URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Rapat Paripurna Istimewa Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kota Salatiga Periode 2024-2029 digelar pada Rabu pagi, 14 Agustus 2024, pukul 10.00 WIB. Sebanyak 25 anggota DPRD dari hasil Pemilu Legislatif 14 Februari lalu dilantik, di antaranya 16 wajah baru yang mencakup 64% dari total anggota.

Mbak Google

KABAR RASIKA

25 Anggota DPRD Kota Salatiga Dilantik, 64 Persen Wajah Baru Mendominasi

25 Anggota DPRD Kota Salatiga Dilantik, 64 Persen Wajah Baru Mendominasi

25 Anggota DPRD Kota Salatiga Dilantik, 64 Persen Wajah Baru Mendominasi

Gedung DPRD Saatiga, Jalan Sukowati No. 51
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka Pengucapan Sumpah/Janji Anggota DPRD Kota Salatiga Periode 2024-2029 berlangsung Rabu (14/8/2024) Pagi . Sekira jam 10.00 WIB.

Wakil rakyat yang dilantik adalah 25 Anggota DPRD Kota Salatiga dari hasil Pemilu Legislatif 14 Februari lalu.

Berdasarkan data dari sekretariat DPRD kota Salatiga Anggota DPRD yang dilantik berdasarkan partai sebagai berikut.

Dari PDI Perjuangan terdiri atas Dance Ishak Palit MSi, Laurens Adrian ST, Pudjo Suseno SE, Untung Haryanto SE, Bagas Aryanto SP, Rafael Laksamana Gemilang Djatmiko, Hartoko Budhiono SE, dan Alexander Joko Sulistiyo Budi Yuwono SE.

Lalu dari PKB terdiri atas Ahmad Musadad, Basirin, Eko Purnomo, M Miftah, dan Saiful Masud.

Dari Partai Gerindra, terdiri atas Yuliyanto SE MM, Heri Subroto SE SH, Siti Inayah AMd, dan Riawan Woro Endartiningrum SE MM.

Dari PKS terdiri atas Latif Nahari ST, Agus Warsito, Nono Rohana SAg, dan Heru Prastyo SE ME.

Partai Demokrat terdiri atas Antonius Doohan Kuswirasetiawan, Ari Widiyatmoko AMd, dan Andreas Yosep Kristianto, serta dari Partai Nasdem Yusuf Wibisono SH.

Dari 25 Anggota DPRD Kota Salatiga itu, sebanyak 16 orang atau sekitar 64 persen merupakan wajah baru.

Seorang anggota DPRD yang merupakan wajah baru, namun bukan orang asing lagi, yakni Wali Kota Salatiga 2 Periode (2012-2022), Yuliyanto SE MM (Gerindra). Yuliyanto juga pernah menjadi anggota DPRD 2009-2012.

Anggota DPRD Salatiga termuda dipastikan adalah Rafael Laksamana Gemilang Djatmiko (PDIP) berusia 22 tahun.

Ada juga Anggota DPRD tertua adalah Yusuf Wibisono (Nasdem) yang berusia 64 tahun.

Terdapat pula anggota DPRD Kota Salatiga, yang pernah menjadi anggota DPRD Kabupaten Semarang, yakni Agus Warsito (PKS).

Dalam Sidang Paripurna tersebut Ketua DPRD Kota Salatiga Dance Ishak Palit akan menyerahkan jabatan pimpinan kepada Pimpinan Sementara.

Dance Ishak Palit diprediksi menduduki kembali Ketua DPRD Kota Salatiga atas perolehan suara terbanyak yang diraih dan partainya (PDI Perjuangan).

BACA JUGA :

Rest Area Pendopo KM 456 Tol Semarang–Solo di Pabelan, Kabupaten Semarang, dipadati pengunjung pada Minggu (12/7/2026) bertepatan dengan hari terakhir libur sekolah. Ribuan pengguna jalan tol memanfaatkan rest area untuk beristirahat, menikmati kuliner UMKM, dan menggunakan berbagai fasilitas, sementara pengelola mencatat lonjakan sekitar 5.000 pengunjung di masing-masing sisi A dan B selama masa liburan.
Hari Terakhir Liburan, Rest Area Pendopo KM 456 Jadi Titik Singgah Favorit Keluarga
PT Mitra Anugerah Bumi Agung (MABA) menyatakan telah memenuhi tuntutan warga terkait aktivitas tambang galian C di Dusun Banyuurip, Desa Delik, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, dengan memperbaiki 18 titik jalan, mengatur operasional kendaraan, dan melakukan penyiraman jalan. Perbaikan yang dimulai sejak 8 Juli 2026 itu dilakukan lebih cepat dari target sebagai tindak lanjut hasil audiensi bersama warga dan pemerintah.
PT MABA Klaim Penuhi Tuntutan Warga, Perbaiki 18 Titik Jalan di Jalur Tambang Delik–Tlompakan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Jallu Nusantara dan Fatayat NU Salatiga Jalin Kerja Sama Cegah Kekerasan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Masuki Musim Kemarau PDAM Salatiga Pastikan Ketersediaan Air bagi Pelanggan
Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro dikukuhkan sebagai Ketua Korpri Kabupaten Semarang periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati Semarang, Kamis (9/7/2026). Ia akan mengusulkan penempatan ASN lebih dekat dengan domisili melalui Baperjakat untuk menekan biaya transportasi, sekaligus mendorong transformasi digital, solidaritas anggota, dan optimalisasi aset Korpri.
Ketua Korpri Kabupaten Semarang Usulkan ASN Bekerja Dekat Rumah demi Tekan Biaya Hidup
Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah memastikan antrean kendaraan di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY tidak disebabkan kelangkaan Biosolar. Stok Biosolar tercatat mencapai 13,5 kali konsumsi harian normal dan Pertalite 11,5 kali, sementara perusahaan memantau persediaan secara real-time serta mengirim pasokan tambahan dari depot terdekat saat stok menurun.
Antrean Biosolar di Sejumlah SPBU, Pertamina Tegaskan Bukan karena Kelangkaan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Polres Salatiga menangkap sejumlah pelaku tawuran yang diduga terlibat dalam penyiraman air keras terhadap anak berusia 14 tahun di Jembatan depan Makam Ngemplak, Jalan Lingkar Selatan, Kamis (2/7/2026) dini hari. Empat pemuda ditetapkan sebagai tersangka kepemilikan senjata tajam tanpa izin setelah bentrokan yang dipicu tantangan melalui Instagram itu menyebabkan satu korban meninggal dunia.
Remaja Luar Kota Salatiga Tawuran di JLS, Anak 14 Tahun Meninggal usai Disiram Air Keras
Dua rumah warga milik Asfiah dan Tumadi di Dusun Cabean Kulon, Desa Karangduren, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, hangus terbakar pada Rabu (8/7/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Kebakaran diduga dipicu korsleting listrik dan cepat membesar karena bangunan berbahan kayu serta tiupan angin, sebelum tiga unit mobil pemadam berhasil melokalisasi api tanpa korban jiwa maupun luka.
Dua Rumah Kayu di Karangduren Tengaran Terbakar, Diduga karena Korsleting