Bersih

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved