URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

[posts_like_dislike]
Sebanyak 55 wisudawan dan wisudawati LPK SO Serbaindo resmi dilepas dalam Wisuda Ke-11 yang digelar di Hotel Laras Asri pada Senin, 4 Agustus 2025, yang juga menjadi ajang peluncuran Lembaga Sertifikasi Profesi Bahasa Asing (LSPBA) pertama di Indonesia. Acara ini dihadiri oleh keluarga, tamu VIP, mitra dari berbagai daerah, serta perwakilan lembaga pemerintah dan pendidikan. Peluncuran LSPBA yang berbasis di Jakarta Selatan ini bertujuan memperkuat standar kompetensi bahasa asing nasional melalui kemitraan resmi dengan BNSP dan LA-LPK.

Mbak Google

KABAR RASIKA

Gelar Wisuda ke 11 LPK Serbaindo Luncurkan LSPBA Pertama di Indonesia

Gelar Wisuda ke 11 LPK Serbaindo Luncurkan LSPBA Pertama di Indonesia

Gelar Wisuda ke 11 LPK Serbaindo Luncurkan LSPBA Pertama di Indonesia

Suasana Wisuda LPK Serbaindo
featured-img

RASIKAFM.COM | SALATIGA – Sebanyak 55 wisudawan dan wisudawati LPK SO Serbaindo resmi dilepas dalam Wisuda Ke-11 di Hotel Laras Asri, Senin (4/8/2025). Acara yang disaksikan keluarga, tamu VIP, dan mitra dari berbagai daerah ini sekaligus menjadi ajang peluncuran Lembaga Sertifikasi Profesi Bahasa Asing (LSPBA) pertama di Indonesia.

LSPBA yang berkantor pusat di Jakarta Selatan tersebut digadang menjadi mitra resmi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Lembaga Akreditasi LPK (LA-LPK). Lembaga ini berwenang mengeluarkan sertifikat kompetensi untuk seluruh lembaga bahasa asing nasional. CEO Serbaindo Grup, Imam Abdul Rahman atau yang akrab disapa Papi Iman, menyebut langkah ini sebagai terobosan penting untuk meningkatkan standar kompetensi pendidikan bahasa asing di tanah air.

Wisuda dan peluncuran ini turut dihadiri perwakilan Polres Salatiga, Kodim 411 Salatiga, Disperinaker Kota Salatiga, serta mitra dari berbagai daerah seperti LSI Gunung Kidul, LSI Batang, LSI Tegal, Universitas Islam Mulia Yogyakarta, SMKN 1 Salatiga, SMK PGRI 1 Salatiga, dan Pesantren Kasepuhan Raden Rahmat.

Perlindungan dan Akreditasi Tinggi

Papi Iman menegaskan Serbaindo tak hanya membuka lowongan kerja dan magang ke Jepang. “Kami memberikan perlindungan penuh kepada seluruh siswa yang sedang menjalani kontrak kerja, bahkan mentoring bisnis kewirausahaan setelah mereka pulang, termasuk membantu scale-up usaha para orang tua atau wali siswa,” ujarnya.

Serbaindo juga membanggakan akreditasi nasional tertinggi, level M4, serta pendampingan maksimal. “Tim kita ada di Jepang, delapan orang warga Indonesia. Jadi kalau siswa ada masalah atau keluhan, klaim bisa lebih cepat,” tegasnya.
Bidang Keahlian dan Seleksi Ketat

Mayoritas lulusan diarahkan menjadi caregiver atau perawat rumah sakit. Namun peluang juga dibuka di bidang konstruksi, perkapalan, pertanian, hingga pertukangan/welding. “Permintaan tenaga kerja di bidang kesehatan terbesar. Tapi kami seleksinya ketat, mulai dari kesehatan, semangat, hingga kesiapan mental,” jelas Papi Iman.

Wisuda kali ini diikuti 55 peserta, menurun dari periode sebelumnya yang berjumlah 88 orang. Serbaindo rutin menggelar wisuda setiap dua hingga tiga bulan untuk menjaga pasokan tenaga kerja berkualitas ke Jepang.

Persiapan dan Pelatihan

Setelah wisuda, lulusan umumnya menunggu dua hingga empat bulan untuk proses pemberkasan Certificate of Eligibility, penerbitan visa, dan jadwal keberangkatan. Bagi peserta yang tidak memiliki latar belakang medis, Serbaindo menyediakan pelatihan intensif, termasuk magang di Pesantren Lansia Raden Rahmat.

“Job apapun bisa kita latih. Bahkan dari yang tidak bisa, jadi bisa. Karena kita lembaga pelatihan kerja,” ujarnya.
Ia menambahkan, Jepang kini membuka durasi kerja lebih fleksibel. “Dulu magang tiga tahun, sekarang ada peluang waktu kerja lebih panjang,” tambahnya.

Sania, wisudawati asal Kabupaten Semarang, mengaku sejak lulus SMK sudah ingin bekerja di Jepang, khususnya di bidang perawatan lansia. “Dulu saya pernah merawat nenek yang sakit stroke, itu jadi motivasi,” katanya.

Selama sepuluh bulan belajar dari nol, tantangan terberat baginya adalah menghafal huruf kanji. “Kanji itu sulit, tapi setelah tahu triknya jadi lebih gampang,” ujarnya sambil tertawa.

Sania mengambil kontrak tiga tahun dengan harapan mendapatkan visa tetap.

“Gajinya besar, kerjaannya jelas dicari, dan weekend bisa jalan-jalan. Kerja pasti capek, tapi ada kepuasan tersendiri,” ucapnya.

Menuju Tenaga Kerja Unggul

Dengan kombinasi pelatihan, sertifikasi resmi, akreditasi tinggi, dan jaringan luas di Jepang, Serbaindo Grup optimistis dapat mencetak tenaga kerja unggul yang siap bersaing di kancah internasional.

“Kami ingin memastikan lulusan kami bukan hanya pekerja, tapi juga calon wirausaha masa depan,” pungkas Papi Iman.

– Papi Iman saat diwawancarai Rasika
– Sania salah satu wisudawan (vidio Lanang)

BACA JUGA :

Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Salatiga menerjunkan 30 anggotanya untuk mendukung pelaksanaan TMMD Reguler ke-129 Kodim 0714/Salatiga di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang. Ketua PPI Kota Salatiga Aditya Ramadhan menyebut kolaborasi bersama TNI dan masyarakat ini menjadi bentuk pengabdian sekaligus pengalaman perdana yang diharapkan memperkuat semangat gotong royong.
Terjun Langsung Bantu TMMD, PPI Salatiga bantu Kegiatan Kemasyarakatan
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Gus Rozin Tegaskan 5 Pilar Strategis NU: Dari Kemandirian Jam’iyah hingga Peran Global
Proyek wisata Jateng Valley di Kelurahan Susukan, Kecamatan Ungaran Timur, Kabupaten Semarang, hingga kini belum kembali dilanjutkan setelah terhenti sejak pandemi COVID-19. Kondisi tersebut disampaikan warga dan pemerintah kelurahan, Senin (3/8/2026), yang berharap pembangunan segera diteruskan agar kawasan kembali hidup, membuka lapangan kerja, dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Mangkraknya Jateng Valley, Warga Menanti Proyek Wisata Kembali Hidup
Sebanyak 250 siswa sekolah dasar dari Solo Raya, Sleman, dan Bantul mengikuti psikotes gratis pemetaan bakat dan minat di Aula Lantai 2 Masjid Raya Sheikh Zayed Solo, Minggu (2/8/2026). Kegiatan kolaborasi Beehive Tumbuh Ngremboko Salatiga, Masyarakat Vokasi (Mavi), dan Takmir Masjid Raya Sheikh Zayed Solo ini bertujuan membantu orang tua mengenali potensi, karakter, dan minat anak sebagai dasar pendampingan serta pengembangan pendidikan yang lebih tepat.
250 Anak Antusias ikuti Psikotes Gratis di Masjid Raya Sheikh Zayed Solo
Pemerintah Kota Salatiga memberikan penghargaan kepada pemenang Lomba Kreativitas dan Inovasi Masyarakat (Krenova) 2026 dalam apel pagi di Kantor Pemerintah Kota Salatiga, Senin (3/8/2026). Penghargaan diserahkan Wali Kota Salatiga, dr. Robby Hernawan, sebagai apresiasi atas inovasi yang mampu menjawab persoalan masyarakat, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mendorong budaya inovasi yang berkelanjutan.
Pemkot Salatiga Anugerahi Pemenang Krenova 2026, Inovasi harus Jawab Persoalan
Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

Kabar Terkini

POPULER

Bupati Semarang Ngesti Nugraha
Pertumbuhan Kawasan Industri Picu Permukiman Baru, Pemkab Semarang Siapkan Penataan
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-129 Tahun Anggaran 2026 resmi dilaksanakan di Desa Cukil, Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, selama 15 Juli hingga 13 Agustus 2026. Komandan Kodim 0714/Salatiga Fajar Hapsari Nugroho menyatakan program ini berfokus pada pembangunan jalan rabat beton sepanjang 1,25 kilometer yang menghubungkan Desa Cukil dan Desa Kemetul, disertai pembangunan rumah tidak layak huni, rehabilitasi fasilitas ibadah, serta pemberdayaan masyarakat guna meningkatkan akses dan kesejahteraan warga.
TMMD Reguler ke-129 di Kabupaten Semarang Resmi Bergulir, Perkuat Infrastruktur dan Ekonomi Warga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga
Ratusan Warga Meriahkan Gelar Pasar Murah dan Cek Kesehatan di Kejari Salatiga

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved