URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga, merakit Yamaha Vixion 155 cc menjadi Jeep Willys mini berwarna hijau army selama tiga bulan dengan biaya sekitar Rp30 juta. Ia memadukan mesin motor, persneling serta kaki-kaki Daihatsu Zebra, lalu membentuk bodi dari rangka besi dan pelat agar kendaraan dapat digunakan melintasi jalan kota hingga tanjakan Bandungan.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini

Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini

Kreatif! Tukang Cat di Salatiga ini Sulap Motor Yamaha Vixion jadi Jeep Willys Mini

Iksan sedang mencoba Willis ciptaanya
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Adalah M. Iksan (55), warga Pungkursari, Kota Salatiga berhasil menyulap motor Yamaha Vixion miliknya menjadi sebuah Jeep Willys mini yang bisa melaju di jalan raya.

Bahkan jika diamati dari kejauhan, kendaraan berwarna hijau army itu tampak seperti Jeep Willys klasik. Bentuknya gagah, lengkap dengan kap depan, lampu bulat, dan grill khas mobil legendaris era perang. Namun siapa sangka, “jantung” kendaraan tersebut bukanlah mesin mobil, melainkan mesin sepeda motor Yamaha Vixion 155 cc.

Ide tersebut lahir dari keinginannya membuat kendaraan yang berbeda dari kebanyakan. Ia pun memadukan mesin Yamaha Vixion dengan bak persneling milik Daihatsu Zebra.

Selain persneling, kaki-kaki dan sistem kemudi juga memanfaatkan komponen dari mobil tersebut.

Sementara bodi kendaraan dibuat sendiri menggunakan rangka besi dan pelat. Tanpa cetakan khusus, Iksan hanya berpatokan pada tampilan Jeep Willys asli, lalu membentuknya sedikit demi sedikit hingga menyerupai kendaraan legendaris tersebut. Warna hijau army dipilih untuk semakin menguatkan karakter khas Jeep Willys.

Proses pembuatannya memakan waktu sekitar tiga bulan dengan biaya mencapai Rp30 juta. Selama pengerjaan, berbagai kendala sempat ditemui. Namun semuanya diselesaikan melalui proses trial and error yang didukung pengalaman puluhan tahun di bidang perbaikan bodi mobil.

Hasilnya tidak sekadar menjadi pajangan. Jeep Willys mini itu dapat dikendarai dengan nyaman untuk berkeliling Kota Salatiga. Bahkan Iksan pernah mengujinya hingga kawasan wisata Bandungan yang memiliki medan menanjak.

Meski hanya mengandalkan mesin 155 cc, kendaraan tersebut tetap mampu melaju dengan baik karena bobot bodinya relatif ringan. Saat dikendarai, sensasinya pun berbeda dibanding mobil pada umumnya, namun tetap memberikan kenyamanan.

Menurut Iksan, masih ada beberapa bagian yang ingin disempurnakan agar tampilannya semakin rapi dan performanya lebih maksimal. Meski begitu, karya tersebut sudah menjadi bukti bahwa kreativitas dan ketekunan mampu melahirkan kendaraan unik dari perpaduan komponen motor dan mobil.

Karya M. Iksan yang juga terkenal sebagai bengkel cat pinggir jalan Pungkursari ini menjadi contoh bahwa inovasi tidak selalu lahir dari pabrikan besar. Dari sebuah bengkel sederhana di Salatiga, ia berhasil menghadirkan Jeep Willys mini yang tak hanya menarik perhatian, tetapi juga dapat digunakan untuk menjelajahi jalanan dan menjadi kebanggaan tersendiri bagi penciptanya.

BACA JUGA :

