[audio_player]
[adinserter name="Block 1"]
[adinserter name="Block 4"]
[posts_like_dislike]
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang laut maksimum di perairan Semarang dan pesisir utara Jawa Tengah terjadi pada pukul 14.00–16.00 WIB, Kamis (25/6/2026) dengan tinggi muka air laut mencapai 0,8 meter. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan genangan di sejumlah kawasan pesisir rendah, terutama saat aktivitas pelabuhan, tambak, dan masyarakat pesisir berlangsung pada siang hingga sore hari.

Mbak Google

INFO BMKG

25 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,8 Meter Berpotensi Pengaruhi Pesisir Utara Jawa Tengah

25 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,8 Meter Berpotensi Pengaruhi Pesisir Utara Jawa Tengah

25 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 14.00–16.00 WIB, Tinggi Air Maksimum 0,8 Meter Berpotensi Pengaruhi Pesisir Utara Jawa Tengah

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang merilis prakiraan pasang surut dan cuaca maritim untuk wilayah Perairan Semarang–Demak pada Kamis, 25 Juni 2026. Secara umum, kondisi perairan diprakirakan relatif kondusif dengan cuaca cerah berawan hingga cerah, gelombang rendah, serta arus laut yang masih berada pada kategori lemah hingga sedang.

Berdasarkan prakiraan cuaca maritim, kondisi perairan Semarang–Demak didominasi cuaca cerah berawan sejak pagi hingga malam hari. Suhu udara berkisar 26–32 derajat Celsius dengan kelembapan relatif antara 67 hingga 85 persen.

Angin bertiup dengan kecepatan sekitar 6–15 knot dan kecepatan gust mencapai 16–18 knot. Sementara itu, arus laut bergerak dengan kecepatan sekitar 0,69–1,19 knot. Tinggi gelombang umumnya berada pada kisaran 0,5–1,25 meter yang tergolong rendah dan masih mendukung aktivitas pelayaran skala kecil hingga menengah.

Data pasang surut harian Semarang menunjukkan tinggi muka air laut terendah mencapai 0,2 meter yang terjadi pada pukul 23.00 hingga 24.00 WIB. Sementara itu, pasang maksimum mencapai 0,8 meter.

Puncak pasang pertama terjadi pada pukul 06.00 hingga 09.00 WIB dengan tinggi muka air laut sekitar 0,8 meter. Setelah mengalami penurunan bertahap menjadi 0,7 meter pada rentang pukul 10.00 hingga 13.00 WIB, muka air laut kembali meningkat dan mencapai pasang maksimum kedua pada pukul 14.00 hingga 16.00 WIB dengan ketinggian yang sama, yakni 0,8 meter.

Garis Mean Sea Level (MSL) berada pada kisaran 0,6 meter. Selama periode siang hingga sore, muka air laut berada di atas MSL sehingga perlu menjadi perhatian bagi wilayah pesisir yang rentan terhadap genangan pasang atau rob, terutama di kawasan pesisir Kota Semarang, Kabupaten Demak, dan sejumlah titik pesisir utara Jawa Tengah.

Untuk periode 25–27 Juni 2026, suhu permukaan laut diprakirakan sekitar 30 derajat Celsius. Arah arus dominan bergerak ke sektor barat daya (SW) dengan kecepatan 0,64–1,14 knot.

Pada Jumat (26/6/2026) dan Sabtu (27/6/2026), kondisi cuaca masih didominasi cerah berawan hingga berawan. Tinggi gelombang tetap berada pada kisaran 0,5–1,25 meter. Kecepatan angin berkisar 8–15 knot dengan hembusan maksimum mencapai 23 knot.

Kombinasi pasang laut maksimum, gelombang rendah, dan cuaca yang relatif cerah diperkirakan tidak menimbulkan gangguan signifikan terhadap aktivitas pelayaran. Namun, kenaikan muka air laut pada periode pasang tertinggi tetap berpotensi meningkatkan genangan di kawasan pesisir rendah dan area tambak yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa.

Masyarakat pesisir, nelayan, operator pelabuhan, serta pelaku usaha perikanan diimbau memperhatikan pembaruan informasi cuaca dan pasang surut dari BMKG, khususnya pada periode siang hingga sore saat muka air laut mencapai titik tertinggi.

Sumber Data: BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Kelas II Tanjung Emas Semarang dan data pasang surut PUSHIDROS TNI AL, prakiraan 25 Juni 2026.

