URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Pemberlakuan sistem satu arah di ruas jalan Jensud Ambarawa sedang dipersiapkan bersamaan dengan proyek pengaspalan sepanjang 360 meter dari depan Laris Baru hingga Laris Lama. Lilik Sugiarto, pelaksana proyek, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya fokus pada pekerjaan cold milling, pacing, dan pengecoran saluran, dengan target penyelesaian pada 23 Maret 2025. P

Mbak Google

KABAR RASIKA

Jalan Jensud Ambarawa Mulai Diaspal, Petugas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Jalan Jensud Ambarawa Mulai Diaspal, Petugas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Jalan Jensud Ambarawa Mulai Diaspal, Petugas Lakukan Rekayasa Lalu Lintas

Ruas Jalan Jenderal Sudirman Ambarawa mulai diaspal mulai dari kawasan swalayan Laris Baru menuju Laris Lama sepanjang 360 meter, Selasa (11/3/2025). Foto: win

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Pemberlakuan sistem satu arah di ruas jalan Jensud Ambarawa sedang disiapkan. Seiring dengan hal tersebut, kini tengah dilaksanakan proses pengaspalan. Proyek pengaspalan ini meliputi pengaspalan dari depan Laris Baru hingga Laris Lama, dengan panjang sekitar 360 meter.

Lilik Sugiarto, pelaksana proyek, menjelaskan bahwa hari ini pihaknya tengah fokus pada pekerjaan cold milling, pacing, dan pengecoran saluran. “Kami menargetkan proyek ini selesai pada 23 Maret. Pengaspalan dilakukan mulai dari depan Laris Baru sampai Laris Lama,” ungkap Lilik, Selasa (11/3/2025).

Meski proyek berjalan, Lilik menyebutkan bahwa arus lalu lintas menjadi tantangan utama. “Kendala yang ada biasanya terkait dengan arus lalu lintas. Begitu ada pekerjaan, pasti ada kemacetan, namun itu bukan masalah besar,” jelasnya.

Di sisi lain, Kepala Pospam Ambarawa, Ipda Yulius Dimas, mengungkapkan pihaknya bersama anggota Satlantas Polres Semarang telah melaksanakan rekayasa arus lalu lintas di sekitar kawasan Pasar Projo.

“Kami melakukan rekayasa lalu lintas dari arah Ngampin menuju Bawen, dengan pengalihan jalur di sekitar Lingkar Ambarawa. Jika masih terlewat, kami alihkan kendaraan di sekitar Patung Dokter Cipto menuju Lapangan Pangsar Jenderal Sudirman,” terangnya.

Untuk sementara, ruas jalan dari arah Bintangan tetap dibuka karena pekerjaan pengaspalan lebih difokuskan pada jalur B, yakni dari Ngampin menuju Bintangan.

Yulius juga menjelaskan bahwa kepadatan arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau lancar pada siang hari, meski peningkatan kepadatan terjadi mulai sore hari, terutama menjelang jam pulang kerja dan waktu berbuka puasa.

“Kami melakukan pemantauan di sekitar Laris Lama dan Laris Baru untuk mengantisipasi kemacetan,” tambahnya.

Rekayasa lalu lintas yang diberlakukan sejak kemarin akan tetap berlangsung hingga esok hari, dengan kebijakan yang berbeda setiap harinya.

“Hari ini, rekayasa lalu lintas berlaku dari arah Ngampin menuju Bintangan, dan besok kami rencanakan untuk menutup total ruas jalan ini karena pengaspalan penuh. Namun, jika terjadi kepadatan, kami akan melakukan buka-tutup arus untuk mengurangi kemacetan,” pungkasnya. (win)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal
Rencana pembangunan PLTP di kawasan Gunung Ungaran berpotensi berdampak pada sekitar 540 KK di Dusun Darum, Ngipik, dan Talun, Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang. Hingga Rabu (2/9/2026), pemerintah desa mengaku belum menerima informasi resmi maupun sosialisasi terkait proyek tersebut dan meminta keterbukaan kepada masyarakat.
Ratusan KK di Desa Candi Berpotensi Terdampak Geothermal Gunung Ungaran
Kota Salatiga meraih juara I kategori Akses Penduduk ke Layanan Pendidikan dalam Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Jawa-Bali 2026 Batch II yang digelar Kemendagri pada 28 Agustus 2026. Atas capaian tersebut, Salatiga mendapat dukungan Rp2 miliar untuk memperkuat akses dan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Bukan Kaleng-kaleng! Kota Salatiga raih Prestasi di Bidang Pendidikan
Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Rencana pengeboran panas bumi di kawasan Gunung Ungaran mulai membuat warga Desa Candi, Bandungan, Kabupaten Semarang, gelisah karena belum mendapat penjelasan langsung mengenai lokasi, mekanisme, dan dampaknya. Warga khawatir aktivitas tersebut memengaruhi sumber air dan pertanian, sementara pemerintah maupun pihak terkait belum melakukan sosialisasi secara menyeluruh kepada masyarakat.
Isu Pengeboran Gunung Ungaran Bikin Warga Candi Gelisah, Khawatir Sumber Air dan Pertanian Terdampak
WhatsApp Image 2026-08-30 at 22.25
Meriah! Peringatan HUT Paguyuban PKL Setia Kawan ke-24 di Pasaraya Salatiga
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved