RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

KABAR RASIKA

Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Ribuan Pemudik Kereta Api dari Pasar Senen

Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Ribuan Pemudik Kereta Api dari Pasar Senen

Gubernur Ahmad Luthfi Lepas Ribuan Pemudik Kereta Api dari Pasar Senen

Foto: Dok./IST

RASIKAFM.COM | JAKARTA – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi melepas 502 peserta mudik gratis dengan kereta api Jaka Tingkir dari Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Kamis, 27 Maret 2025. Rangkaian kereta mudik gratis pertama tersebut tujuan akhirnya adalah Stasiun Solo Balapan.

Luthfi menjelaskan, mudik dengan kereta api ini merupakan sinergi dengan PT KAI dari tahun ke tahun. Setiap pelaksanaan selalu diperbarui, baik dalam hal layanan maupun kenyamanan pemudik. Total untuk mudik gratis kali ini ada 16 gerbong, yaitu KA Jaka Tingkir tujuan Stasiun Solo Balapan dengan 502 pemudik dan KA Tawang Jaya tujuan akhir Semarang Tawang sebanyak 609 pemudik.

“Hari ini pukul 11.50 WIB diberangkatkan delapan gerbong. Nanti malam 18.25 WIB delapan gerbong. Jadi masyarakat Jawa Tengah yang mudik gratis menggunakan kereta api totalnya ada 1.111,” kata Ahmad Luthfi saat ditemui di Stasiun Pasar Senen.

Mudik gratis dengan kereta api ini diperuntukkan bagi pekerja non formal yang akan mudik ke Jawa Tengah. Contohnya pedagang kaki lima, pembantu rumah tangga, buruh, dan lainnya. Harapannya, masyarakat merasa nyaman, aman, dan terbantu dari segi ekonomi.

“Ini sangat membantu sekali. Naik kereta itu kan sekitar Rp 550 ribu per orang, kalau untuk pekerja informal itu sangat berharga. Jadi ia bisa membawa pulang uang dan membantu saudaranya. Minimal bisa balik lagi kalau sudah punya pekerjaan tetap di Jakarta. Dengan mudik gratis ia juga bisa menabung,” jelas Luthfi.

Terkait Mudik Gratis Lebaran 2025, total Pemprov Jateng melayani sekitar 15 ribu pemudik. Terdiri atas 311 bus dengan penumpang sekitar 14 ribu orang dan dua rangkaian kereta api dengan total penumpang 1.111 orang.

Untuk mudik menggunakan bus sudah dilepas Ahmad Luthfi pada Rabu, 26 Maret 2025. Total ada 289 bus yang dilepas dari TMII pada hari itu. Sementara untuk Hari Kamis, 27 Maret 2025 diberangkatkan 22 bus dari Bandung menuju Jawa Tengah.

“Harapannya bisa mengurai kepadatan lalu lintas. Mudik gratis ini kita fokuskan kepada masyarakat kita yang bekerja sektor informal. Mereka semangat dans senang semua karena gratis dan nanti bisa bertemu keluarga,” ujar Mantan Kapolda Jateng itu.

Ia kembali berpesan kepada para pemudik yang sudah mudik agar menikmati masa-masa bersama keluarga di kampung halaman. Dari uang saku yang dihemat dengan mudik gratis dapat digunakan untuk berbelanja dengan keluarganya sehingga secara tidak langsung akan meningkatkan perekonomian di daerahnya.

“Kalau memungkinkan di kampung sudah aman dan nyaman, kemudian di Jakarta nanti masih ada pekerjaan silakan berangkat. Kalau di Jakarta masih dijanjikan pekerjaan atau belum dapat pekerjaan, saya imbau mereka mending ada di daerah dan membangun desa bareng-bareng dengan kita,” ungkapnya.

Kholifatul Diniyah, pemudik tujuan Banjarnegara, mengaku sudah beberapa kali ikut mudik gratis. Tahun lalu ia ikut mudik gratis dengan bus dari TMII, sedangkan tahun ini menggunakan kereta api.

“Senang banget karena bisa memangkas pengeluaran apalagi pekerja non formal seperti saya. Bisa hemat Rp 500 ribu-Rp 600 ribu. Nanti ke Jakarta ikut Balik Gratis pakai bus. Terima kasih untuk Bapak Ahmad Luthfi dan Penghubung Jateng karena saya bisa pulang,” ujar Dini yang bekerja sebagai asisten rumah tangga tersebut.

Senada dengan Dini, pemudik lain bernama Agus Waluyo mengaku senang karena bisa ikut mudik gratis. Pria yang bekerja di panti pijat tuna netra di wilayah Jakarta Barat itu akhirnya bisa mudik ke Klaten dengan mudah dan nyaman.

“Kemarin daftar ke Kantor (Penghubung). Ini bagus sekali untuk mengurangi beban kita,” ujar pria yang sudah bekerja di Jakarta selama 30 tahun itu. (did)

BACA JUGA :

Pemkab Semarang tidak akan melakukan riset mandiri terkait rencana pengembangan geothermal Gunung Ungaran karena kewenangan berada di pemerintah pusat sebagai proyek strategis nasional. Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyatakan Pemkab berperan sebagai fasilitator dan mendorong konsultasi publik agar kementerian, pemerintah daerah, stakeholder, serta masyarakat mendapat informasi terbuka mengenai potensi dan dampak proyek.
Pemkab Semarang Tegaskan Tak Akan Lakukan Riset Mandiri Geothermal Gunung Ungaran
Lapas Kelas IIB Purwodadi bersama Dinas Pertanian memperkuat pembinaan kemandirian warga binaan melalui Program Sekolah Tani. Pada tahap ketiga, warga binaan mempelajari budidaya bayam, kangkung, dan pisang Raja Bulu melalui teori serta praktik langsung di lahan Lapas Purwodadi. Program ini dilakukan untuk membekali warga binaan dengan keterampilan pertanian produktif sebelum kembali ke masyarakat.
Program Integrated Farming, Lapas Purwodadi Gelar Sekolah Tani
Sebanyak 8.100 porsi Ayam Kecap Rempah Nusantara dimasak serentak di sembilan kota Indonesia pada Minggu (6/9/2026), termasuk 750 porsi di Semarang. Kegiatan Bright Gas bersama pelanggan dan komunitas tersebut digelar untuk memperingati Hari Pelanggan Nasional sekaligus membidik pencatatan Rekor MURI.
Bukan Masak Biasa! 8.100 Porsi Ayam Kecap Diburu Jadi Rekor MURI, Semarang Sumbang 750 Porsi
Pemkab Semarang meminta PT PLN menunda sementara kajian dan rencana eksplorasi panas bumi di kawasan Gunung Ungaran, Jumat (4/9/2026). Bupati Semarang Ngesti Nugraha menyebut keputusan tersebut diambil untuk menjaga kondusivitas masyarakat di tengah kekhawatiran yang berkembang. Pemkab juga meminta PT Geo Dipa Energi meningkatkan komunikasi dan sosialisasi terkait kegiatan geothermal di Banyubiru.
Rencana Geothermal Gunung Ungaran Ditunda, Bupati Semarang Minta PLN Setop Kegiatan
Sebanyak 756 pekerja PT Sumber Graha Sejahtera (SGS) di Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, terkena PHK akibat efisiensi perusahaan pada 2026. Disnaker Kabupaten Semarang menyebut keputusan tersebut telah disepakati melalui perjanjian bersama, sementara pembayaran pesangon rata-rata Rp30 juta per pekerja dilakukan bertahap selama 10 bulan karena tekanan industri perkayuan.
756 Pekerja di Kabupaten Semarang Kena PHK, Disnaker Kawal Pembayaran Pesangon
Sejumlah warga yang tergabung dalam Aliansi Semar Gugat menggelar aksi tanda tangan massal menolak rencana pengeboran geothermal Gunung Ungaran di Basecamp Kendalisodo, Desa Samban, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu (2/9/2026). Mereka meminta rencana tersebut dikaji serius karena khawatir aktivitas pengeboran berdampak terhadap lingkungan dan sumber air masyarakat.
Gelombang Penolakan Pengeboran Gunung Ungaran Mulai Muncul, Sejumlah Komunitas Galang Tanda Tangan Massal

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Arti Desil 1 sampai 10
Arti Desil 1 sampai 10
Warga Dusun Kropoh, Desa Duren, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, menemukan bayi perempuan terkubur di kebun pada Kamis (3/9/2026) sore. Bayi ditemukan Gendro Susanto saat mencari rumput setelah melihat gundukan tanah baru. Polisi kemudian mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab.
Curiga Gundukan Tanah Baru, Warga Bandungan Temukan Bayi Terkubur dan Terbungkus Daster
Tim Penilai Blackspot Therapy Polda Jawa Tengah melakukan survei dan penilaian Jalur Penyelamat di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Salatiga, Selasa (1/9/2026), untuk memetakan potensi kerawanan kecelakaan. Tim memeriksa kondisi jalan, rambu, marka, fasilitas keselamatan, dan lingkungan sekitar sebagai dasar penyusunan rekomendasi penanganan.
Tim Polda Jateng Cek Jalur Penyelamat JLS Salatiga, Amati Situasi Lalin Penyebab Laka

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved

Lebar: px

Tinggi: px

              

Warning: Undefined variable $output in /home/u503210056/domains/rasikafm.com/public_html/wp-content/plugins/pekok/pekok.php on line 157