URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Wali Kota Salatiga Robby Hernawan membuka Kegiatan Pelatihan Agen Statistik Kelurahan sekaligus me-launching Kelurahan Cantik Tahun 2025 di Ruang Mini Theater Gedung DPRD Salatiga pada Rabu, 14 Mei 2025. Acara ini dihadiri oleh narasumber dari BPS, Diskominfo, Bappeda, dan Lurah Randuacir. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik, kesadaran pentingnya data, serta partisipasi masyarakat dalam pengumpulan dan pemanfaatan data guna mewujudkan satu data pembangunan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Dibawah Komando Irwan Susanto, Sidorejo Kidul Juara Kelurahan Cantik 2025

Dibawah Komando Irwan Susanto, Sidorejo Kidul Juara Kelurahan Cantik 2025

Dibawah Komando Irwan Susanto, Sidorejo Kidul Juara Kelurahan Cantik 2025

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan membuka Kegiatan Pelatihan Agen Statistik Kelurahan sekaligus me-launching Kelurahan Cantik Tahun 2025 di Ruang Mini Theater Gedung DPRD Salatiga pada Rabu, 14 Mei 2025. Acara ini dihadiri oleh narasumber dari BPS, Diskominfo, Bappeda, dan Lurah Randuacir. Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan literasi statistik, kesadaran pentingnya data, serta partisipasi masyarakat dalam pengumpulan dan pemanfaatan data guna mewujudkan satu data pembangunan.
Foto dok Humas
Lurah Sidorejo Kidul Muh Irwan Susanto, SIP, menerima ucapan selamat dari Wali kota Salatiga
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Wali Kota Salatiga membuka Kegiatan Pelatihan Agen Statistik Kelurahan dan Launching Kelurahan Cantik Tahun 2025. Dengan narasumber dari BPS dan Bappeda, kegiatan dilaksanakan di Ruang Mini Theater Gedung DPRD Salatiga, Rabu (14/05/2025).

Kepala Diskominfo Kota Salatiga, dalam laporannya menyebutkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan kepada pengelola data sebagai agen statistik sehingga tujuan satu data dapat tercapai.

Selain itu, tujuan dari pelaksanaan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan literasi statistik perangkat daerah sampai kelurahan, meningkatkan kesadaran akan pentingnya data, serta untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengumpulan dan pemanfaatan data.

Sebagai narasumber dari BPS, Kepala Diskominfo, Bappeda, dan Lurah Randuacir dalam sharing session terhadap pelaksanaan kelurahan cantik.

Wali Kota Salatiga Robby Hernawan menyebut jika dirinya bangga

“Saya mengapreasi Diskominfo atas pelaksanaan kegiatan ini, saya juga mengapresiasi Kelurahan Sidorejo Kidul sebagai kelurahan cantik kelima setelah Tingkir Tengah, Randuacir, Bugel, dan Kecandran. Saya berharap ini menjadi trigger bagi kelurahan lain agar segera menjadi Kelurahan Cantik,” Ujar Robby.

Perkembangan data dan informasi sangatlah cepat, data yang up to date atau terbarukan merupakan keharusan demi pembangunan daerah.

“Perubahan data sangat cepat, maka harus update. Ke depan saya ingin data ini dapat diakses langsung dengan cepat. Misalnya saya mau tau jumlah ibu hamil yang anemia ada berapa, tinggal klik sudah tersedia datanya sebarannya dimana. Kita akan mengarah kesana, dan ini dapat terlaksana atas peran serta pengumpul data di tingkat kelurahan. Manfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu untuk memberikan data yang akurat, ucap Robby.

“Sekali lagi selamat kepada Kelurahan Sidorejo Kidul, semoga sampai tahun 2025 berakhir semua kelurahan dapat menjadi Kelurahan Cantik. Saya juga minta kepada Lurah Randuacir untuk membantu kelurahan lain tidak hanya menjadi Kelurahan Cantik namun juga dapat mencapai kategori Kelurahan terbaik di tingkat Nasional,” tandas Robby.

Kegiatan dilanjutkan dengan penekanan tombol tanda launching Kelurahan Cantik 2025 dilanjutkan penandatanganan piagam pencanangan kelurahan cantik antara Lurah Sidorejo Kidul, BPS, dan Diskominfo.

Dalam kesempatan ini juga diserahkan sertifikat penghargaan dari BPS RI kepada Kelurahan Randuacir sebagai 25 besar Kelurahan/Desa terbaik tingkat nasional dalam program Kelurahan/Desa Cinta Statistik Tahun 2024, selanjutnya pemberian piagam penghargaan dari BPS Provinsi Jateng kepada Kelurahan Bugel dan Kelurahan Kecandran atas partisipasi dalam Program Kelurahan Cinta Statistik tahun 2024.

BACA JUGA :

Sebanyak 4.000 pelari mengikuti Rupiah Borobudur Playon 2026 di kawasan Candi Borobudur, Kabupaten Magelang, Minggu (5/7/2026). Bank Indonesia Jawa Tengah bersama pemerintah daerah menggelar lomba 5K dan 10K untuk menggerakkan sport tourism, UMKM, edukasi rupiah, serta pengendalian inflasi, sekaligus menyalurkan lebih dari Rp600 juta dana pendaftaran bagi pengelolaan sampah di 10 desa sekitar Borobudur.
Semangat Sport Tourism, Ribuan Pelari Ramaikan Rupiah Borobudur Playon 2026
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.
Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini
LAZIS Jateng Cabang Salatiga bekerja sama dengan Resta Pendopo KM 456 menggelar Khitan Ceria 2026 bagi 30 anak yatim, piatu, dan dhuafa di Baok, Ujung-Ujung, Pabelan, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026). Program tahun ketiga ini memberikan layanan sosial sekaligus mengajak peserta yang memasuki masa baligh meningkatkan ketaatan beribadah dan membiasakan salat lima waktu.
Puluhan Anak ikuti Khitan Ceria 2026 di Resta Pendopo KM 456
Belasan remaja masjid dari Perumahan Taman Manunggal Asri Tugu Bener, Tengaran, menggelar nonton bareng film inspiratif Bilal bin Rabah di Masjid Al Ikhlas, Jumat (3/7/2026). Kegiatan perdana yang digagas Ugema ini diisi salat Magrib dan pembagian doorprize untuk mempererat kebersamaan sekaligus mengajak pelajar mengisi liburan sekolah dengan aktivitas positif.
Isi Kegiatan Positif Liburan, Belasan Remaja Ugema Nobar Film Bilal
PT Mitra Anugerah Bumi Agung berkomitmen memperbaiki jalan rusak di Desa Tlompakan, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, mulai 12 Juli 2026 setelah audiensi dengan warga dan DPRD Kabupaten Semarang, Jumat (3/7/2026). Warga juga menuntut pembatasan jam operasi, kelayakan armada, perbaikan drainase, dan rambu keselamatan. DPRD akan mendorong penghentian sementara tambang bila komitmen tidak direalisasikan.
DPRD Kabupaten Semarang Ultimatum Tambang Galian C di Tuntang: Taati Kesepakatan atau Operasional Ditutup!
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas
Masuki Usia Ke-118 Tahun, Ikatan Notaris Indonesia Didorong Terus Jaga Integritas

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang menetapkan tiga koordinator kelompok masyarakat (Pokmas) Kelurahan Bergas Lor, Kecamatan Bergas, sebagai tersangka dugaan korupsi proyek pembangunan sarana prasarana dan pemberdayaan masyarakat yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) Tambahan APBD Kabupaten Semarang Tahun Anggaran 2019–2020. Ketiganya diduga menyelewengkan dana swakelola hingga merugikan keuangan negara sekitar Rp600 juta dan ditahan sejak 30 Juni 2026 untuk kepentingan penyidikan.
Korupsi Dana Swakelola Bergas Lor Terbongkar, Tiga Koordinator Pokmas Dijebloskan ke Tahanan
Satreskrim Polres Semarang menangkap seorang pelatih taekwondo berinisial R (52) atas dugaan pencabulan terhadap muridnya yang masih berusia 13 tahun di sebuah tempat latihan di Kecamatan Ambarawa, Kabupaten Semarang. Peristiwa yang terjadi pada 30 Maret 2026 itu dilaporkan keluarga korban ke polisi hingga berujung penangkapan tersangka pada Selasa (30/6/2026). Polisi menjerat tersangka dengan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual dan KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara yang dapat diperberat karena adanya relasi kuasa.
Aksi Bejat Pelatih Taekwondo di Ambarawa: Cabuli Muridnya Lalu Beri Uang Tutup Mulut
Pengelola Warung Soemantri, Gani Nur Rahman, memprotes penutupan akses utama menuju lokasi usahanya di Jalan dr. O. Notohamidjojo, Blotongan, Kecamatan Sidorejo, Kota Salatiga, yang terjadi akibat pemasangan pagar oleh pihak lain. Kondisi tersebut dinilai menghambat pembangunan, menyulitkan pengunjung, serta berdampak pada rencana pengembangan warung sebagai ruang kreatif, edukasi, dan kawasan konservasi.
Pengelola Warung Soemantri Protes, Akses Pintu Masuk Ditutup Pagar