URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 149 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri (UIN) Salatiga melaksanakan kunjungan akademik ke Gedung Mahkamah Agung Republik Indonesia pada Rabu, 24 April. Kegiatan ini dipimpin oleh Dekan Fakultas Syariah, Prof. Ilyya Muhsin, sebagai upaya memperkuat pemahaman mahasiswa terhadap sistem peradilan Indonesia secara langsung.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Perkuat Wawasan Peradilan dan Jalin Kolaborasi, Mahasiswa Hukum Salatiga Kunjungi MA

Perkuat Wawasan Peradilan dan Jalin Kolaborasi, Mahasiswa Hukum Salatiga Kunjungi MA

Perkuat Wawasan Peradilan dan Jalin Kolaborasi, Mahasiswa Hukum Salatiga Kunjungi MA

Suasana kunjungan di Mahkamah Agung
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 149 mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Salatiga melakukan kunjungan akademik ke Gedung Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia, Rabu (24/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif pendidikan untuk memperkuat wawasan mahasiswa mengenai sistem peradilan di Indonesia serta mempererat hubungan antara dunia akademik dan institusi yudikatif.

Dekan Fakultas Syariah Prof. Ilyya Muhsin membuka kegiatan dengan memperkenalkan profil kampus serta prestasi akademik yang telah diraih, termasuk keberadaan Jurnal Ijtihad yang kini menempati posisi teratas dalam berbagai kategori.

“Jurnal Ijtihad saat ini tercatat sebagai jurnal terbaik dunia dalam bidang studi Islam, terbaik se-Asia di bidang hukum, dan menjadi jurnal terbaik di Indonesia di semua bidang ilmu,” ujar Prof. Ilyya dalam sambutannya.

Ia menambahkan bahwa kunjungan ini bertujuan agar mahasiswa tidak hanya memahami teori hukum dalam ruang kelas, tetapi juga menyaksikan secara langsung bagaimana Mahkamah Agung menjalankan tugas konstitusionalnya dalam menegakkan keadilan.

Dalam sesi penyambutan, Hakim Yustisial Mahkamah Agung, Panca Yunior Utomo, S.H., M.H., menyampaikan pesan motivatif kepada para mahasiswa. “Mahasiswa hukum hari ini adalah calon-calon hakim masa depan. Diharapkan kalian membawa idealisme dan integritas dalam menegakkan keadilan,” ujarnya.

Kegiatan diakhiri dengan sesi tanya jawab, diskusi interaktif, serta penyerahan cenderamata sebagai simbol apresiasi dan harapan untuk terus memperkuat sinergi Mahkamah Agung dalam pengembangan pendidikan, penelitian, serta forum-forum akademik di masa mendatang.

BACA JUGA :

Karang Taruna Dharma Remaja Desa Manggihan, Getasan, Kabupaten Semarang, mengolah limbah sayuran dan buah menjadi biogas untuk memasak serta pupuk organik cair. Inovasi berbasis pengelolaan sampah dan energi alternatif tersebut mengantarkan mereka meraih juara pertama Lomba Karang Taruna Berprestasi 2026 tingkat Jawa Tengah dan mewakili Jateng di tingkat nasional.
Karang Taruna Manggihan Getasan Sulap Limbah Sayur Jadi Biogas, Juara 1 Jateng dan Melaju Nasional
Mahasiswa KKN Tim II Undip 2026 mengembangkan potensi ekonomi dan pangan lokal di Desa Purworejo, Wonogiri, selama program pengabdian masyarakat. Sebanyak 10 mahasiswa mendampingi UMKM memanfaatkan Google Maps, QRIS, media sosial, dan website untuk pemasaran, sekaligus mengolah singkong dan ikan lele menjadi BoLeSi sebagai alternatif makanan tambahan bergizi bagi balita.
KKN Undip Dorong Transformasi Desa Purworejo Wonogiri melalui Inovasi Pangan dan Digitalisasi Sektor Ekonomi
Rencana pengembangan panas bumi Gunung Ungaran untuk PLTP masih dalam tahap kajian dan belum memasuki pelaksanaan, kata Pemkab Semarang, Kamis (20/8/2026). Pemerintah masih menunggu hasil penelitian potensi geothermal, sekaligus memastikan aspek lingkungan, keamanan, aktivitas warga, dan keberadaan Candi Gedongsongo tetap terlindungi.
Pengembangan Panas Bumi Gunung Ungaran untuk PLTP Bakal Dilanjut, Pemkab Semarang: Masih Tahap Kajian
Satpol PP Kota Salatiga mengedukasi dan mengajak pedagang kaki lima (PKL) bermotor yang berjualan di lingkar dalam Alun-alun Pancasila untuk pindah secara sukarela, Rabu (19/8/2026). Langkah tersebut dilakukan karena aktivitas berjualan dan parkir kendaraan di area tersebut dilarang, sekaligus untuk menjaga ketertiban dan kenyamanan warga dengan pendekatan humanis.
Humanis! Cara Kabid Ketertiban Satpol PP Salatiga Rayu PKL agar Mau Pindah Sukarela
Artis nasional Anang Hermansyah dan Ashanty mengunjungi Kota Salatiga pada Selasa (18/8/2026) malam untuk menjajaki pemanfaatan sejumlah lokasi sebagai tempat pengambilan gambar film. Didampingi Wali Kota Salatiga Robby Hernawan, rombongan juga menikmati suasana kota sekaligus mengenal potensi budaya, kuliner, UMKM, dan ekonomi kreatif setempat.
Kenakan Blangkon Pecis dan Syal Motif Khas Salatiga, Artis Anang dan Ashanty Keliling Kota
Mahasiswa KKN-T IDBU 54 UNDIP menjalankan program pemberdayaan masyarakat selama 45 hari di Tanjung Anom, Kabupaten Pekalongan. Kegiatan tersebut meliputi pemanfaatan sampah plastik menjadi ecobrick, pengolahan bunga telang, digitalisasi Bank Sampah Bunga Tanjung Lestari, budidaya ikan nilem, edukasi kesehatan, serta sosialisasi keamanan digital untuk meningkatkan kemandirian dan potensi lokal warga.
45 Hari KKN-T IDBU 54 UNDIP: Dari Ecobrick hingga Digitalisasi Website BSU Tanjung Anom

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

20 Agustus 2026
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Trans Jateng Menuju Transportasi Publik Hijau, Terjangkau, dan Terintegrasi di Jawa Tengah
Warga Dusun Tetep, Kelurahan Randuacir, Argomulyo, Salatiga, menggelar tradisi merti dusun atau sedekah bumi di Sendang Gambir pada 19 Agustus. Kegiatan tersebut menjadi ungkapan syukur sekaligus upaya merawat warisan leluhur, sumber mata air bersejarah, kesenian lokal, serta toleransi antarumat beragama melalui doa bersama dan pertunjukan budaya.
50 Tahun Lebih Warga Dusun Tetep Salatiga Gelar Ritual Tahunan Saparan
Kejaksaan Negeri Salatiga menyetorkan Rp150.297.670 hasil lelang 19 lot Barang Rampasan Negara ke Kas Negara, Kamis (20/8/2026). Lelang yang digelar melalui KPKNL Semarang pada 11–12 Agustus itu diikuti 66 peserta dan mencakup berbagai barang, mulai dari mobil, ponsel, pompa, penampungan air hingga tanah.
Eksekusi Tuntas, Kejaksaan Negeri Salatiga Setorkan Uang Ratusan Juta ke Kas Negara