UNGARAN – Memasuki usia ke-118 tahun, Ikatan Notaris Indonesia (INI) didorong untuk terus menjaga integritas dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Pesan tersebut disampaikan Ketua Pengurus Wilayah Ikatan Notaris Indonesia (INI) Jawa Tengah, Dr. Al Halim, SH., M.Kn., MH., saat menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-118 Ikatan Notaris Indonesia (INI) yang diselenggarakan Pengurus Daerah INI Kabupaten Semarang di Griya Yodesia, Bergas, Kabupaten Semarang, Kamis (2/7/2026).
Menurut Al Halim, usia 118 tahun menjadi tonggak penting perjalanan organisasi profesi notaris di Indonesia. Di usia yang telah matang tersebut, INI diharapkan terus menjaga integritas, meningkatkan profesionalisme, dan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman.
“Seratus delapan belas tahun merupakan usia yang matang untuk sebuah organisasi. Diharapkan Ikatan Notaris Indonesia dapat terus berintegritas dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia menegaskan, notaris memiliki peran strategis sebagai pejabat umum yang diberi kewenangan oleh negara untuk membuat akta autentik. Oleh karena itu, setiap notaris dituntut menjunjung tinggi etika profesi, mematuhi ketentuan Undang-Undang Jabatan Notaris, serta memberikan pelayanan hukum yang profesional, akuntabel, dan dapat dipercaya.
Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah INI Kabupaten Semarang, Otto Hari Tri Sapta Adji, SH., mengatakan peringatan HUT ke-118 INI menjadi momentum memperkuat solidaritas dan kebersamaan seluruh anggota notaris di Kabupaten Semarang.
“Momentum ulang tahun INI ke-118 menjadi kesempatan untuk meneguhkan kebersamaan anggota notaris di Kabupaten Semarang. Dengan solidaritas yang kuat, kami berharap organisasi semakin solid dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” katanya.
Menurut Otto, kekompakan antaranggota merupakan modal penting dalam menghadapi perkembangan dunia kenotariatan yang terus berkembang. Melalui sinergi yang kuat, para notaris diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan hukum sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesi notaris.
Peringatan HUT ke-118 INI di Kabupaten Semarang diikuti sebanyak 98 anggota. Ketua Panitia, Pramiko, SH., M.Kn., mengatakan rangkaian kegiatan dikemas dalam suasana penuh kebersamaan melalui berbagai aktivitas yang bertujuan mempererat hubungan antarsesama anggota.
Salah satu kegiatan yang menjadi perhatian peserta adalah fun games yang dipandu tim trainer profesional dari Griya Yodesia. Menurut Pramiko, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana penyegaran setelah menjalankan aktivitas profesi, tetapi juga membangun komunikasi, kekompakan, dan semangat kebersamaan di antara para notaris.
“Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sangat antusias. Selain menjadi sarana melepas penat setelah menjalankan tugas sebagai notaris, fun games ini bertujuan meningkatkan solidaritas dan kekompakan sesama anggota INI,” jelasnya.

Usai kegiatan kebersamaan, acara dilanjutkan dengan pembinaan dari Majelis Pengawas Daerah (MPD). Dalam pembinaan tersebut, para notaris kembali diingatkan agar senantiasa menjalankan profesinya sesuai Undang-Undang Jabatan Notaris, menjunjung tinggi kode etik, serta menjaga integritas dalam setiap pelayanan hukum kepada masyarakat.
Peringatan HUT ke-118 INI tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum refleksi bagi para notaris untuk terus meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Dengan semangat kebersamaan yang terus terjalin, Pengurus Daerah INI Kabupaten Semarang berharap organisasi dapat terus berkontribusi dalam mewujudkan kepastian hukum serta memberikan pelayanan yang berkualitas, profesional, dan berintegritas bagi masyarakat. (ben)









