URL audio tidak tersedia.

RASIKA 105.6 FM

"KAWAN PEMANDU JALAN"

PORSENI INI-IPPAT Jawa Tengah 2025 digelar meriah di GOR Gelarsena Klaten pada 19–20 September, diikuti 30 Pengda se-Jateng. Ajang ini melombakan cabang olahraga dan seni sebagai sarana silaturahmi notaris serta PPAT. Kabupaten Semarang meraih empat piala, menegaskan solidaritas dan kekompakan anggota.

Mbak Google

KABAR RASIKA

INI-IPPAT Kabupaten Semarang Raih Empat Piala di PORSENI Jawa Tengah 2025

INI-IPPAT Kabupaten Semarang Raih Empat Piala di PORSENI Jawa Tengah 2025

INI-IPPAT Kabupaten Semarang Raih Empat Piala di PORSENI Jawa Tengah 2025

Featured Image

RASIKAFM.COM | UNGARAN – Perhelatan Pekan Olahraga dan Seni Ikatan Notaris Indonesia–Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PORSENI INI-IPPAT) Jawa Tengah berlangsung meriah di GOR Gelarsena Klaten, pada 19–20 September 2025. Lebih dari 30 Pengurus Daerah (Pengda) se-Jawa Tengah ambil bagian dalam ajang ini yang menjadi sarana silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antarprofesi hukum, khususnya notaris dan PPAT.

Cabang yang diperlombakan meliputi empat bidang olahraga, yakni bulu tangkis, tenis meja, futsal, dan tarik tambang, serta dua cabang seni berupa defile kontingen dan tari kreasi.

Dalam gelaran ini, Pengda INI-IPPAT Kabupaten Semarang berhasil meraih empat piala dari enam cabang yang dilombakan. Prestasi tersebut datang dari cabang bulu tangkis, tarik tambang, defile, serta tari kreasi.

Ketua INI Kabupaten Semarang, Otto Hari Tri Sapta Adji, S.H., menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh kontingen.

“Dengan partisipasi Pengda Kabupaten Semarang dalam kegiatan PORSENI tahun ini, harapannya jiwa korsa dan kekompakan antarangota semakin kuat dan solid. Saya juga berterima kasih kepada Mas Pramiko, S.H., M.Kn., dan Mbak Juwartini, S.H., M.Kn., selaku Ketua Tim Kontingen dan Official Tim Kabupaten Semarang, beserta para kontingen olahraga dan seni atas kerja kerasnya di PORSENI tahun ini,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Wilayah INI Jawa Tengah, Al Halim, S.H., M.Kn., M.H,menegaskan bahwa ajang ini bukan hanya kompetisi, melainkan juga wadah memperkuat solidaritas, sportivitas, sekaligus mempererat silaturahmi di antara keluarga besar notaris dan PPAT.

“Bukan sekadar lomba, ini adalah wadah mempererat solidaritas, sportivitas, sekaligus kebersamaan keluarga besar notaris dan PPAT,” tegasnya.

Hal senada disampaikan Ketua Pengurus Wilayah IPPAT Jawa Tengah, Wedy Asmara, S.H., M.Kn. Ia mengaku terkejut melihat animo peserta yang begitu tinggi.

“Alhamdulillah acara ini berjalan dengan sangat meriah, dan respons dari teman-teman sangat apresiatif. Saya tidak menyangka animonya akan setinggi ini. Lebih dari 900 peserta ikut, belum termasuk penonton. Harapan kami, PORSENI ini bisa digelar setiap tahun,” ujarnya penuh syukur.

PORSENI INI-IPPAT Jawa Tengah 2025 menjadi bukti bahwa profesi notaris dan PPAT tidak hanya berkiprah dalam bidang hukum, tetapi juga mampu berprestasi di bidang olahraga dan seni. Ajang ini diharapkan dapat terus berlangsung secara rutin untuk memperkuat silaturahmi sekaligus menumbuhkan kebanggaan organisasi. (ben)

BACA JUGA :

Sebanyak 948 atlet muda dari 35 kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Junior Panahan 2026 tingkat Jawa Tengah di Lapangan GOR Pandanaran Wujil, Bergas, Kabupaten Semarang, Rabu (20/5/2026). Kompetisi ini menjadi ajang seleksi menuju kejuaraan nasional sekaligus wadah pembinaan atlet muda, termasuk Muhammad Althaf Putranto yang sukses menjadi juara di kelas Standar Nasional U15 setelah menjalani latihan rutin selama 2,5 tahun terakhir.
Bidik Prestasi dari Wujil, 948 Atlet Ramaikan Kejurprov Junior Panahan Jateng
KONI Salatiga memberi peringatan kepada atlet yang tidak disiplin mengikuti tes parameter persiapan Porprov di sekretariat KONI Salatiga, Sabtu (9/5/2026). Dari 320 atlet proyeksi kontingen, sebanyak 84 atlet absen dan terancam dicoret apabila tidak mengikuti tes susulan sebagai bagian evaluasi pembentukan tim terbaik.
Puluhan Atlet Absen saat Tes, Ketua KONI Salatiga Ancam Coret dari Kontingen Porprov
Sebanyak 30 ribu pengunjung memadati Gelanggang Pacuan Kuda Tegalwaton, Kabupaten Semarang, Minggu (10/5/2026), dalam ajang Indonesia’s Horse Racing Piala Raja Mangkunegaran & Triple Crown Serie 2 2026. Event yang digelar SARGA.CO, PP PORDASI, dan Pura Mangkunegaran itu memadukan kompetisi 147 kuda terbaik Indonesia dengan hiburan dan budaya Jawa.
IHR Hadirkan Pacuan Kuda di Indonesia, Padukan Olahraga, Nilai Budaya, dan Hiburan
KONI Kabupaten Semarang menggelar tes fisik bagi 268 atlet dari 38 cabang olahraga di GOR Pandanaran Wujil, Sabtu (9/5/2026), sebagai persiapan menghadapi Porprov Jateng 2026. Pengujian bersama Universitas Ngudi Waluyo dilakukan untuk memetakan kesiapan fisik dan mental atlet sebelum memasuki tahap latihan lanjutan.
KONI Kabupaten Semarang Genjot Kesiapan Porprov 2026, 268 Atlet Jalani Tes Fisik

Tinggalkan komentar

Tinggalkan komentar

INFOGRAFIS

TERKINI

BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9 meter pada siang hari. Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko genangan rob di kawasan pesisir rendah saat gelombang dan aktivitas pasang laut mencapai puncaknya.
01 Juni 2026: Pasang Laut Semarang Puncak Pukul 09.00–13.00 WIB, Tinggi Air Capai 0,9 Meter
BMKG Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang memprakirakan pasang maksimum di perairan Semarang dan pesisir Jawa Tengah terjadi pada Senin, 1 Juni 2026, dengan tinggi muka air laut mencapai 0,9...
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi yang berkembang dari penelitian siswa tersebut kini menghasilkan maggot basah dan kering bernilai jual, sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Manfaatkan Makanan Sisa MBG, MTsN Kabupaten Semarang Budidayakan Maggot
MTsN 1 Kabupaten Semarang di Kecamatan Susukan mengolah sampah organik dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan asrama siswa menjadi pakan larva maggot sebagai bagian dari gerakan ecotheology. Inovasi...
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Stroke Ringan Tak Lagi Jadi Beban, Ngapiyah Rasakan Manfaat JKN di Usia Senja
Ngapiyah (79), peserta BPJS Kesehatan segmen Penerima Bantuan Iuran (PBI) asal Desa Karangmalang Wetan, Kecamatan Kangkung, Kabupaten Kendal, merasakan manfaat Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)...
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Hamil Anak Kedua Jadi Lebih Tenang, Rakhma Rasakan Kemudahan Layanan BPJS Kesehatan
Rakhma Pradani Alaika Pratiwi (29), ibu hamil asal Desa Jambu Kidul, Kecamatan Jambu, Kabupaten Semarang, mengaku merasakan kemudahan layanan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) saat menjalani pemeriksaan...
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Truk Tangki Rem Blong di Turunan Bawen, Terjang Warung dan Kios Tambal Ban, Satu Pemotor Tewas
Kecelakaan maut terjadi di jalur turunan Bawen, Kabupaten Semarang, Jumat (29/5/2026) malam, ketika sebuah truk tangki minyak goreng diduga mengalami gagal pengereman. Truk yang melaju dari arah Bawen...
Muat Lebih

POPULER

Komunitas Kridha Beksa Wandawa menggelar kelas Tari Klasik Gaya Surakarta di Pendopo Bung Karno, Salatiga, Minggu (24/5/2026), sebagai upaya melestarikan budaya Jawa di tengah modernisasi. Kegiatan yang awalnya menargetkan 30 peserta ini diikuti 62 orang berusia 12 hingga 62 tahun, yang belajar Tari Golek Sri Rejeki untuk mengenal, menjaga, dan mewariskan seni tradisi kepada generasi masa kini.
Komunitas Kridha Beksa Wandawa Gelar Kelas Tari Klasik di Salatiga, Peserta Membludak
Ratusan warga Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang mendatangi kantor desa pada Selasa (19/5/2026) untuk menuntut transparansi penyaluran bansos PKH yang diduga disalahgunakan perangkat desa. Warga menilai bantuan tidak diterima penuh setelah kartu ATM penerima disebut dikumpulkan oleh oknum perangkat.
Diduga Selewengkan Dana Bansos, Warga Mlilir Tuntut Kades dan Kadus Mundur

Copyright @ rasikafm.com | All rights reserved