KAWAN PEMANDU JALAN

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

40 Sekolah TK Hingga SMP di Kendal Terdampak Banjir dan Longsor

40 Sekolah TK Hingga SMP di Kendal Terdampak Banjir dan Longsor

40 Sekolah TK Hingga SMP di Kendal Terdampak Banjir dan Longsor

Sebuah pondasi bangunan pagar sekolah SD di Kutoharjo Kecamatan Kaliwungu terdampak longsor, beberapa hari lalu.

RASIKAFM – Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kendal, Wahyu Yusuf Akhmadi menyebut ada sebanyak 40 sekolah yang terdampak bencana banjir yang menerjang wilayah kendal dalam beberapa hari terakhir ini.

Dampak bencana banjir di sejumlah tempat pendidikan tersebut meliputi jenjang pendidikan TK, Paud, SD dan SMP yang tersebar di wilayah kecamatan Kendal bagian bawah.

Ke 40 sekolah yang tersebar di Kabupaten Kendal dan terdampak bencana alam, mulai dari angin puting beliung, banjir, dan longsor. Seperti, Kecamatan Weleri, Rowosari, Cepiring, Pegandon, Patebon, Kota Brangsong, dan Kaliwungu. Sebanyak 40 sekolahan ini rata-rata terendam banjir .

Wahyu mengatakan, sejak Sabtu (6/2) pihak jajaran Disdikbud secara bertahap melakukan pengecekan sekolah-sekolah yang terdampak bencana. Dengan tujuan, memastikan apakah ada korban atau kerusakan barang-barang infentaris sekolah.

Dari hasil pengecekan, untuk barang-barang elektronik dan berkas-berkas penting semuanya saat ini aman. Karena jauh-jauh hari ketika hujan deras mulai datang, pihaknya sudah menghimbau kepada satuan pendidikan agar mengamankannya. Sementara, untuk sekolah yang terdampak longsor, Disdikbud Kendal telah berkordinasi dengan pihak DPUPR untuk melakukan pengecekan kelayakan bangunan sekolah setelah mengalami longsor. Hal itu sebagai upaya untuk memastikan apakah bangunan sekolah masih aman untuk digunakan.

Kabar Terkini

POPULER

Menag MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
Menag: MTQ Nasional di Semarang Jadi Pesta Rakyat Lintas Agama
DPRD Kabupaten Semarang meminta sosialisasi rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran tidak menjadi formalitas agar masyarakat dapat menyatakan menerima atau menolak proyek tersebut. Wakil Ketua Komisi B DPRD Kabupaten Semarang Said Riswanto menyampaikan hal itu di Ungaran, Kamis (10/9/2026), karena suara warga dinilai penting dalam proses pembangunan dan pengelolaan lingkungan.
DPRD Kabupaten Semarang Ingatkan Sosialisasi Geothermal Jangan Dianggap Persetujuan Warga
Kota Semarang menjadi pusat pelaksanaan MTQ Nasional XXXI 2026 selama 10 hari, 11–20 September. Rangkaian dimulai dengan kedatangan kafilah dan Malam Ta’aruf, dilanjutkan pembukaan pada 12 September yang dijadwalkan dihadiri Presiden Prabowo Subianto. Kompetisi berlangsung 13–18 September, sebelum city tour, penutupan, dan kepulangan kafilah ke daerah masing-masing.
Catat Jadwalnya, MTQ Nasional XXXI Digelar 11-20 September di Semarang
Pawai Ta’aruf MTQ Nasional XXXI di Kota Semarang, Sabtu (12/9/2026), menampilkan keragaman budaya sekaligus semangat toleransi masyarakat. Wali Kota Semarang Agustina mengapresiasi keterlibatan masyarakat lintas agama dalam kegiatan tersebut. Lebih dari 1.000 peserta dari 38 kontingen mengikuti pawai sepanjang sekitar 2,5 kilometer dari Balai Kota menuju Kantor Gubernur Jawa Tengah.
Mandra "Sidoel" ikut Pawai Pembukaan MTQ di Semarang