Sumber:

BACA JUGA :

BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 5 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,5°C dan kelembapan 75%, dengan angin tenggara 5 km/jam. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat dan tengah.
05 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Sabtu, 3 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.00 WIB mencatat suhu udara Semarang 26,0 derajat Celsius dengan kelembapan 75 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat, pegunungan bagian tengah, dan wilayah sekitarnya.
03 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Terjadi di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Jumat, 2 Oktober 2026, didominasi kondisi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 05.30 WIB mencatat suhu udara Semarang 25,6 derajat Celsius dengan kelembapan 85 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara potensi kebakaran hutan dan lahan perlu diwaspadai.
02 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Kamis, 1 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil pengamatan pukul 06.00 WIB mencatat suhu Semarang 26,6 derajat Celsius dengan kelembapan 81 persen. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di wilayah pegunungan dan dataran tinggi, sementara masyarakat diminta mewaspadai kemudahan kebakaran hutan dan lahan.
01 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Hujan Berpotensi Turun di Pegunungan

TERKINI

Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah membantu penanganan kebakaran TPA Jatibarang, Kota Semarang, dengan menyalurkan 200 liter cairan foam pemadam dan bantuan konsumsi bagi petugas Damkar, Minggu (4/10/2026). Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas permintaan Pemkot Semarang untuk mendukung proses pemadaman yang telah berlangsung selama beberapa hari.
Bantu Padamkan Kebakaran TPA Jatibarang, Pertamina Pasok 200 Liter Cairan Foam untuk Damkar Semarang
Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah membantu penanganan kebakaran TPA Jatibarang, Kota Semarang, dengan menyalurkan 200 liter cairan foam pemadam dan bantuan konsumsi bagi petugas Damkar, Minggu (4/10/2026)....
Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY seiring peningkatan konsumsi Pertalite hingga sekitar 7 persen akibat migrasi dari BBM nonsubsidi. Pertamina menyebut kondisi tersebut bukan karena kelangkaan stok dan menerapkan sejumlah langkah taktis untuk mempercepat antrean, termasuk pengaturan pembelian di SPBU tertentu.
Antrean Pertalite Mengular di Jateng, Pertamina Sebut Konsumsi Naik hingga 7 Persen
Antrean kendaraan terjadi di sejumlah SPBU Jawa Tengah dan DIY seiring peningkatan konsumsi Pertalite hingga sekitar 7 persen akibat migrasi dari BBM nonsubsidi. Pertamina menyebut kondisi tersebut bukan...
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 5 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,5°C dan kelembapan 75%, dengan angin tenggara 5 km/jam. Hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di pegunungan bagian barat dan tengah.
05 Oktober 2026: Cuaca Semarang Cerah Berawan, Jateng Berpotensi Hujan
BMKG memprakirakan cuaca Semarang dan Jawa Tengah pada Senin, 5 Oktober 2026, didominasi cerah hingga berawan. Hasil observasi di Semarang pukul 05.30 WIB mencatat suhu 26,5°C dan kelembapan 75%, dengan...
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah bengkok Kepala Dusun Borangan Heny Affandi dalam daftar lelang. Kedua pihak menyatakan siap memberikan keterangan dan dokumen kepada aparat penegak hukum.
Polemik Tanah Bondo Deso, Kadus Borangan, Mulai Babak Baru. Seperti apa?
Persoalan pengelolaan dan lelang tanah Bondo Deso di Desa Semowo, Kecamatan Pabelan, Kabupaten Semarang, berujung pada pengaduan ke Ditreskrimum Polda Jawa Tengah. Pengaduan diajukan terkait masuknya tanah...
ganjil genap
Menimbang Akhir Era Ganjil-Genap Jakarta
Kebijakan Ganjil-Genap di Jakarta yang telah berjalan sejak 2016 kembali dievaluasi karena dinilai belum menyelesaikan persoalan kemacetan secara menyeluruh. Pemerintah Provinsi DKI Jakarta bersama Dinas...
Muat Lebih

POPULER

Seorang siswa kelas 4 SD Hj Isriati Moenadi, Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, berinisial R diduga menjadi korban perundungan oleh teman sekelas pada Rabu (23/9/2026). R mengalami sejumlah memar, luka di belakang telinga, bibir pecah, serta trauma setelah kejadian. Pihak sekolah mengaku telah memberikan konsekuensi kepada siswa yang terlibat dan menyiapkan pembinaan serta upaya pemulihan kondisi psikologis korban.
Diduga Jadi Korban Perundungan Berulang, Siswa SD Hj Isriati Moenadi Ungaran Alami Luka hingga Trauma
GIIAS Semarang 2026 siap digelar di Muladi Dome UNDIP, Semarang, 30 September–4 Oktober 2026, dengan menghadirkan 19 merek kendaraan global dari Jepang, Eropa, Vietnam, Korea, dan China. Pameran juga menampilkan 22 merek komponen dan aksesori, serta tujuh merek kendaraan yang baru pertama kali tampil atau kembali berpartisipasi tahun ini.
GIIAS Semarang 2026 Hadir Semakin Lengkap Dengan Deretan Merek Kendaraan Global
Fakultas Pertanian dan Bisnis UKSW melalui program KKN mendampingi 25 warga Dusun Sengon, Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah bio-slurry dan limbah kotoran sapi menjadi pupuk organik cair, pupuk organik padat, serta MOL. Kegiatan selama sebulan ini mendorong pemanfaatan bahan lokal untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia.
KKN UKSW di Desa Manggihan, Mahasiswa Olah Limbah Biogas jadi Pupuk Organik
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
DPC GEKRAFS Salatiga Dikukuhkan, Potensi Ekonomi Kreatif Terus Dikembangkan hingga Pasar Internasional
[pekok2]