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengapresiasi Kepala SPPG Jati, Karanganyar, yang mencicipi menu MBG setelah tim dapur melaporkan aroma mencurigakan, Rabu (12/8/2026). Tindakan itu dilakukan untuk memastikan keamanan makanan sebelum didistribusikan. Pemprov Jateng menilai kejadian tersebut menjadi evaluasi untuk memperketat pengawasan kualitas program MBG.
Taj Yasin Apresiasi Kepala SPPG yang Cicipi Menu MBG Sebelum Dibagikan
Dugaan penyalahgunaan dana Kredit Ketahanan Pangan dan Energi (KKPE) mencuat dalam audiensi Gapoktan Ngudi Hasil Desa Pakopen dengan DPRD Kabupaten Semarang, Kamis (13/8/2026). Anggota kelompok mengaku menerima dana lebih kecil dari nilai kredit dalam akad, sementara kewajiban tetap berjalan. DPRD meminta Pemkab membentuk tim untuk memfasilitasi penyelesaian.
Dana Kredit Petani Pakopen Bandungan Diduga Diselewengkan, Kuasa Hukum: Ada Indikasi Korupsi
Kejaksaan Negeri Salatiga menyerahkan lima mobil hasil rampasan perkara penyalahgunaan BBM bersubsidi kepada pemenang lelang terbuka di KPKNL Semarang, Kamis (13/8/2026). Kendaraan tersebut sebelumnya dimodifikasi untuk mengangkut solar dalam jumlah besar dan menggunakan pelat nomor serta barcode BBM yang diduga telah diubah. Hasil lelang disetorkan kepada negara.
5 Mobil Pengangsu Solar Dilelang, Uangnya Masuk ke Kas Negara
Warga Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, menggelar kenduri dan makan bersama di atas jalan yang baru selesai dibeton saat penutupan TMMD Reguler ke-129, Kamis (13/8/2026). Tradisi tersebut menjadi ungkapan syukur atas pembangunan jalan sepanjang sekitar 1,2 kilometer yang menghubungkan Cukil dengan Kemetul dan memperpendek akses warga.
Luapkan Rasa Syukur, Warga Cukil Gelar Kenduri di Atas Jalan yang Baru Selesai Dicor
Kejaksaan Negeri Salatiga memperkuat sinergi dengan insan pers melalui kegiatan koordinasi di Joglo 3 Kejari Salatiga, Kamis (13/8/2026), untuk mendukung Program Kerja Intelijen 2026. Kejari mendorong media menyampaikan informasi penegakan hukum secara profesional, transparan, akurat, dan berimbang sekaligus meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.
Gelar Konsolidasi Kejaksaan ajak Kopdar Perdana dengan Insan Media di Salatiga
Kampung Keluarga Berkualitas Manggar Lestari, Desa Lerep, Kecamatan Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, meraih juara pertama nasional pengelolaan Kampung KB 2026 dari Kemendukbangga/BKKBN. Prestasi tersebut diraih melalui keterlibatan masyarakat dalam pemberdayaan lansia, pendampingan anak dan balita, seni budaya, serta berbagai program untuk meningkatkan kualitas keluarga dan lingkungan.
Kampung KB Manggar Lestari Desa Lerep Juara Nasional, Bukan Sekadar Soal “Dua Anak Cukup”

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Satreskrim Polres Semarang mengungkap kasus perampokan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, melalui jejak salah satu tersangka saat menggunakan jasa ojek online dari Grobogan menuju Ambarawa. Polisi menelusuri pengemudi GoRide yang menerima satu unit handphone sebagai pembayaran hingga memperoleh identitas tersangka. Penyidik juga menyebut motif perkara berkaitan dengan persoalan ekonomi dan masih melengkapi berkas sebelum diserahkan kepada kejaksaan.
Terungkap Lewat Histori Ojol, Perampok Royal Phone Bayar Gojek Pakai HP Hasil Kejahatan
Seorang pelajar kelas 10 SMK Bakti Nusantara berinisial KM (16) ditilang Satlantas Polres Salatiga karena mengendarai sepeda motor dengan knalpot tidak sesuai spesifikasi di pertigaan Cebongan, Selasa (11/8/2026). Polisi menilai suara knalpot brong mengganggu kenyamanan pengguna jalan. Selain penindakan, Kasat Lantas AKP Henry Sulistyanta memberikan edukasi agar pelajar tidak menggunakan knalpot yang menimbulkan kebisingan.
Tertangkap Basah Gunakan Knalpot Brong di Pertigaan Cebongan, Siswa SMA di Salatiga Tertunduk Lesu
Satreskrim Polres Semarang menetapkan TI (25) dan DPP (20) sebagai tersangka kasus pencurian dengan kekerasan yang menewaskan pemilik Royal Phone, Chandra Waskito, di Ambarawa, Kabupaten Semarang, Kamis (6/8/2026). Polisi mengungkap aksi tersebut direncanakan sehari sebelumnya dan dilakukan dengan memukul korban menggunakan palu sebelum kedua tersangka membawa 53 telepon genggam serta mobil korban ke Gubug, Grobogan. Keduanya kini dijerat pasal pencurian dengan kekerasan dan pembunuhan dengan ancaman pidana seumur hidup atau maksimal 20 tahun penjara.
Kronologi Perampokan Disertai Pembunuhan Bos Royal Phone Ambarawa, Korban Dihabisi Pakai Palu di Bagian Kepala

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved