URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Seekor sapi jenis brangus bernama Blacky milik Muhammad Mifzal Saputra, peternak muda dari Dusun Mendiro, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, terpilih menjadi hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto. Pemilihan ini terjadi pada Kamis (5/6/2025) setelah Blacky, yang memiliki bobot 870 kilogram, lolos seleksi ketat dan pemeriksaan kesehatan oleh tim Dispertanikap Kabupaten Semarang.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Blacky, Sapi Milik Peternak Asal Ungaran Terpilih jadi Hewan Kurban Presiden

Blacky, Sapi Milik Peternak Asal Ungaran Terpilih jadi Hewan Kurban Presiden

Blacky, Sapi Milik Peternak Asal Ungaran Terpilih jadi Hewan Kurban Presiden

Mifzal, peternak asal Ungaran Timur bersama Blacky seekor sapi jenis brangus miliknya yang dipilih Presiden Prabowo menjadi hewan kurban tahun ini, Kamis (5/6/2025). Foto: win
Mifzal, peternak asal Ungaran Timur bersama Blacky seekor sapi jenis brangus miliknya yang dipilih Presiden Prabowo menjadi hewan kurban tahun ini, Kamis (5/6/2025). Foto: win
featured-img

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Seekor sapi milik Muhammad Mifzal Saputra (22), seorang peternak muda asal Dusun Mendiro, Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang dipilih menjadi hewan kurban Presiden RI, Prabowo Subianto. Sapi yang diberi nama Blacky ini berjenis brangus dan memiliki bobot 870 kilogram.

Mifzal mengungkapkan, ia telah merawat Blacky, sapi jantan berwarna hitam pekat sejak hewan itu baru berusia tujuh hari.

“Saat itu masih kecil sekali, baru saja dipisahkan dari induknya. Karena masih bayi, saya harus membeli susu sapi perah untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya,” tutur Mifzal saat dijumpai di kandangnya, Kamis (5/6/2025).

Perjalanan Blacky dimulai pada tahun 2022, tepat di masa mewabahnya penyakit mulut dan kuku (PMK). Di saat banyak peternak memilih mundur, Mifzal justru berani mengambil risiko dengan memelihara sepuluh anak sapi. Dari jumlah tersebut, kini hanya lima yang bertahan dan Blacky menjadi yang paling unggul.

“Sejak kecil pertumbuhannya sangat bagus, fisiknya juga kuat. Walaupun kandang saya sempat terdampak PMK dan LSD (Lumpy Skin Disease), dia tetap sehat dan kini sudah kebal,” tambahnya.

Jerih payah Mifzal akhirnya membuahkan hasil manis. Beberapa waktu lalu, ia mendapat kabar dari petugas pemerintah setempat dan kemudian dikunjungi oleh tim dari Dinas Pertanian, Perikanan, dan Peternakan (Dispertanikap) Kabupaten Semarang. Setelah melalui proses seleksi dan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, Blacky pun terpilih sebagai salah satu sapi kurban Presiden RI tahun ini.

Sapi tersebut dibeli seharga Rp80 juta, belum termasuk pajak dan biaya pengiriman. Namun bagi Mifzal, nilai utama bukanlah pada uang semata.

“Sedih juga, karena sudah saya rawat dari kecil dan tiap hari saya lihat pertumbuhannya. Tapi juga sangat bangga karena bisa sampai dibeli oleh Presiden,” ujarnya. (win)

BACA JUGA :

Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Abdul Ghoffar Rozin menegaskan pentingnya kesiapsiagaan dan kolaborasi lintas elemen dalam menghadapi bencana saat Apel Kesiapsiagaan Jambore Relawan NU Peduli se-Jawa Tengah di Bumi Perkemahan Harda Walika, Gunungpati, Kota Semarang, Sabtu (25/7/2026). Kegiatan ini diisi peluncuran aplikasi NU Risk, penyerahan bantuan kebencanaan, serta penanaman pohon sebagai upaya memperkuat respons bencana, pemulihan korban, dan konservasi lingkungan.
Gus Rozin: Relawan NU Peduli Harus Siaga, Cepat dan Utamakan Kemanusiaan
Ribuan warga dan wisatawan memadati Alun-alun Salatiga, Jumat (24/7/2026), untuk mengikuti Kenduri Rakyat dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-1276 Kota Salatiga. DPRD Kota Salatiga menyediakan 7.000 porsi makanan dan minuman gratis serta satu gunungan raksasa sebagai wujud rasa syukur dan kebersamaan. Antusiasme masyarakat membuat ratusan stan kuliner habis diserbu hanya dalam hitungan menit
Ribuan Warga Salatiga Berebut 7.000 Porsi Makanan Gratis dalam Acara Kenduri Rakyat HUT Salatiga
Rumah pasangan lansia Muhroji (73) dan Munarti (65) di Dusun Pledokan, Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang, akhirnya mendapat sambungan listrik pada Kamis (23/7/2026) setelah sekitar 20 tahun hidup tanpa aliran listrik. Penyambungan dilakukan menyusul koordinasi Pemerintah Kabupaten Semarang, Pemerintah Desa Pledokan, Kecamatan Sumowono, dan PLN, sehingga keluarga tersebut kini dapat menikmati penerangan listrik untuk kebutuhan sehari-hari dan mendukung proses belajar anak mereka.
Rumah Muhroji Sudah Terang Benderang, Buku Pelajaran Sang Anak Tak Lagi 'Belepotan' Minyak Goreng
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.54
Kejati Jateng dan Kejari Salatiga Lelang Barang Rampasan, Awan Prastyo Imbau Masyarakat Waspadai Penipuan
Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah dan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok menggelar pertemuan strategis di Semarang untuk memperkuat kerja sama pendidikan, kebudayaan, dan hubungan persahabatan Indonesia–Tiongkok. Pertemuan yang dihadiri Ketua Tanfidziyah PWNU Jawa Tengah Gus Rozin beserta sejumlah pimpinan perguruan tinggi membahas penyediaan pengajar Bahasa Mandarin, peluang beasiswa, kemudahan visa, serta pengembangan jejaring akademik sebagai upaya meningkatkan kolaborasi antar kedua negara.
PWNU Jawa Tengah Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Konsulat Jenderal Tiongkok, Fokus pada Pendidikan, Beasiswa, dan Hubungan Bilateral
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
Salatiga Jadi Panggung Raja-Raja Nusantara dan Dunia, 100 Lebih Kerajaan Siap Berkumpul Juli 2026
WhatsApp Image 2026-07-23 at 15.22
Songsong Hari Jadi, Lintas Iman Satukan Doa untuk Salatiga