URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]

Mbak Google

KABAR RASIKA

5089 KPM di Kecamatan Tuntang Terima BST, Bupati Berharap Warga Belanjakan Uang Bantuan Untuk Kebutuhan Pokok

5089 KPM di Kecamatan Tuntang Terima BST, Bupati Berharap Warga Belanjakan Uang Bantuan Untuk Kebutuhan Pokok

5089 KPM di Kecamatan Tuntang Terima BST, Bupati Berharap Warga Belanjakan Uang Bantuan Untuk Kebutuhan Pokok

featured-img
Bupati Semarang bersama Camat Tuntang saat pantau pelaksanaan pembagian BST diaula kecamatan Tuntang kamis siang. (Foto/ist)

RASIKAFM – Sebanyak 5089 KPM dikecamatan Tuntang mendapatkan BST. Bupati Kabupaten Semarang, Ngesti Nugraha secara simbolis membagikan bantuan sosial tunai (BST) langsung kepada masyarakat di aula Kecamatan Tuntang, Kamis (29/7/2021) siang.

Pantauan RASIKAFM,  pembagiannya diselesaikan selama satu hari, di empat titik pelayanan yakni di Balai Desa Kalibeji, Balai Desa Kesongo, Balai Desa Delik dan aula kantor Kecamatan Tuntang.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Semarang H Ngesti Nugraha, dengan didampingi Camat Tuntang Sutrisno, Forkompimcam meninjau langsung pelaksanaan pembagian bantuan sosial tunai (BST) di aula kantor Kecamatan Tuntang.

Tinjauan Bupati ini dalam rangka untuk memastikan BST di terima utuh oleh warga penerima.

“Coba dihitung dulu, benar nggak jumlahnya, saya berharap bantuan ini bisa bermanfaat” kata Bupati kepada seorang warga.

Mendapat sapaan dari Bupati, sejumlah penerima BST langsung menghitung bantuan yang diterimanya.

Santoso salah seorang penerima BST mengaku senang dan bersyukur, dengan sigap ia kemudian menghitung uang seperti permintaan Bupati

“Ia pak, bantuanya sudah saya hitung dan nilainya Rp 600 ribu,”ucapnya sambil tersipu malu. ( rief )

BACA JUGA :

Polres Semarang mengamankan pelajar berinisial YA (16) yang diduga hendak melakukan duel satu lawan satu di Jalan Lingkar Ambarawa, Kabupaten Semarang, Rabu (26/8/2026) dini hari. Polisi menemukan celurit sepanjang sekitar 130 sentimeter yang dibawa YA setelah ajakan duel diduga disepakati melalui media sosial.
Viral Pelajar Bawa Celurit 1,3 Meter di Ambarawa, Polisi Gagalkan Rencana Duel
Kepala Dinsos Kabupaten Semarang Istichomah
Penerima Bansos Terindikasi Judol Bakal Dicoret, Dinsos Kabupaten Semarang Buka Pengajuan Sanggahan
pilkades 2026
Pilkades Kabupaten Semarang Tahap Pertama Digelar 14 Desember 2026, 140 Desa Bersiap
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Ada Pemeliharaan Tol Semarang ABC, Sejumlah Lajur Arah Jatingaleh Terdampak
Seniman asal Bergas, Kabupaten Semarang, Sidik Gunawan, menuangkan keinginan menenangkan diri melalui karya pari corek bergambar Buddha yang sedang bersemedi di lahan sawah seluas 1.200 meter persegi. Ia memanfaatkan padi hijau dan Black Madras untuk membentuk gambar sekaligus mengembangkan potensi wisata dan ekonomi petani tanpa mengalihfungsikan lahan.
Keinginan Bersemedi yang Belum Terwujud, Dituangkan Sidik Gunawan Lewat Pari Corek Bergambar Sang Buddha
Ratusan warga dari sembilan desa dan empat kelurahan memadati Kantor Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang, Selasa (25/8/2026), untuk mengikuti Kesenian Rakyat dan Expo Kecamatan Bergas serta KKN UPGRIS Berdampak 2026. Kegiatan tersebut menghadirkan produk UMKM lokal sekaligus memperkuat kolaborasi UPGRIS dan Pemerintah Kabupaten Semarang melalui program KKN.
Tanggal Merah! Ratusan Warga Bergas Meriahkan Expo KKN UPGRIS Berdampak 2026

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Rencana pemindahan Lapas Kelas IIA Ambarawa, Kabupaten Semarang, ke lokasi baru di kawasan Jalan Lingkar Ambarawa belum terealisasi karena lahan masih berstatus zona hijau. Sembari menunggu kepastian pemanfaatan lahan, lapas tetap beroperasi dengan 507 warga binaan, jauh melebihi kapasitas ideal 222 orang.
Relokasi Lapas Ambarawa Terkendala Status Lahan, 507 Warga Binaan Masih Berdesakan
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Desa Pakopen, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan yang masih hidup di bawah pohon mahoni, Senin (24/8/2026) sekitar pukul 16.40 WIB. Bayi ditemukan Slamet (73) saat mencari kayu bakar dan botol bekas di depan makam desa, lalu mendapat pertolongan medis dari bidan setempat. Polisi kini menyelidiki identitas orang tua dan pihak yang meninggalkannya.
Cari Kayu Bakar, Warga Bandungan Temukan Bayi Perempuan Terbungkus Plastik Di Bawah Pohon