URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang berupaya mengentaskan kawasan kumuh seluas 3,87 hektar di Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang. Melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Tahun 2022, program ini berhasil menata wilayah kumuh yang mencakup 3 Rukun Tetangga (RT) dengan total 128 unit rumah. Kegiatan pengentasan meliputi penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jalan dan drainase lingkungan, penyediaan air minum, pengelolaan air limbah, serta pengelolaan persampahan

Mbak Google

KABAR RASIKA

3,87 Hektare Kawasan Kumuh di Kabupaten Semarang Berhasil Ditata Lewat DAK Integrasi TA 2022

3,87 Hektare Kawasan Kumuh di Kabupaten Semarang Berhasil Ditata Lewat DAK Integrasi TA 2022

3,87 Hektare Kawasan Kumuh di Kabupaten Semarang Berhasil Ditata Lewat DAK Integrasi TA 2022

featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN - Tak kurang dari 3,87 hektare kawasan kumuh di Desa Penawangan, Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang berhasil dientaskan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang. Daerah kumuh yang mencakup 3 Rukun Tetangga (RT) dengan total 128 unit rumah itu berhasil ditata menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Integrasi Tahun 2022.

Disampaikan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Semarang Valeanto Soekendro, beberapa kegiatan yang dilakukan dalam pengentasan kawasan kumuh ini terdiri dari penanganan rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan jalan dan drainase lingkungan, penyediaan air minum, pengelolaan air limbah dan juga persampahan.

“Alhamdulillah atas keberhasilan ini, Pemkab Semarang bisa meraih penghargaan pemda terbaik pelaksanaan DAK infrastruktur bidang perumahan tahun anggaran 2022,” ujarnya dalam rilis, Rabu (12/7/2023).

Selain hal itu, kata Soekendro, Pemkab Semarang juga mengalokasikan anggaran dari APBD Kabupaten Semarang bagi 19 rumah yang terdampak program. Dalam penataan kawasan ini Pemkab Semarang juga menggandeng Kanwil Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jateng BPN dan Kantor Pertanahan Kabupaten Semarang dalam proses pensertifikatan tanah milik masyarakat yang diberikan secara langsung oleh Menteri ATR/BPN pada akhir Desember 2022 lalu.

“Sehingga ada jaminan kepastian bermukim bagi masyarakat,” ungkapnya.

Soekendro menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam pelaksanaan kegaiatan ini. Di mana masyarakat dengan rela memberikan sebagian lahannya untuk dijadikan Prasarana, Sarana dan Utilitas umum (PSU) berupa jalan, drainase, dan ruang terbuka publik.

“Masyarakat memiliki kesadaran yang tinggi untuk mengubah nasibnya mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat dan nyaman. Selain itu, koordinasi lintas sektoral sangat diperlukan mengingat semua kegiatan berjalan bersamaan di lokasi yang sama dan harus selesai pada akhir tahun 2022,” urainya.

Sementara Kepala Desa Penawangan Sulistiyo mengatakan penataan kawasan kumuh di desanya dilakukan secara partisipatif. Masyarakat dilibatkan secara langsung dengan metode sederhana menyusun siteplan. Sehingga tahu mana saja ruas jalan yang akan dilebarkan ataupun membangun jalan poros desa yang baru sebagai akses masyarakat.

“Termasuk Konsep Kampung Jawi yang dituangkan dalam desain rumah dan motif paving kawung juga merupakan perumusan hasil kesepakatan bersama masyarakat,” bebernya.

Diakui Sulistiyo, penataan kawasan kumuh di wilayahnya juga memberikan efek positif. Salah satunya harga tanah meningkat hingga 300 persen.

“Karena lingkungan menjadi lebih bersih dan rapi, secara otomatis harga jual tanah menjadi lebih tinggi,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
BPBD Kabupaten Semarang Siapkan 150 Tangki Air Bersih Hadapi Kemarau, Enam Desa Sudah Terdampak
Petani cabai di Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, menghadapi penurunan harga saat musim panen meski produksi meningkat. Cabai sret kini hanya dihargai sekitar Rp20.000 per kilogram, sedangkan cabai merah keriting sekitar Rp16.000 per kilogram di tingkat petani. Melimpahnya hasil panen dan berkurangnya pembeli menyebabkan harga turun, sehingga keuntungan petani menjadi sangat tipis meski produktivitas tanaman cukup tinggi.
Panen Cabai Berlimpah, Petani Sumowono Justru Gigit Jari karena Harga Anjlok
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga