URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seorang pejalan kaki tewas setelah tertabrak sepeda motor di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, dekat Indomaret Blotongan, Kamis malam (30/7/2026). Kasat Lantas Polres Salatiga Henry Sulistyanta mengatakan korban diduga kembali mengalami benturan dengan kendaraan lain yang masih dalam penyelidikan, sehingga Unit Gakkum melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengidentifikasi kendaraan yang diduga terlibat.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga

Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga

Pejalan Kaki Tertabrak Sepeda Motor di Jalan Lingkar Salatiga

Ilustrasi
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan pejalan kaki terjadi di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, tepatnya di dekat Indomaret Blotongan, Sidorejo, Kota Salatiga, Kamis malam (30/07/2026).

Peristiwa tersebut melibatkan sepeda motor Honda Beat Nomor Polisi H-6618-ASC dengan seorang pejalan kaki.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, setelah benturan pertama, korban juga diduga mengalami benturan dengan kendaraan lain yang nomor polisinya belum diketahui. Akibat kejadian tersebut, satu orang mengalami luka dibagian Kepala dan dinyatan meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo Kota Salatiga.

Kasat Lantas Polres Salatiga AKP Henry Sulistyanta menjelaskan bahwa berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan para saksi, sepeda motor Honda Beat yang dikendarai Aditya Ivan Saputra (22), melaju dari arah Simpang Tiga Blotongan menuju Kecandran.

“Sesampainya di lokasi kejadian, pada saat bersamaan seorang pejalan kaki menyeberang jalan dari sisi kiri ke kanan. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, pengendara sepeda motor dan pejalan kaki tidak dapat saling menghindar sehingga terjadi benturan. Berdasarkan keterangan awal, setelah benturan tersebut korban diduga kembali mengalami benturan dengan kendaraan lain yang identitasnya masih dalam penyelidikan,” jelas AKP Henry.

Akibat kecelakaan tersebut, pejalan kaki bernama Istiono (58), warga Kelurahan Blotongan, mengalami luka di bagian kepala dan segera mendapatkan penanganan medis di RSU dr Soebarkat Tjitrodiatmodjo, namun kemudian dinyatan meninggal dunia, tambah Kasat Lantas.

Menerima laporan kejadian, personel Satlantas Polres Salatiga segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi, mengecek kondisi korban di rumah sakit, serta melakukan penyelidikan guna mengidentifikasi kendaraan lain yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.

Kasat Lantas mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya saat melintas pada malam hari. Pengendara diminta mengurangi kecepatan di kawasan yang rawan aktivitas penyeberang jalan, sementara pejalan kaki diimbau untuk memastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum menyeberang.

“Keselamatan di jalan merupakan tanggung jawab bersama. Pengendara maupun pejalan kaki harus sama-sama berhati-hati, saling menghormati hak pengguna jalan lainnya, dan selalu mengutamakan keselamatan,” tegasnya

Peristiwa tersebut masih dalam penanganan Unit Gakkum Satlantas Polres Salatiga. Polisi juga terus melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas kendaraan yang diduga turut terlibat dalam kecelakaan tersebut.

BACA JUGA :

Sebuah rumah milik Sarwoto di Dusun Siroto, Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terbakar pada Kamis (30/7/2026) pagi. Kebakaran diduga dipicu bara api yang masih tersisa di tungku kayu setelah digunakan memasak air sebelum pemilik rumah pergi ke pasar. Petugas Damkar dan BPBD berhasil memadamkan api, tidak ada korban jiwa, sementara kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp15 juta.
Lupa Matikan Tungku Api Saat ke Pasar, Rumah Warga Susukan Ungaran Timur Terbakar
Stand Gebyar Lelang Serentak Barang Rampasan dan Barang Sitaan Negara milik Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (PAPBB) Kejaksaan Negeri Salatiga dipadati warga di Joglo 3 Kantor Kejari Salatiga, Rabu (29/7/2026), menjelang pelaksanaan lelang pada 11–14 Agustus 2026. Masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tata cara mengikuti lelang melalui portal resmi sekaligus memperoleh informasi aset yang akan dilelang secara legal.
Sosialisasi Gebyar Lelang Barang Rampasan, Stand PAPBB Kejari Salatiga jadi Idola Calon Peserta Lelang
Sebuah truk bernomor polisi N 9906 UE diduga gagal menanjak dan mengalami kecelakaan di Jalan Raya Karanggede, Dusun Bawangan, Desa Reksosari, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, Rabu (29/7/2026) sekitar pukul 11.20 WIB. Truk yang melaju dari Klego menuju Salatiga itu mundur setelah kehilangan tekanan angin pada kompresor, diduga menyenggol sepeda motor sebelum menghantam bangunan. Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan dan mendata dampak yang ditimbulkan.
Gagal Nanjak, Truk alami Laka di Reksosari Suruh, Motor dan Bangunan jadi Korban
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Pemerintah Kabupaten Semarang melalui Kepala Kesbangpol Suyana mengungkapkan Kabupaten Semarang menempati peringkat ketujuh kasus narkoba tertinggi di Jawa Tengah berdasarkan data BNN Jawa Tengah. Pernyataan itu disampaikan di Ungaran, Rabu (29/7/2026), menyusul meningkatnya penyalahgunaan narkoba yang menyasar pelajar dan ditemukannya kasus penanaman ganja oleh seorang warga. Pemkab pun memperkuat pencegahan melalui program Gada Krisna dengan membentuk relawan antinarkoba hingga tingkat desa.
Kabupaten Semarang Peringkat Ketujuh Kasus Narkoba di Jateng, Petani Kedapatan Tanam Ganja dalam Pot
Petani Desa Kemetul, Kecamatan Susukan, Kabupaten Semarang, mengembangkan budidaya padi semi organik melalui dem area seluas 10 hektare yang melibatkan 21 petani. Program yang telah berjalan hampir tiga tahun ini berhasil meningkatkan produktivitas hingga lebih dari 9 ton per hektare, sekaligus mendorong pengolahan hasil panen menjadi beras bernilai jual lebih tinggi serta pemanfaatan limbah pertanian untuk mendukung konsep zero waste.
Gunakan Great Farm, Petani Kemetul Mulai Bidik Pasar Premium Beras Sehat

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Forkopimda Kabupaten Semarang tampil sebagai pemain ketoprak bertajuk "Rebut Kembar Mayang" pada puncak peringatan HUT ke-35 DPD Permadani Kabupaten Semarang di GOR Pandanaran Wujil, Kecamatan Bergas, Sabtu (25/7/2026) malam. Ngesti Nugraha bersama jajaran pimpinan daerah turun langsung ke panggung sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya Jawa sekaligus mengajak generasi muda menjaga bahasa, tata krama, dan nilai-nilai luhur budaya melalui seni tradisional
Forkopimda Kabupaten Semarang Main Ketoprak, Cara Unik Permadani Lestarikan Budaya Jawa
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga